Javascript must be enabled to continue!
DISTRIBUSI SPASIAL KESESUAIAN KUALITAS AIRTANAH UNTUK IRIGASI PADA TOPOGRAFI DATARAN DAN PERBUKITAN DI DAERAH TROPIS
View through CrossRef
Airtanah menjadi sumber utama air irigasi ketika kebutuhannya tidak terpenuhi oleh air permukaan terutama pada saat musim kemarau. Kualitas airtanah dan kesesuaiannya untuk keperluan irigasi penting untuk diteliti karena dapat berpengaruh terhadap kualitas lahan pertanian terutama tanah dan kesuburan tanamannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membedakan kesesuaian kualitas airtanah untuk keperluan irigasi pada topografi dataran dan perbukitan. Sampel airtanah diambil dari 13 sumur yang tersebar di seluruh daerah penelitian yang mencakup bentuklahan dataran dan perbukitan. Pengujian sampel airtanah mencakup berbagai parameter seperti DHL, Cl-, HCO3-, Na+, B, K+, Mg2+, dan Ca2+. Analisis kualitas airtanah untuk irigasi tersebut menggunakan beberapa metode, yaitu salinity hazard, sodium hazard (SAR), RSC, ion toxicity, sodium percentage (%Na), magnesium hazard (MHR), Kelly’s ratio, dan permeability index. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar sampel airtanah memiliki nilai yang sangat baik dari setiap metode analisis. Secara spasial, sampel airtanah dari sumur di wilayah dataran memiliki kualitas yang lebih baik daripada sampel airtanah dari sumur di wilayah perbukitan. Meskipun demikian, seluruh airtanah di wilayah dataran maupun perbukitan masih dapat digunakan untuk keperluan irigasi walaupun airtanah dari sumur yang berada di perbukitan memiliki berbagai potensi bahaya atau efek buruk terhadap tanah dan tanaman.
Title: DISTRIBUSI SPASIAL KESESUAIAN KUALITAS AIRTANAH UNTUK IRIGASI PADA TOPOGRAFI DATARAN DAN PERBUKITAN DI DAERAH TROPIS
Description:
Airtanah menjadi sumber utama air irigasi ketika kebutuhannya tidak terpenuhi oleh air permukaan terutama pada saat musim kemarau.
Kualitas airtanah dan kesesuaiannya untuk keperluan irigasi penting untuk diteliti karena dapat berpengaruh terhadap kualitas lahan pertanian terutama tanah dan kesuburan tanamannya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk membedakan kesesuaian kualitas airtanah untuk keperluan irigasi pada topografi dataran dan perbukitan.
Sampel airtanah diambil dari 13 sumur yang tersebar di seluruh daerah penelitian yang mencakup bentuklahan dataran dan perbukitan.
Pengujian sampel airtanah mencakup berbagai parameter seperti DHL, Cl-, HCO3-, Na+, B, K+, Mg2+, dan Ca2+.
Analisis kualitas airtanah untuk irigasi tersebut menggunakan beberapa metode, yaitu salinity hazard, sodium hazard (SAR), RSC, ion toxicity, sodium percentage (%Na), magnesium hazard (MHR), Kelly’s ratio, dan permeability index.
Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar sampel airtanah memiliki nilai yang sangat baik dari setiap metode analisis.
Secara spasial, sampel airtanah dari sumur di wilayah dataran memiliki kualitas yang lebih baik daripada sampel airtanah dari sumur di wilayah perbukitan.
Meskipun demikian, seluruh airtanah di wilayah dataran maupun perbukitan masih dapat digunakan untuk keperluan irigasi walaupun airtanah dari sumur yang berada di perbukitan memiliki berbagai potensi bahaya atau efek buruk terhadap tanah dan tanaman.
Related Results
Analisis Potensi Cadangan dan Kualitas Airtanah di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas
Analisis Potensi Cadangan dan Kualitas Airtanah di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas
Desa Dukuhwaluh selama dekade terakhir ini mengalami perkembangan yang pesat. Perkembangan wilayah menyebabkan terjadinya perubahan penggunaan lahan dari lahan non-terbangun menjad...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penaksiran Kesesuaian Kualitas Airtanah untuk Irigasi di Sebagian Mata Air Kabupaten Rembang
Penaksiran Kesesuaian Kualitas Airtanah untuk Irigasi di Sebagian Mata Air Kabupaten Rembang
Air irigasi memiliki peranan yang vital terhadap pengembangan pertanian di suatu wilayah terutama untuk tanaman yang membutuhkan suplai air yang besar seperti padi. Sumber air unt...
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemberian irigasi tetes bertingkat yang menggunakan pipa lateral dari pipa Netafim (NTF) 12 mm dan PVC ½”, terhadap media tanah dalam...
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
The research aimed at studying on intangible assets at irrigation system management. The research method consisted oftwo stages. The first stage was data collecting which was done ...
ANALISIS KERENTANAN AIRTANAH TERHADAP PENCEMARAN DI PULAU KORAL SANGAT KECIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE GOD
ANALISIS KERENTANAN AIRTANAH TERHADAP PENCEMARAN DI PULAU KORAL SANGAT KECIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE GOD
Airtanah memiliki peranan yang sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan air di pulau sangat kecil. Pengelolaan sumberdaya airtanah sangatlah penting agar keberlanjutan pemanfaatan ...

