Javascript must be enabled to continue!
KLASIKASI CITRA PADA PENYAKIT KANKER MULUT MENGGUNAKAN ARSITEKTUR DENSENET201 MENGGUNAKAN OPTIMASI ADAM DAN SGD
View through CrossRef
Kanker mulut merupakan salah satu kanker terbanyak yang terjadi di dunia dan tercatat menempati urutan keenam pada kategori kanker yang sering terjadi serta kanker yang paling banyak menyebabkan kematian. Klasifikasi penyakit kanker mulut menggunakan 5.000 data gambar untuk 2 kelas yaitu Normal dan Oral Squamous Cell Carcinoma (OSCC). Peneliti menggunakan arsitektur Densenet201 dengan optimizer Adam dan SGD untuk melakukan klasifikasi pada dataset yang terbatas. Hasil Penelitian menggunakan Densenet201 memiliki hasil akurasi lebih baik apabila menggunakan Optimasi SGD, Akuisisi Data 80 % dan 20 %, menggunakan Batch Size 32 dengan akurasi sebesar 0.96 daripada Optimasi Adam dengan akurasi tertinggi pada penerapan model Densenet201 menggunakan Optimasi Adam pada Akuisisi Data 70 % dan 30 %, dan Batch Size 64 dengan memperoleh akurasi sebesar 0.86. Pada pelatihan dan pengujian dengan data uji/validasi, model Densenet201 menggunakan Optimasi SGD pada akuisisi data 80 % dan 20 %, menggunakan Batch Size 32 mencapai hasil klasifikasi gambar terbaik. Kelas normal berhasil diklasifikasikan dengan benar sebanyak 338 gambar, sedangkan terdapat 22 gambar yang salah diklasifikasikan. Untuk kelas OSCC, terdapat 334 gambar yang diklasifikasikan dengan benar dan hanya 6 gambar yang salah diklasifikasikan.
Title: KLASIKASI CITRA PADA PENYAKIT KANKER MULUT MENGGUNAKAN ARSITEKTUR DENSENET201 MENGGUNAKAN OPTIMASI ADAM DAN SGD
Description:
Kanker mulut merupakan salah satu kanker terbanyak yang terjadi di dunia dan tercatat menempati urutan keenam pada kategori kanker yang sering terjadi serta kanker yang paling banyak menyebabkan kematian.
Klasifikasi penyakit kanker mulut menggunakan 5.
000 data gambar untuk 2 kelas yaitu Normal dan Oral Squamous Cell Carcinoma (OSCC).
Peneliti menggunakan arsitektur Densenet201 dengan optimizer Adam dan SGD untuk melakukan klasifikasi pada dataset yang terbatas.
Hasil Penelitian menggunakan Densenet201 memiliki hasil akurasi lebih baik apabila menggunakan Optimasi SGD, Akuisisi Data 80 % dan 20 %, menggunakan Batch Size 32 dengan akurasi sebesar 0.
96 daripada Optimasi Adam dengan akurasi tertinggi pada penerapan model Densenet201 menggunakan Optimasi Adam pada Akuisisi Data 70 % dan 30 %, dan Batch Size 64 dengan memperoleh akurasi sebesar 0.
86.
Pada pelatihan dan pengujian dengan data uji/validasi, model Densenet201 menggunakan Optimasi SGD pada akuisisi data 80 % dan 20 %, menggunakan Batch Size 32 mencapai hasil klasifikasi gambar terbaik.
Kelas normal berhasil diklasifikasikan dengan benar sebanyak 338 gambar, sedangkan terdapat 22 gambar yang salah diklasifikasikan.
Untuk kelas OSCC, terdapat 334 gambar yang diklasifikasikan dengan benar dan hanya 6 gambar yang salah diklasifikasikan.
Related Results
KLASIFIKASI CITRA PENYAKIT KANKER MULUT MENGGUNAKAN ARSITEKTUR RESNET50 OPTIMASI ADAM DAN SGD
KLASIFIKASI CITRA PENYAKIT KANKER MULUT MENGGUNAKAN ARSITEKTUR RESNET50 OPTIMASI ADAM DAN SGD
Kanker mulut merupakan salah satu kanker terbanyak yang terjadi di dunia dan tercatat menempati urutan keenam pada kategori kanker yang sering terjadi serta kanker yang paling bany...
Dampak Positif Kaempferol terhadap Penyakit Kanker: Literature Review
Dampak Positif Kaempferol terhadap Penyakit Kanker: Literature Review
Kaempferol merupakan salah satu jenis flavonoid alami yang menunjukkan efek antiproliferative dan pro-apoptosis pada berbagai jenis sel kanker. Kanker merupakan kondisi dimana sel ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Karakteristik Penyebab Kanker Payudara
Karakteristik Penyebab Kanker Payudara
Kanker payudara merupakan penyebab kematian ke 2 setelah kanker rahim. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Padang tentang kejadian kanker payudara, pada tahun...
Identifikasi Stroke Menggunakan Metode Transfer learning Arsitektur Convolutional Neural Network Pada Citra CT-scan Kepala
Identifikasi Stroke Menggunakan Metode Transfer learning Arsitektur Convolutional Neural Network Pada Citra CT-scan Kepala
Stroke menjadi penyebab terbesar atas kecatatan dan kematian pada masyarakat Indonesia. Tingkat penderita stroke yang tertinggi di wilayah Asia Tenggara adalah Indonesia. Hal terse...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
PENGURUSAN SISA TOPENG MULUT DAN HIDUNG SEBAGAI SISA BERISIKO: KAJIAN AWAL TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID-19 DI SABAH
PENGURUSAN SISA TOPENG MULUT DAN HIDUNG SEBAGAI SISA BERISIKO: KAJIAN AWAL TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID-19 DI SABAH
Isu penularan wabak virus Corona atau COVID-19 telah mengubah landskap kehidupan manusia ke arah lebih berhati-hati, termasuklah pemakaian topeng mulut dan hidung semasa berurusan ...
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PASIEN KANKER NASOFARING
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PASIEN KANKER NASOFARING
Kanker nasofaring di Indonesia menempati urutan keempat menjadi penyakit kanker terbanyak setelah kanker payudara, kanker leher rahim, dan kanker paru. Perjalanan kanker nasofaring...

