Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI PROTEIN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA IV KOTO SETINGKAI
View through CrossRef
Masa balita merupakan periode penting dalam proses tumbuh kembang manusia, apabila pada masa tumbuh kembang ini balita tidak diberikan gizi yang cukup, balita tersebut akan mengalami retardasi pertumbuhan atau stunting. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stunting pada balita yaitu faktor asupan energi, asupan protein, pola asuh dan ketahanan pangan. Tujuanpenelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Mei – Juni 2023 dengan jumlah sampel 127 balita menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kusioner, form food recall 2x24 jam. Analisa data digunakan univariat dan bivariate dengan chi suare. Sebanyak 110 balita (86,5%) tidak stunting, 100 balita (78,7%) asupan energi normal, 96 balita (75,6%) asupan protein normal, 102 balita (80,3%) pola asuh baik, dan 100 keluarga balita (78,7%) tahan pangan. Terdapat hubungan asupan energi (p=0,002), asupan protein (p=0,001), pola asuh (p=0,001) ketahanan pangan (p=0,002). terdapat hubungan yang signifiikan antara asupan energi protein, pola asuh dan ketahanan pangan dengan kejadian stunting pada balita Saran diharapkan bagi orangtua balita lebih memperhatikan kesehatan dan gizi balita dengan mengonsumsi makanan sehat serta memantau pertumbuhan balita dengan membawa balita ke posyandu.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: HUBUNGAN ASUPAN ENERGI PROTEIN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA IV KOTO SETINGKAI
Description:
Masa balita merupakan periode penting dalam proses tumbuh kembang manusia, apabila pada masa tumbuh kembang ini balita tidak diberikan gizi yang cukup, balita tersebut akan mengalami retardasi pertumbuhan atau stunting.
Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stunting pada balita yaitu faktor asupan energi, asupan protein, pola asuh dan ketahanan pangan.
Tujuanpenelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita.
Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional.
Penelitian ini dilakukan pada Bulan Mei – Juni 2023 dengan jumlah sampel 127 balita menggunakan teknik Simple Random Sampling.
Pengumpulan data menggunakan kusioner, form food recall 2x24 jam.
Analisa data digunakan univariat dan bivariate dengan chi suare.
Sebanyak 110 balita (86,5%) tidak stunting, 100 balita (78,7%) asupan energi normal, 96 balita (75,6%) asupan protein normal, 102 balita (80,3%) pola asuh baik, dan 100 keluarga balita (78,7%) tahan pangan.
Terdapat hubungan asupan energi (p=0,002), asupan protein (p=0,001), pola asuh (p=0,001) ketahanan pangan (p=0,002).
terdapat hubungan yang signifiikan antara asupan energi protein, pola asuh dan ketahanan pangan dengan kejadian stunting pada balita Saran diharapkan bagi orangtua balita lebih memperhatikan kesehatan dan gizi balita dengan mengonsumsi makanan sehat serta memantau pertumbuhan balita dengan membawa balita ke posyandu.
Related Results
Hubungan Asupan Energi Protein, Status Penyakit Infeksi, dan Pendidikan Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-60 Bulan
Hubungan Asupan Energi Protein, Status Penyakit Infeksi, dan Pendidikan Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-60 Bulan
Stunting merupakan pertumbuhan fisik tinggi badan yang tidak normal sesuai dengan umur. Stunting dipengaruhi oleh multifactor diantaranya adalah asupan energi, protein, status pen...
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI JAJANAN DENGAN PRESTASI BELAJAR REMAJA DI SMP PL DOMENICO SAVIO SEMARANG
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI JAJANAN DENGAN PRESTASI BELAJAR REMAJA DI SMP PL DOMENICO SAVIO SEMARANG
Latar belakang: Masa remaja merupakan masa transisi dari anak menuju dewasa. Remaja mengalami perkembangan secara fisik dan psikologi. Perlu asupan energi yang optimal untuk menunj...
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Mineral dengan Kejadian Balita Stunting di Indonesia: Kajian Pustaka
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Mineral dengan Kejadian Balita Stunting di Indonesia: Kajian Pustaka
Latar belakang: Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2019 sebesar 27,6%, lebih tinggi dibandingkan dengan target penurunan dalam lingkup nasional yaitu 19%. Stunting pada ba...
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kelurahan Tunjung Teja Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang Provinsi Banten
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kelurahan Tunjung Teja Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang Provinsi Banten
ABSTRACT According to data from the toddler cohort at 4 Posyandu, Tunjung Teja District for the period January 2024 to June 2024, it was recorded that of the 172 toddlers aged 6-59...
Hubungan Pendapatan dan Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita
Hubungan Pendapatan dan Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita
ABSTRACT Stunting is the nutritional status of toddlers based on the height index for age. The maximum stunting standard according to World Health Organization (WHO) is 20% or one-...
Hubungan Berat Badan Lahir, Riwayat Asi Ekslusif Dan Riwayat Imunisasi Dengan Stunting Pada Anak Usia 0-59 Bulan Di Gampong Meunasah Intan Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar
Hubungan Berat Badan Lahir, Riwayat Asi Ekslusif Dan Riwayat Imunisasi Dengan Stunting Pada Anak Usia 0-59 Bulan Di Gampong Meunasah Intan Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar
ABSTRACT Stunting is a condition of failure to thrive in children under five (infants under five years). In Indonesia, based on the results of Riskesdas in 2013 there were 37.2% of...
HUBUNGAN ASUPAN GIZI DAN PHBS DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG DI PUSKESMAS XIII KOTO KAMPAR I
HUBUNGAN ASUPAN GIZI DAN PHBS DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG DI PUSKESMAS XIII KOTO KAMPAR I
salah satu masalah gizi yang dihadapi oleh dunia adalah kejadian gizi kurang. Dampak yang dapat ditimbulkan akibat gizi kurang pada balita yaitu menurunnya kecerdasan anak, produkt...

