Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PARTISIPASI STASIUN RADIO DALAM MENYIARKAN KONTEN PENDIDIKAN

View through CrossRef
Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi stasiun radio dalam menyiarkan konten pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan, yaitu dari tanggal 17 Maret sampai dengan 30 Juni 2014 di Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Timur dan Papua. Metode yang digunakan adalah metode survai dan teknik dokumen terhadap 19 radio mitra yang peduli tentang siaran pendidikan. Populasi dari penelitian ini adalah stasiun radio mitra yang berjumlah 52, sampel 19 stasiun radio mitra yang aktif menyiarkan konten pendidikan yang dikembangkan oleh Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan (BPMRP) Yogyakarta. Hasil penelitian diketahui bahwa partisipasi 19 radio mitra dalam menyiarkan konten pendidikan masih tergolong partisipasi rendah (low participation) di mana masyarakat atau radio hanya dijadikan sebagai obyek suatu kegiatan. Untuk mengatasi hal tersebut, di dalam mengembangkan konten siar pendidikan diharapkan lebih mengutamakan penggunaan kata-kata yang umum dan lazim dipakai, mengesankan, pengulangan kata-kata yang penting dan susunan kalimat yang logis, dan tidak melanggar kesopanan.Kata kunci: partisipasi, radio pendidikan, penyiaran radio.Abstract: The purpose of this research is to reveal the participation of radio station in broadcasting educational content.This research had been done in four months. Stating from March 17 until June 30, 2014 in Yogyakarta, Central Java, East Kalimantan, and Papua. The method used was survey and documentary in 19 radio partners that concern in education. The population of this research is 52 radio station partners which 19 samples of them have been active to broadcast educational content developed by Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan (BPMRP) of Yogyakarta.The results reveal that the participation of 19 partner stations in broadcasting educational content are still relatively low in which the community or radio are considered to only be object of an activity. To overcome the problem in developing educational content broadcasting, it is expected to prioritize the use of common words, impressive words, repetition of the important words, logic structure of the sentences, and the words that do not violate decency.Keywords: participation, educational radio, radio broadcasting.
Center for Data and Information Technology, Ministry of Primary and Secondary Education
Title: PARTISIPASI STASIUN RADIO DALAM MENYIARKAN KONTEN PENDIDIKAN
Description:
Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi stasiun radio dalam menyiarkan konten pendidikan.
Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan, yaitu dari tanggal 17 Maret sampai dengan 30 Juni 2014 di Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Timur dan Papua.
Metode yang digunakan adalah metode survai dan teknik dokumen terhadap 19 radio mitra yang peduli tentang siaran pendidikan.
Populasi dari penelitian ini adalah stasiun radio mitra yang berjumlah 52, sampel 19 stasiun radio mitra yang aktif menyiarkan konten pendidikan yang dikembangkan oleh Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan (BPMRP) Yogyakarta.
Hasil penelitian diketahui bahwa partisipasi 19 radio mitra dalam menyiarkan konten pendidikan masih tergolong partisipasi rendah (low participation) di mana masyarakat atau radio hanya dijadikan sebagai obyek suatu kegiatan.
Untuk mengatasi hal tersebut, di dalam mengembangkan konten siar pendidikan diharapkan lebih mengutamakan penggunaan kata-kata yang umum dan lazim dipakai, mengesankan, pengulangan kata-kata yang penting dan susunan kalimat yang logis, dan tidak melanggar kesopanan.
Kata kunci: partisipasi, radio pendidikan, penyiaran radio.
Abstract: The purpose of this research is to reveal the participation of radio station in broadcasting educational content.
This research had been done in four months.
Stating from March 17 until June 30, 2014 in Yogyakarta, Central Java, East Kalimantan, and Papua.
The method used was survey and documentary in 19 radio partners that concern in education.
The population of this research is 52 radio station partners which 19 samples of them have been active to broadcast educational content developed by Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan (BPMRP) of Yogyakarta.
The results reveal that the participation of 19 partner stations in broadcasting educational content are still relatively low in which the community or radio are considered to only be object of an activity.
To overcome the problem in developing educational content broadcasting, it is expected to prioritize the use of common words, impressive words, repetition of the important words, logic structure of the sentences, and the words that do not violate decency.
Keywords: participation, educational radio, radio broadcasting.

Related Results

PARTISIPASI STASIUN RADIO DALAM MENYIARKAN KONTEN PENDIDIKAN
PARTISIPASI STASIUN RADIO DALAM MENYIARKAN KONTEN PENDIDIKAN
Abstrak:Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui partisipasi stasiun radio dalam menyiarkan konten pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan. Pada tanggal 17 Maret...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EVALUASI PELAYANAN STASIUN TANGERANG KOTA TANGERANG
EVALUASI PELAYANAN STASIUN TANGERANG KOTA TANGERANG
Stasiun Tangerang merupakan Stasiun KA yang berada di Kota Tangerang, Provinsi Banten. Stasiun Tangerang termasuk ke dalam kelas Stasiun Besar. Namun, pembangunan dan perbaikan saa...
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS EPIFAUNA PADA PERAIRAN PULAU LAE-LAE MAKASSAR
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS EPIFAUNA PADA PERAIRAN PULAU LAE-LAE MAKASSAR
Penelitian dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman makrozoobentos epifauna pada perairan pulau Lae-lae Makassar. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode purposive ...
SURVAI PENDENGAR TERHADAP KONTEN SIAR RADIO PENDIDIKAN
SURVAI PENDENGAR TERHADAP KONTEN SIAR RADIO PENDIDIKAN
Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respons pendengar terhadap konten siar pendidikan, konten siar pendidikan yang diminati oleh pendengar, dan respons pendengar ...
STRUKTUR KOMUNITAS UDANG (CRUSTACEA) DI SUNGAI TELUK SEPAKU, KELURAHAN PULAU BULUH KECAMATAN BULANG KOTA BATAM
STRUKTUR KOMUNITAS UDANG (CRUSTACEA) DI SUNGAI TELUK SEPAKU, KELURAHAN PULAU BULUH KECAMATAN BULANG KOTA BATAM
Sebagai wilayah kepulauan, Kota Batam dikelilingi lautan yang terdapat pulau-pulau kecil atau disebut sebagai kawasan hinterlands. Sejauh ini belum diketahui ragam jenis udang yang...

Back to Top