Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENDIDIKAN AKHLAK DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN : KAJIAN TAFSIR IBNU KATSIR DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMIKIRAN IBNU MISKAWAH

View through CrossRef
Pendidikan akhlak merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam yang berperan penting dalam membentuk karakter manusia yang beriman dan berkepribadian mulia. Tantangan moral yang semakin kompleks pada era kontemporer menuntut penguatan kembali pendidikan akhlak yang bersumber dari nilai-nilai Al-Qur’an dan pemikiran etika Islam klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan akhlak dalam perspektif Al-Qur’an melalui Tafsir Ibnu Katsir serta menganalisis relevansinya dengan pemikiran Ibnu Miskawaih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, dengan sumber data utama berupa Tafsir al-Qur’an al-‘Azim karya Ibnu Katsir dan Tahdzib al-Akhlak karya Ibnu Miskawaih, serta didukung oleh artikel jurnal ilmiah terbitan setelah tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak menurut Ibnu Katsir menekankan penguatan iman, keteladanan, dan pembiasaan perilaku mulia sebagai manifestasi nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Ibnu Miskawaih memandang pendidikan akhlak sebagai proses pembinaan jiwa melalui latihan, pembiasaan, dan pengendalian diri secara rasional dan berkelanjutan. Kajian ini menemukan adanya keselarasan tujuan antara kedua pemikiran tersebut, yaitu pembentukan karakter manusia yang seimbang secara spiritual, moral, dan sosial. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai akhlak Qur’ani dengan pemikiran etika Ibnu Miskawaih dinilai relevan dan aplikatif untuk pengembangan pendidikan akhlak dalam konteks pendidikan Islam kontemporer.
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Al Fansuri Sibolga Barus
Title: PENDIDIKAN AKHLAK DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN : KAJIAN TAFSIR IBNU KATSIR DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMIKIRAN IBNU MISKAWAH
Description:
Pendidikan akhlak merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam yang berperan penting dalam membentuk karakter manusia yang beriman dan berkepribadian mulia.
Tantangan moral yang semakin kompleks pada era kontemporer menuntut penguatan kembali pendidikan akhlak yang bersumber dari nilai-nilai Al-Qur’an dan pemikiran etika Islam klasik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan akhlak dalam perspektif Al-Qur’an melalui Tafsir Ibnu Katsir serta menganalisis relevansinya dengan pemikiran Ibnu Miskawaih.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, dengan sumber data utama berupa Tafsir al-Qur’an al-‘Azim karya Ibnu Katsir dan Tahdzib al-Akhlak karya Ibnu Miskawaih, serta didukung oleh artikel jurnal ilmiah terbitan setelah tahun 2020.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak menurut Ibnu Katsir menekankan penguatan iman, keteladanan, dan pembiasaan perilaku mulia sebagai manifestasi nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ibnu Miskawaih memandang pendidikan akhlak sebagai proses pembinaan jiwa melalui latihan, pembiasaan, dan pengendalian diri secara rasional dan berkelanjutan.
Kajian ini menemukan adanya keselarasan tujuan antara kedua pemikiran tersebut, yaitu pembentukan karakter manusia yang seimbang secara spiritual, moral, dan sosial.
Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai akhlak Qur’ani dengan pemikiran etika Ibnu Miskawaih dinilai relevan dan aplikatif untuk pengembangan pendidikan akhlak dalam konteks pendidikan Islam kontemporer.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Syekh Umar Bin Ahmad Baradja dalam Kitab Akhlak Lil Banin Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak Masa Kini
Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Syekh Umar Bin Ahmad Baradja dalam Kitab Akhlak Lil Banin Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak Masa Kini
Abstract. Human quality can not only be measured in terms of scientific excellence and expertise alone, but also measured by the quality of morals. High knowledge without being acc...
PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF AL-QUR’AN DALAM TAFSIR IBNU KATSIR DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMIKIRAN IBNU MISKAWAIH
PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF AL-QUR’AN DALAM TAFSIR IBNU KATSIR DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMIKIRAN IBNU MISKAWAIH
Tulisan ini mengeksplorasi tentang pendidikan akhlak dalam pandangan Al-Qur’an menurut tafsir Ibnu Katsir dan relevansinya terhadap pemikiran pendidikan akhlak Ibnu Miskawaih. Akhl...
Studi Komparatif Lafadz Ulul Albab dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Mishbah
Studi Komparatif Lafadz Ulul Albab dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Mishbah
Abstrak: Tafsir Al-Qur’an adalah bidang studi yang fokus pada penafsiran dan pemahaman teks suci Al-Qur’an. Salah satu konsep yang sering dibahas adalah “Ulul Albab,” yaitu orang-o...

Back to Top