Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Relasi Perdamaian dan Pembangunan dalam Krisis Rohingya

View through CrossRef
Abstract The strength of a nation is strongly influenced by economic capacity. History prove that conflicts and wars occurs cause of the race for economic source of wealth. The emergence of economics as source of conflict has become an important discourse in peace studies. No exception to what happened in Rohingya, Myanmar. A case of civil conflict in Myanmar has surfaced internationally due to the turnaround from abuse of human rights issue to development conflict. This study wants to assess relations between the concept of peace and economic development in Rohingya crisis. The following question is central to this research: why mutual connection between peace process and economic development process emerge in case of Rohingya crisis? In approaching the main research question, this paper employs an analytical framework with core argument linked to the literature on capitalist peace theory. This paper will use qualitative method and library research to analyse factors of mutual connection between peace and economic development in Rohingya crisis. Through tracing process from several literatures, it is revealed the factors of mutual connection between peace and economic development in Rohingya crisis: first, economic motives in land grabbing by the military disturbed the stability of peace in Myanmar, and second, there is iniquity in development of rural communities in Myanmar by expelled the minority Rohingya.   Keywords: Peace; development approach; Rohingya crisis; land grabbing   Abstrak   Kekuatan dari sebuah negara amat terpengaruh dari kekuatan ekonominya. Sejarah membuktikan bahwa konflik dan perang terjadi dikarenakan persingan memperebutkan sumber kesejahteraan ekonomi. Kumunculan dari ekonomi sebagai sumber konflik telah menjadi hal penting dalam studi perdamaian. Tak terkecuali dengan apa yang terjadi di Rohingya, Myanmar. Sebuah kasus konflik sipil di Myanmar yang menjadi kasus internasional karena adanya pergeseran isu dari etnis dan agama menjadi isu hak asasi manusia karena adanya pengambil alihan lahan secara paksa. Penelitian ini menganalisa bagaimana relasi antara konsep pendekatan pembangunan sebagai perdamaian dalam konflik Rohingya. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja pendekatan pembangunan (development approach) dalam penyelesaian konflik. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kualitatif dan studi literatur. tiga fokus kerangka kerja yang terdapat dalam pendekatan pembangunan (development approach) yaitu: pembangunan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak asasi manusia untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk kekerasan, kemiskinan, represi, ketidakamanan, dan alienasi budaya; pembangunan dalam upaya penyelesaian konflik harus dijalankan oleh struktur dan kelembagaan ekonomi dan politik; dan ketiga, strategi dan perencanaan pembangunan sebagai perdamaian harus peka terhadap konflik dan bertumpu pada perdamaian.   Kata kunci: perdamaian; pendekatan pembangunan; krisis Rohingya; ambil alih lahan.
Title: Relasi Perdamaian dan Pembangunan dalam Krisis Rohingya
Description:
Abstract The strength of a nation is strongly influenced by economic capacity.
History prove that conflicts and wars occurs cause of the race for economic source of wealth.
The emergence of economics as source of conflict has become an important discourse in peace studies.
No exception to what happened in Rohingya, Myanmar.
A case of civil conflict in Myanmar has surfaced internationally due to the turnaround from abuse of human rights issue to development conflict.
This study wants to assess relations between the concept of peace and economic development in Rohingya crisis.
The following question is central to this research: why mutual connection between peace process and economic development process emerge in case of Rohingya crisis? In approaching the main research question, this paper employs an analytical framework with core argument linked to the literature on capitalist peace theory.
This paper will use qualitative method and library research to analyse factors of mutual connection between peace and economic development in Rohingya crisis.
Through tracing process from several literatures, it is revealed the factors of mutual connection between peace and economic development in Rohingya crisis: first, economic motives in land grabbing by the military disturbed the stability of peace in Myanmar, and second, there is iniquity in development of rural communities in Myanmar by expelled the minority Rohingya.
  Keywords: Peace; development approach; Rohingya crisis; land grabbing   Abstrak   Kekuatan dari sebuah negara amat terpengaruh dari kekuatan ekonominya.
Sejarah membuktikan bahwa konflik dan perang terjadi dikarenakan persingan memperebutkan sumber kesejahteraan ekonomi.
Kumunculan dari ekonomi sebagai sumber konflik telah menjadi hal penting dalam studi perdamaian.
Tak terkecuali dengan apa yang terjadi di Rohingya, Myanmar.
Sebuah kasus konflik sipil di Myanmar yang menjadi kasus internasional karena adanya pergeseran isu dari etnis dan agama menjadi isu hak asasi manusia karena adanya pengambil alihan lahan secara paksa.
Penelitian ini menganalisa bagaimana relasi antara konsep pendekatan pembangunan sebagai perdamaian dalam konflik Rohingya.
Penelitian ini menggunakan kerangka kerja pendekatan pembangunan (development approach) dalam penyelesaian konflik.
Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kualitatif dan studi literatur.
tiga fokus kerangka kerja yang terdapat dalam pendekatan pembangunan (development approach) yaitu: pembangunan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak asasi manusia untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk kekerasan, kemiskinan, represi, ketidakamanan, dan alienasi budaya; pembangunan dalam upaya penyelesaian konflik harus dijalankan oleh struktur dan kelembagaan ekonomi dan politik; dan ketiga, strategi dan perencanaan pembangunan sebagai perdamaian harus peka terhadap konflik dan bertumpu pada perdamaian.
  Kata kunci: perdamaian; pendekatan pembangunan; krisis Rohingya; ambil alih lahan.

