Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Klasifikasi Retak Ban Kendaraan Menggunakan Arsitektur ResNet50

View through CrossRef
Ban adalah salah satu komponen penting yang hampir ada pada semua kendaraan. Ban berfungsi untuk meneruskan fungsi pengereman serta memberikan kenyamanan kepada pengguna. Seiring usia ban yang sering digunakan dapat mengalami kerusakan yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti jalan yang dilalui ataupun cuaca yang diterima oleh ban kerndaraan. Retak pada ban merupakan salah satu kerusakan yang dapat terjadi pada ban dimana hal ini dapat menjadi sebuah tanda dimana ban yang digunakan telah kehilangan sifat lenturnya. Ban yang telah mengalami penurunan pada kelenturannya menandakan bahwa traksi yang dimiliki ban berkurang sehingga jika diabakan dapat menjadi sumber potensi kecelakaan pengendara. Perawatan yang tepat pada ban sangat diperlukan sehingga ban yang digunakan dapat dalam keadaan optimal sehingga tidak akan melukai pengendara. Dalam proses perawatan ban kendaraan saat ini masih dilakukan secara manual yang bergantung ke mata telanjang manusia sehingga dapat terjadi kemungkinan human error. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan model dimana untuk melakukan klasifikasi terhadap ban kendaraan yang retak sebagai upaya mengurangi kemungkinan human error. Model yang dibangun menggunakan arsitektur ResNet50 yang merupakan salah satu arsitektur CNN yang merupakan algoritma dalam deep learning. Arsitektur ResNet50 menggunakan model Transfer Learning dimana modelĀ  tidak memerlukan pelatihan atau penyesuaian layer. Dari 6 skenario parameter tunning yang dilakukan model mendapat nilai terbaik untuk akurasi 94%, presisi 94% dan recall 94%.
Title: Klasifikasi Retak Ban Kendaraan Menggunakan Arsitektur ResNet50
Description:
Ban adalah salah satu komponen penting yang hampir ada pada semua kendaraan.
Ban berfungsi untuk meneruskan fungsi pengereman serta memberikan kenyamanan kepada pengguna.
Seiring usia ban yang sering digunakan dapat mengalami kerusakan yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti jalan yang dilalui ataupun cuaca yang diterima oleh ban kerndaraan.
Retak pada ban merupakan salah satu kerusakan yang dapat terjadi pada ban dimana hal ini dapat menjadi sebuah tanda dimana ban yang digunakan telah kehilangan sifat lenturnya.
Ban yang telah mengalami penurunan pada kelenturannya menandakan bahwa traksi yang dimiliki ban berkurang sehingga jika diabakan dapat menjadi sumber potensi kecelakaan pengendara.
Perawatan yang tepat pada ban sangat diperlukan sehingga ban yang digunakan dapat dalam keadaan optimal sehingga tidak akan melukai pengendara.
Dalam proses perawatan ban kendaraan saat ini masih dilakukan secara manual yang bergantung ke mata telanjang manusia sehingga dapat terjadi kemungkinan human error.
Pada penelitian ini dilakukan pengembangan model dimana untuk melakukan klasifikasi terhadap ban kendaraan yang retak sebagai upaya mengurangi kemungkinan human error.
Model yang dibangun menggunakan arsitektur ResNet50 yang merupakan salah satu arsitektur CNN yang merupakan algoritma dalam deep learning.
Arsitektur ResNet50 menggunakan model Transfer Learning dimana modelĀ  tidak memerlukan pelatihan atau penyesuaian layer.
Dari 6 skenario parameter tunning yang dilakukan model mendapat nilai terbaik untuk akurasi 94%, presisi 94% dan recall 94%.

Related Results

Klasifikasi Retak Ban Kendaraan Menggunakan Arsitektur ResNet50
Klasifikasi Retak Ban Kendaraan Menggunakan Arsitektur ResNet50
Ban adalah salah satu komponen penting yang hampir adapada semua kendaraan. Ban berfungsi untuk meneruskanfungsi pengereman serta memberikan kenyamanan kepadapengguna. Seiring usia...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
Arsitektur Dan Organisasi Komputer
Arsitektur Dan Organisasi Komputer
Artikel ini membahas tentang konsep dasar arsitektur dan organisasi komputer, jenis-jenis arsitektur komputer yang umum digunakan, serta pentingnya pengetahuan tentang arsitektur d...
KEBERADAAN KENDARAAN RODA TIGA SEBAGAI ODONG-ODONG DI KABUPATEN SUMENEP MENURUT HUKUM POSITIF
KEBERADAAN KENDARAAN RODA TIGA SEBAGAI ODONG-ODONG DI KABUPATEN SUMENEP MENURUT HUKUM POSITIF
Kendaraan atau angkutan adalah wahana alat transportasi, baik yang digerakkan oleh mesin maupun oleh mahluk hidup. Kendaraan terdiri dari kendaraan bermotor dan kendaraan tidak ber...
Perilaku Retak Pelat Beton Bertulang Akibat Beban Statik
Perilaku Retak Pelat Beton Bertulang Akibat Beban Statik
Masalah lebar retak merupakan hal yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut, kajian riset tentang lebar retak, baik dari teori klasik sampai sekarang masih dibahas dalam sejuml...
Sistem Antrian Kendaraan Angkutan Barang pada Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor Kayumalue
Sistem Antrian Kendaraan Angkutan Barang pada Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor Kayumalue
Abstract. The high arrival flow of freight vehicles at Kayumalue Motor Vehicle Weighing Implementation Unit at certain times causes queues. The purpose of this study was to determi...
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STP SAHID MENGGUNAKAN TOGAF ADM
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STP SAHID MENGGUNAKAN TOGAF ADM
Peningkatan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalamsuatu organisasi bertujuan untuk meningkatkan daya saing di berbagai bidang. Dalam era globalisasi, pendidikan ...
Aplikasi Pendeteksi Dan Pelacakan Kendaraan Menggunakan Jaringan Neural Propagasi Balik
Aplikasi Pendeteksi Dan Pelacakan Kendaraan Menggunakan Jaringan Neural Propagasi Balik
Penelitian ini ini bertujuan membangun sistem deteksi dan pelacakan otomatis kendaraan yang dapat diterapkan di lingkungan yang berbeda. Untuk mendeteksi kendaraan, posisi lampu be...

Back to Top