Javascript must be enabled to continue!
Penaksiran Kesesuaian Kualitas Airtanah untuk Irigasi di Sebagian Mata Air Kabupaten Rembang
View through CrossRef
Air irigasi memiliki peranan yang vital terhadap pengembangan pertanian di suatu wilayah terutama untuk tanaman yang membutuhkan suplai air yang besar seperti padi. Sumber air untuk kepentingan irigasi banyak sumbernya antara lain yang bersumber dari air permukaan dan juga dari airtanah. Selain kuantitasnya, kualitas air juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan agar tetap dapat dimanfaatkan. Air permukaan cenderung memiliki kerentanan untuk tercemar lebih besar dibandingkan dengan airtanah. Analisis kualitas airtanah menjadi penting untuk dianalisis sebagai alternatif lain dalam menghadapi penurunan kualitas air permukaan dalam memenuhi kebutuhan pengairan. Kabupaten Rembang merupakan salah satu wilayah dengan potensi airtanah berupa mata air yang cukup besar, tercatat terdapat 60 sumber mata air dengan ketersedian air sebesar 1.343,3 l/detik dan beberapa diantaranya merupakan mata air karst. Tujuan dari penelitian ini yaitu:(1) untuk mengetahui kesesuaian kualitas airtanah untuk irigasi pada sebagian mata air di Kabupaten Rembang bagian selatan dan (2) untuk memberikan rekomendasi sebagian mata air yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi. Metode yang digunakan yaitu dengan analisis kimia terhadap parameter total dissolve solid (TDS), daya hantar listrik (DHL), bicarbonate (HCO3-), chloride (Cl-), sulfate (SO42-), potasium (K+), calcium (Ca2+), dan magnesium (Mg2+) terhadap 11 sampel dari mataair karst yang dianalisis laboratorium. Analisis menggunakan parameter physiochemical yaitu sodium percentage (Na%—19,87 hingga 67,2 meq/L) dan sodium absorbtion ratio (SAR—0,55 hingga 4,99 meq/L). Hasillainnya yaitu melalui beberapa klasifikasi yaitu klasifikasi USSL (salinity) menunjukan kelas C2S1 dan C2S3, dan wilcox diagram menunjukan kelas excelent good, good to permisible, dan permissible to doubtful. Terdapat beberapa mata air yang dapat dimanfaatkan dengan kualitas baik untuk irigasi dengan kualitas baik berdasarkan hasil analisis kimia yaitu mata air Sumber Kajar, Brubulan, Sendang Gandri, Sumber Seribu, Sumber Semen, Sendang Gondang dan Sumberan.Mata air dengan kualitas buruk perlu dilakukan pengolahan air atau tanah ataupun dengan penyesuaian jenis tanaman.
Title: Penaksiran Kesesuaian Kualitas Airtanah untuk Irigasi di Sebagian Mata Air Kabupaten Rembang
Description:
Air irigasi memiliki peranan yang vital terhadap pengembangan pertanian di suatu wilayah terutama untuk tanaman yang membutuhkan suplai air yang besar seperti padi.
Sumber air untuk kepentingan irigasi banyak sumbernya antara lain yang bersumber dari air permukaan dan juga dari airtanah.
Selain kuantitasnya, kualitas air juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan agar tetap dapat dimanfaatkan.
Air permukaan cenderung memiliki kerentanan untuk tercemar lebih besar dibandingkan dengan airtanah.
Analisis kualitas airtanah menjadi penting untuk dianalisis sebagai alternatif lain dalam menghadapi penurunan kualitas air permukaan dalam memenuhi kebutuhan pengairan.
Kabupaten Rembang merupakan salah satu wilayah dengan potensi airtanah berupa mata air yang cukup besar, tercatat terdapat 60 sumber mata air dengan ketersedian air sebesar 1.
343,3 l/detik dan beberapa diantaranya merupakan mata air karst.
Tujuan dari penelitian ini yaitu:(1) untuk mengetahui kesesuaian kualitas airtanah untuk irigasi pada sebagian mata air di Kabupaten Rembang bagian selatan dan (2) untuk memberikan rekomendasi sebagian mata air yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi.
