Javascript must be enabled to continue!
PARADOKS NARASI “MARI MABUK DI DALAM LAUT!” DALAM ‘THE JOURNEYS 3- YANG MELANGKAH DAN MENEMUKAN’: SEBUAH KAJIAN EKOKRITIK
View through CrossRef
Alam seringkali tidak sekadar menjadi latar sebuah cerita-cerita fiksional dalam karya sastra, tetapi juga dapat menjadi tema utama dalam sebuah karya sastra. Adanya keterkaitan alam dengan karya sastra memunculkan sebuah konsep tentang permasalahan ekologi dalam sastra di antara para kritikus sastra. Konsep tersebut dikenal sebagai ekokritik. Tulisan ini sendiri memapakan berbagai paradoks sebagai kritik dalam cerita pendek yang berjudul ‘Mari Mabuk, di Dalam Laut!’. Dengan metode kualitatif, data dideskripsikan sesuai konsep ekokritik. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pada cerpen ‘Mari Mabuk, di Dalam Laut!’ terdapat 3 konsep ekokritik Garrad; yaitu Bumi, Hewan, dan Pencemaran. Manusia sebagai salah satu penghuni alam memiliki sifat konsumtif, di mana sebagian besar manusia hanya mengonsumsi tanpa bertanggung jawab sebagaimana mestinya memperlakukan alam tersebut dengan baik. Sifat konsumtif tersebut menyebabkan keadaan lingkungan semakin rusak dan merubah tatanan ekosistem.
Kata-kata Kunci: alam, ekologi, sastra, ekokritik
Title: PARADOKS NARASI “MARI MABUK DI DALAM LAUT!” DALAM ‘THE JOURNEYS 3- YANG MELANGKAH DAN MENEMUKAN’: SEBUAH KAJIAN EKOKRITIK
Description:
Alam seringkali tidak sekadar menjadi latar sebuah cerita-cerita fiksional dalam karya sastra, tetapi juga dapat menjadi tema utama dalam sebuah karya sastra.
Adanya keterkaitan alam dengan karya sastra memunculkan sebuah konsep tentang permasalahan ekologi dalam sastra di antara para kritikus sastra.
Konsep tersebut dikenal sebagai ekokritik.
Tulisan ini sendiri memapakan berbagai paradoks sebagai kritik dalam cerita pendek yang berjudul ‘Mari Mabuk, di Dalam Laut!’.
Dengan metode kualitatif, data dideskripsikan sesuai konsep ekokritik.
Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pada cerpen ‘Mari Mabuk, di Dalam Laut!’ terdapat 3 konsep ekokritik Garrad; yaitu Bumi, Hewan, dan Pencemaran.
Manusia sebagai salah satu penghuni alam memiliki sifat konsumtif, di mana sebagian besar manusia hanya mengonsumsi tanpa bertanggung jawab sebagaimana mestinya memperlakukan alam tersebut dengan baik.
Sifat konsumtif tersebut menyebabkan keadaan lingkungan semakin rusak dan merubah tatanan ekosistem.
Kata-kata Kunci: alam, ekologi, sastra, ekokritik.
Related Results
Hukum Talak dalam Kondisi Mabuk Perspektif Ibn Rusyd
Hukum Talak dalam Kondisi Mabuk Perspektif Ibn Rusyd
Para ulama masih berbeda pendapat terkait talak orang yang sedang mabuk. Ada ulama yang menyatakan talak orang yang sedang mabuk tidak jatuh. Namunn ada juga ulama yang berpandanga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
TEORI EKOKRITIK SASTRA: KAJIAN TERHADAP KEMUNCULAN PENDEKATAN EKOLOGI SASTRA YANG DIPELOPORI OLEH CHERYLL GLOTFELTY
TEORI EKOKRITIK SASTRA: KAJIAN TERHADAP KEMUNCULAN PENDEKATAN EKOLOGI SASTRA YANG DIPELOPORI OLEH CHERYLL GLOTFELTY
Artikel yang berjudul Teori Ekokritik Sastra: Kajian terhadap Kemunculan Pendekatan Ekologi Sastra yang dipelopori Cheryll Glotfelty ini bertujuan untuk mengkaji dan membahas lebih...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Laut Tiongkok Selatan merupakan sengketa terpanas di abad ke-21, dimana Tiongkok, Amerika Serikat dan sebagian besar anggota ASEAN terlibat secara tak langsung. Adapun 3 (...
Kritik Ekologi Dalam Antologi Puisi Kekasih Teluk Karya Saras Dewi: Analisis Teori Lawrence Buell Sebagai Alternatif Materi Ajar Mengidentifikasi Makna Puisi yang Dibaca untuk Siswa SMA
Kritik Ekologi Dalam Antologi Puisi Kekasih Teluk Karya Saras Dewi: Analisis Teori Lawrence Buell Sebagai Alternatif Materi Ajar Mengidentifikasi Makna Puisi yang Dibaca untuk Siswa SMA
Analisis ekokritik pada karya sastra puisi masih jarang dibahas dalam kegiatan pembelajaran sastra di sekolah. Padahal persoalan lingkungan setiap saat semakin mengompleks dan sela...
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Kumpulan cerpen Nelayan itu Berhenti Melaut karya Safar Banggai merupakan kumpulan dari 12 cerpen yang hampir seluruhnya erat dengan latar laut dan kemaritiman. Penceritaan yang di...