Related Results

ANALISIS MANAJEMEN KOMUNIKASI KRISIS PT RAJAWALI NUSANTARA INDONESIA (PERSERO) DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA PERUSAHAAN
ANALISIS MANAJEMEN KOMUNIKASI KRISIS PT RAJAWALI NUSANTARA INDONESIA (PERSERO) DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA PERUSAHAAN
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang Agro Industri yang memiliki 11 anak perusahaan satu diantaranya sedang...
Empowering Rohingya Refugees through Islamic Microfinance Exploring Prospects and Challenges in Bangladesh
Empowering Rohingya Refugees through Islamic Microfinance Exploring Prospects and Challenges in Bangladesh
This research examines the potential and problems of Islamic microfinance for Rohingya refugees in Bangladesh. Many Rohingya Muslims have left Myanmar due to the refugee crisis. Th...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Komunikasi Krisis PT Astra Honda Motor pada Kasus Patahnya Rangka ESAF
Komunikasi Krisis PT Astra Honda Motor pada Kasus Patahnya Rangka ESAF
Insiden merupakan bagian dari krisis yang harus segera ditangani. Penanganan krisis menjadi bagian dari fungsi manajemen public relations. Pada Agustus 2023 ramai diperbincangkan d...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Tepung Tawar Perdamaian: Resolusi Konflik Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila di Sumatera Selatan
Tepung Tawar Perdamaian: Resolusi Konflik Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila di Sumatera Selatan
Provinsi Sumatera Selatan menyandang predikat daerah zero conflict sebab tidak ditemukannya konflik di daerah Sumatera Selatan terutama yang terkait dengan Suku, Agama, Ras dan Ant...
Pemenuhan Hak Asasi Manusia kepada Etnis Rohingya di Myanmar
Pemenuhan Hak Asasi Manusia kepada Etnis Rohingya di Myanmar
The occurrence of human rights violations against the Rohingya ethnicity in Myanmar has become an international concern. The Rohingya, who have lived for generations in this part o...
PEMBANGUNAN HUKUM YANG BERKELANJUTAN: USAHA MENCAPAI PEMBANGUNAN NASIONAL YANG BERKELANJUTAN
PEMBANGUNAN HUKUM YANG BERKELANJUTAN: USAHA MENCAPAI PEMBANGUNAN NASIONAL YANG BERKELANJUTAN
Pembangunan merupakan usaha sadar dari masyarakat untuk mencapai kesejahteraannya adalah hal yang wajar dilakukan oleh masyarakat untuk mencapai kesejahteraannya sendiri. Sayangnya...

Back to Top