Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENDAMPINGAN PENGELOLAAN GULA AREN DI DESA BONTO

View through CrossRef
Abstract: Palm sugar production is one of the livelihoods of the people in Bonto village which still really needs guidance in its management. The low selling value and lack of creativity in the products of palm sugar farmers who only focus on solid palm sugar make it difficult for them to market their products to the outside community. Seeing the problems of palm sugar farmers and the large number of palm trees that must be managed makes the author interested in carrying out community service, namely managing palm sugar which aims to provide solutions that can improve the economy of palm sugar farmers in Bonto village. The method for implementing this activity is providing assistance for innovation in making palm sugar. In carrying out activities, survey and mentoring methods are used which emphasize the involvement of palm sugar farmers (partners) in all activities including planning, implementation and evaluation of activity programs. The result of this activity is that partners are able to make and improve the quality of Semut Sugar (palm sugar) products so that they can show new variations in palm sugar products and carry out wider sales. In this way, product development assistance is also expected to continue to help the community's economy as well as the government of Bonto Village, Central Sinjai District and the Regional Government of Sinjai Regency to produce superior village products.  Keywords: Management; Palm Sugar; Bonto Village   Abstrak: Produksi gula aren sebagai salah satu mata pencaharian masyarakat di desa Bonto yang masih sangat membutuhkan pembinaan dalam pengelolaannya. Rendahnya nilai jual dan kurangnya kreatifitas produk petani gula aren yang hanya terfokus pada gula aren padat menyebabkan mereka sulit untuk memasarkan hasil produk kepada masyarakat luar. Melihat dari permasalahan petani gula aren serta banyaknya pohon aren yang harus dikelola membuat penulis tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat yaitu pengelolaan gula aren yang bertujuan untuk memberikan solusi yang dapat meningkatkan perekonomian para petani gula aren di desa Bonto. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah pemberian Pendampingan Inovasi Pembuatan Gula Semut (Palm sugar). Dalam pelaksanaan kegiatan menggunakan metode survei dan pendampingan yang menekankan keterlibatan petani gula aren (mitra) dalam keseluruhan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra mampu membuat dan meningkatkan kualitas produk Gula Semut (palm sugar) sehingga dapat menunjukkan fariasi baru dalam produk gula aren serta melakukan penjualan yang lebih luas. Dengan demikian pendampingan pengembangan produk juga diharapkan tetap berjalan agar membantu perekonomian Masyarakat serta pemerintah Desa Bonto Kecamatan Sinjai Tengah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai untuk menghasilkan produk unggulan Desa. Kata kunci: Pengelolaan; Gula Aren; Desa Bonto
Title: PENDAMPINGAN PENGELOLAAN GULA AREN DI DESA BONTO
Description:
Abstract: Palm sugar production is one of the livelihoods of the people in Bonto village which still really needs guidance in its management.
The low selling value and lack of creativity in the products of palm sugar farmers who only focus on solid palm sugar make it difficult for them to market their products to the outside community.
Seeing the problems of palm sugar farmers and the large number of palm trees that must be managed makes the author interested in carrying out community service, namely managing palm sugar which aims to provide solutions that can improve the economy of palm sugar farmers in Bonto village.
The method for implementing this activity is providing assistance for innovation in making palm sugar.
In carrying out activities, survey and mentoring methods are used which emphasize the involvement of palm sugar farmers (partners) in all activities including planning, implementation and evaluation of activity programs.
The result of this activity is that partners are able to make and improve the quality of Semut Sugar (palm sugar) products so that they can show new variations in palm sugar products and carry out wider sales.
In this way, product development assistance is also expected to continue to help the community's economy as well as the government of Bonto Village, Central Sinjai District and the Regional Government of Sinjai Regency to produce superior village products.
  Keywords: Management; Palm Sugar; Bonto Village   Abstrak: Produksi gula aren sebagai salah satu mata pencaharian masyarakat di desa Bonto yang masih sangat membutuhkan pembinaan dalam pengelolaannya.
Rendahnya nilai jual dan kurangnya kreatifitas produk petani gula aren yang hanya terfokus pada gula aren padat menyebabkan mereka sulit untuk memasarkan hasil produk kepada masyarakat luar.
Melihat dari permasalahan petani gula aren serta banyaknya pohon aren yang harus dikelola membuat penulis tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat yaitu pengelolaan gula aren yang bertujuan untuk memberikan solusi yang dapat meningkatkan perekonomian para petani gula aren di desa Bonto.
Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah pemberian Pendampingan Inovasi Pembuatan Gula Semut (Palm sugar).
Dalam pelaksanaan kegiatan menggunakan metode survei dan pendampingan yang menekankan keterlibatan petani gula aren (mitra) dalam keseluruhan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program kegiatan.
Hasil dari kegiatan ini adalah mitra mampu membuat dan meningkatkan kualitas produk Gula Semut (palm sugar) sehingga dapat menunjukkan fariasi baru dalam produk gula aren serta melakukan penjualan yang lebih luas.
Dengan demikian pendampingan pengembangan produk juga diharapkan tetap berjalan agar membantu perekonomian Masyarakat serta pemerintah Desa Bonto Kecamatan Sinjai Tengah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai untuk menghasilkan produk unggulan Desa.
Kata kunci: Pengelolaan; Gula Aren; Desa Bonto.

Related Results

Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...
Kinerja Industri dan Dinamika Kebijakan Komoditas Gula Kristal Putih Nasional
Kinerja Industri dan Dinamika Kebijakan Komoditas Gula Kristal Putih Nasional
Peranan penting gula dalam perekonomian Indonesia dan merupakan salah satu barang pangan pokok diatur dalam Perpres Nomor 71 Tahun 2015 jo.59 Tahun 2020. Kebutuhan konsumsi gula se...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kebiasaan masyarakat bali yang cukup gemar mengonsumsi rujak semakin membuat eksistensi rujak gula bali semakin melejit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gula are...
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN DANA DESA (DESA SARIYOSO KABUATEN WONOSOBO)
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN DANA DESA (DESA SARIYOSO KABUATEN WONOSOBO)
Pentingnya reformasi pengelolaan dana desa di Desa Sariyoso di dasari beberapa pertimbangan strategis terutama menyangkut beberapa persoalan antara lain: Pertama, rendahnya efektiv...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...

Back to Top