Metode yang digunakan yaitu dengan analisis kimia terhadap parameter total dissolve solid (TDS), daya hantar listrik (DHL), bicarbonate (HCO3-), chloride (Cl-), sulfate (SO42-), potasium (K+), calcium (Ca2+), dan magnesium (Mg2+) terhadap 11 sampel dari mataair karst yang dianalisis laboratorium.
Analisis menggunakan parameter physiochemical yaitu sodium percentage (Na%—19,87 hingga 67,2 meq/L) dan sodium absorbtion ratio (SAR—0,55 hingga 4,99 meq/L).
Hasillainnya yaitu melalui beberapa klasifikasi yaitu klasifikasi USSL (salinity) menunjukan kelas C2S1 dan C2S3, dan wilcox diagram menunjukan kelas excelent good, good to permisible, dan permissible to doubtful.
Terdapat beberapa mata air yang dapat dimanfaatkan dengan kualitas baik untuk irigasi dengan kualitas baik berdasarkan hasil analisis kimia yaitu mata air Sumber Kajar, Brubulan, Sendang Gandri, Sumber Seribu, Sumber Semen, Sendang Gondang dan Sumberan.
Mata air dengan kualitas buruk perlu dilakukan pengolahan air atau tanah ataupun dengan penyesuaian jenis tanaman.
Related Results
DISTRIBUSI SPASIAL KESESUAIAN KUALITAS AIRTANAH UNTUK IRIGASI PADA TOPOGRAFI DATARAN DAN PERBUKITAN DI DAERAH TROPIS
DISTRIBUSI SPASIAL KESESUAIAN KUALITAS AIRTANAH UNTUK IRIGASI PADA TOPOGRAFI DATARAN DAN PERBUKITAN DI DAERAH TROPIS
Airtanah menjadi sumber utama air irigasi ketika kebutuhannya tidak terpenuhi oleh air permukaan terutama pada saat musim kemarau. Kualitas airtanah dan kesesuaiannya untuk keperlu...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Potensi Cadangan dan Kualitas Airtanah di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas
Analisis Potensi Cadangan dan Kualitas Airtanah di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas
Desa Dukuhwaluh selama dekade terakhir ini mengalami perkembangan yang pesat. Perkembangan wilayah menyebabkan terjadinya perubahan penggunaan lahan dari lahan non-terbangun menjad...
PEMILIHAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA JAWA PADA KAUM PEREMPUAN PESISIR REMBANG
PEMILIHAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA JAWA PADA KAUM PEREMPUAN PESISIR REMBANG
Pada masyarakat Jawa, pemilihan sebuah kode (bahasa/ragam) ditentukan oleh banyak faktor, misalnya: usia, jenis kelamin, derajat sosial, pangkat, tempat, diksi, dan ragam. Peneliti...
ANALISIS KERENTANAN AIRTANAH TERHADAP PENCEMARAN DI PULAU KORAL SANGAT KECIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE GOD
ANALISIS KERENTANAN AIRTANAH TERHADAP PENCEMARAN DI PULAU KORAL SANGAT KECIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE GOD
Airtanah memiliki peranan yang sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan air di pulau sangat kecil. Pengelolaan sumberdaya airtanah sangatlah penting agar keberlanjutan pemanfaatan ...
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
The research aimed at studying on intangible assets at irrigation system management. The research method consisted oftwo stages. The first stage was data collecting which was done ...
ANALISIS DAERAH IRIGASI KATIMIN KABUPATEN SORONG
ANALISIS DAERAH IRIGASI KATIMIN KABUPATEN SORONG
Kabupaten Sorong berbatasan dengan Kabupaten Raja Ampat di sebalah utara dan baratnya, sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Sorong Selatan dan sebelah timur berbat...
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemberian irigasi tetes bertingkat yang menggunakan pipa lateral dari pipa Netafim (NTF) 12 mm dan PVC ½”, terhadap media tanah dalam...

