Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STUDI KITAB TAFSIR AL-QUR’AN AL-AZIM KARYA IBNU KATSIR

View through CrossRef
AbstractTafsir Al-Qur'an Al-Azim, which is one of the most authoritative commentaries in the Islamic tradition. Motivated by the significance of this monumental work in the treasury of Qur'anic interpretation, the study is conducted to explore its methodology, characteristics and influence in the development of tafsir science. Using descriptive-analytical method with historical approach and content analysis through manuscript search, cataloging, and literature study, the study reveals that Tafsir Ibn Katsir has the main characteristics such as the use of bi al-ma'tsur and tahlili methods, based on authoritative sources, criticism of israiliyat history, straightforward language, rational approach that still adheres to the Qur'an and hadith, attention to historical-linguistic context, balance of literal-contextual interpretation, and practical orientation in the application of Qur'anic values. The results show that the significance of this tafsir lies in its systematic methodology in combining historical and analytical approaches, the accuracy and depth of its analysis, and its ability to answer the challenges of the developing social context, so that it remains relevant in the study of the Qur'an and becomes the main reference for Islamic scholars and students to this day.   AbstrakPenelitian ini mengkaji Tafsir Al-Qur'an Al-Azim karya Ibn Katsir yang merupakan salah satu kitab tafsir paling otoritatif dalam tradisi Islam. Dilatarbelakangi oleh signifikansi karya monumental ini dalam khazanah penafsiran Al-Qur'an, studi dilakukan untuk mengeksplorasi metodologi, karakteristik dan pengaruhnya dalam pengembangan ilmu tafsir. Menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan historis dan content analysis melalui penelusuran manuskrip, katalogisasi, dan studi literatur, penelitian mengungkap bahwa Tafsir Ibn Katsir memiliki karakteristik utama berupa penggunaan metode bi al-ma'tsur dan tahlili, berpijak pada sumber otoritatif, kritik terhadap riwayat israiliyat, bahasa yang lugas, pendekatan rasional yang tetap berpegang pada Al-Qur'an dan hadis, perhatian pada konteks historis-linguistik, keseimbangan penafsiran literal-kontekstual, serta orientasi praktis dalam penerapan nilai-nilai Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa signifikansi tafsir ini terletak pada metodologinya yang sistematis dalam memadukan pendekatan riwayat dan analitis, keakuratan dan kedalaman analisisnya, serta kemampuannya menjawab tantangan konteks sosial yang berkembang, sehingga tetap relevan dalam kajian Al-Qur'an dan menjadi rujukan utama bagi para ulama dan pelajar Islam hingga saat ini.Kata Kunci: Al-Qur'an; Bi Al-Ma'tsur; Metodologi Penafsiran; Tafsir Ibn Katsir.
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Hijrah Martapura
Title: STUDI KITAB TAFSIR AL-QUR’AN AL-AZIM KARYA IBNU KATSIR
Description:
AbstractTafsir Al-Qur'an Al-Azim, which is one of the most authoritative commentaries in the Islamic tradition.
Motivated by the significance of this monumental work in the treasury of Qur'anic interpretation, the study is conducted to explore its methodology, characteristics and influence in the development of tafsir science.
Using descriptive-analytical method with historical approach and content analysis through manuscript search, cataloging, and literature study, the study reveals that Tafsir Ibn Katsir has the main characteristics such as the use of bi al-ma'tsur and tahlili methods, based on authoritative sources, criticism of israiliyat history, straightforward language, rational approach that still adheres to the Qur'an and hadith, attention to historical-linguistic context, balance of literal-contextual interpretation, and practical orientation in the application of Qur'anic values.
The results show that the significance of this tafsir lies in its systematic methodology in combining historical and analytical approaches, the accuracy and depth of its analysis, and its ability to answer the challenges of the developing social context, so that it remains relevant in the study of the Qur'an and becomes the main reference for Islamic scholars and students to this day.
   AbstrakPenelitian ini mengkaji Tafsir Al-Qur'an Al-Azim karya Ibn Katsir yang merupakan salah satu kitab tafsir paling otoritatif dalam tradisi Islam.
Dilatarbelakangi oleh signifikansi karya monumental ini dalam khazanah penafsiran Al-Qur'an, studi dilakukan untuk mengeksplorasi metodologi, karakteristik dan pengaruhnya dalam pengembangan ilmu tafsir.
Menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan historis dan content analysis melalui penelusuran manuskrip, katalogisasi, dan studi literatur, penelitian mengungkap bahwa Tafsir Ibn Katsir memiliki karakteristik utama berupa penggunaan metode bi al-ma'tsur dan tahlili, berpijak pada sumber otoritatif, kritik terhadap riwayat israiliyat, bahasa yang lugas, pendekatan rasional yang tetap berpegang pada Al-Qur'an dan hadis, perhatian pada konteks historis-linguistik, keseimbangan penafsiran literal-kontekstual, serta orientasi praktis dalam penerapan nilai-nilai Al-Qur'an.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa signifikansi tafsir ini terletak pada metodologinya yang sistematis dalam memadukan pendekatan riwayat dan analitis, keakuratan dan kedalaman analisisnya, serta kemampuannya menjawab tantangan konteks sosial yang berkembang, sehingga tetap relevan dalam kajian Al-Qur'an dan menjadi rujukan utama bagi para ulama dan pelajar Islam hingga saat ini.
Kata Kunci: Al-Qur'an; Bi Al-Ma'tsur; Metodologi Penafsiran; Tafsir Ibn Katsir.

Related Results

DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
IBN KATSIR : Telaáh Tafsir al-Quránnul Azim Karya Ibn Katsir
IBN KATSIR : Telaáh Tafsir al-Quránnul Azim Karya Ibn Katsir
Tafsir al-Quránnul Azim, karya ibn katsir ini merupakan salah satu kitab yang menjadi referensi dari sebagian banyak kitab tafsir, tidak asing ditelinga ketika seorang mubaliqh, ul...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
EPISTEMOLOGI TAFSIR MUHAMMADIYAH DALAM TAFSIR AT-TANWIR
EPISTEMOLOGI TAFSIR MUHAMMADIYAH DALAM TAFSIR AT-TANWIR
Epistemologi tafsir merupakan disiplin ilmu yang berusaha untuk mengungkap pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang teori ilmu pengetahuan tentang tafsir. Bagaimana sebuah karya tafs...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...

Back to Top