Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis kualitas airtanah pada musim kemarau di Pulau Koral Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Indonesia

View through CrossRef
Pulau Koral Panggang adalah pulau dengan ukuran sangat kecil (kurang dari 100 km2) dengan kepadatan penduduk yang paling tinggi di Kepulauan Seribu, Jakarta. Pulau Koral Panggang memiliki sumberdaya air yang sangat terbatas seperti pulau sangat kecil lainnya di dunia. Kondisi tersebut akan semakin parah pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas airtanah pada musim kemarau di Pulau Koral Panggang. Analisis kualitas airtanah dianalisis berdasarkan karakteristik fisika, kimia dan biologi dan membandingkannya dengan baku mutu air minum di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat salinitas airtanah pada musim kemarau berdasarkan nilai daya hantar listrik mulai dari agak payau sampai dengan asin. Berdasarkan pada standar kualitas air minum, beberapa parameter melebihi baku mutu, seperti Kalsium, magnesium, Kalium, Natrium, Klorida, BOD, COD dan Coliform total. Hal ini mengindikasikan bahwa airtanah di Pulau Koral Pramuka telah mengalami pencemaran dari intrusi air laut dan limbah domestik.
Title: Analisis kualitas airtanah pada musim kemarau di Pulau Koral Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta, Indonesia
Description:
Pulau Koral Panggang adalah pulau dengan ukuran sangat kecil (kurang dari 100 km2) dengan kepadatan penduduk yang paling tinggi di Kepulauan Seribu, Jakarta.
Pulau Koral Panggang memiliki sumberdaya air yang sangat terbatas seperti pulau sangat kecil lainnya di dunia.
Kondisi tersebut akan semakin parah pada musim kemarau.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas airtanah pada musim kemarau di Pulau Koral Panggang.
Analisis kualitas airtanah dianalisis berdasarkan karakteristik fisika, kimia dan biologi dan membandingkannya dengan baku mutu air minum di Indonesia.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat salinitas airtanah pada musim kemarau berdasarkan nilai daya hantar listrik mulai dari agak payau sampai dengan asin.
Berdasarkan pada standar kualitas air minum, beberapa parameter melebihi baku mutu, seperti Kalsium, magnesium, Kalium, Natrium, Klorida, BOD, COD dan Coliform total.
Hal ini mengindikasikan bahwa airtanah di Pulau Koral Pramuka telah mengalami pencemaran dari intrusi air laut dan limbah domestik.

Related Results

ANALISIS KERENTANAN AIRTANAH TERHADAP PENCEMARAN DI PULAU KORAL SANGAT KECIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE GOD
ANALISIS KERENTANAN AIRTANAH TERHADAP PENCEMARAN DI PULAU KORAL SANGAT KECIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE GOD
Airtanah memiliki peranan yang sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan air di pulau sangat kecil. Pengelolaan sumberdaya airtanah sangatlah penting agar keberlanjutan pemanfaatan ...
Identifikasi Potensi dan Kendala Wisata Bahari Di Pulau Panggang Kepulauan Seribu
Identifikasi Potensi dan Kendala Wisata Bahari Di Pulau Panggang Kepulauan Seribu
Pulau Panggang di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara merupakan wilayah dengan potensi wisata bahari yang tinggi, didukung oleh keberadaan terumbu karang, ekosistem mangrove, dan buda...
DISTRIBUSI SPASIAL KESESUAIAN KUALITAS AIRTANAH UNTUK IRIGASI PADA TOPOGRAFI DATARAN DAN PERBUKITAN DI DAERAH TROPIS
DISTRIBUSI SPASIAL KESESUAIAN KUALITAS AIRTANAH UNTUK IRIGASI PADA TOPOGRAFI DATARAN DAN PERBUKITAN DI DAERAH TROPIS
Airtanah menjadi sumber utama air irigasi ketika kebutuhannya tidak terpenuhi oleh air permukaan terutama pada saat musim kemarau. Kualitas airtanah dan kesesuaiannya untuk keperlu...
KETERKAITAN MUSIM HUJAN DAN MUSIM ANGIN DENGAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN LEMURU YANG BERBASIS DI PPN PENGAMBENGAN
KETERKAITAN MUSIM HUJAN DAN MUSIM ANGIN DENGAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN LEMURU YANG BERBASIS DI PPN PENGAMBENGAN
Musim penangkapan ikan seringkali dikaitkan dengan kondisi iklim dan cuaca seperti hujan dan musim angin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara musim hujan...

Back to Top