Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Telaah Atas Konsep Khilafah Al-Mawardi (Studi Deskriptif Analisis)

View through CrossRef
<p><strong>Abstract</strong><strong></strong></p><p>Al-Mawardi was a Muslim scholar who was very well known for his Islamic political theory long before Western scholars recognized it. But, its very seldom to know that Al-Mawardi is also a scholar who is very concerned about <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>. So it is rare to find researcher who uncover the links between Al-Mawardi's political thought and <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>. In fact, both are related well and aimed to create maslahat for humans. Therefore, this article tries to examine the concept of al-Mawardi’s caliphate with the <em>maqâshid al-syarî‘ah</em> approach. Based on deep library research, it is found that the foundations built by Al-Mawardi in his concept of khilafah were strongly influenced by his understanding of <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>, it is <em>maqâshid al-imâmah</em> value, wasilah law, maslahat and mudharat rules, and textual contextual. So that he succeeded in formulating laws that were beneficial both in the world and in the hereafter in line with the substance of <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>. Thus, Al-Mawardi is one of the Islamic political thinkers who integrated <em>maqâshid al-syarî‘ah</em> into his concept of political thought, especially in the book <em>al-Ahkâm al-Shulthâniyyah</em>..</p><p> </p><p><strong>Keywords</strong><strong>:</strong><em> </em>Al-Mawardi, khilafah, <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>, value</p><p> </p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Al-Mawardi merupkan sarjana muslim yang sangat terkenal dengan teori politik Islamnya jauh-jauh hari sebelum sarjana-sarjana Barat mengenal politik. Akan tetapi jarang yang mengetahui bahwa ternyata Al-Mawardi juga merupakan sosok sarjana yang sangat perhatian terhadap <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>. Sehingga jarang sekali ditemukan para peneliti yang berusaha mengungkap keterkaitan politik Al-Mawardi dengan <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>. Padahal, antara politik dan <em>maqâshid al-syarî‘ah</em> sangat berkaitan, yaitu sama-sama bertujuan untuk mewujudkan maslahat bagi manusia. Karenanya, artikel ini mencoba mengkaji konsep khilafah al-Mawardi dengan pendekatan <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>. Melalui kajian kepustakaan yang mendalam dan otoritatif, ditemukan bahwa pondasi yang dibangun oleh Al-Mawardi dalam konsep khilafahnya sangat dipengaruhi oleh pemahamannya terhadap <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>, yaitu berupa nilai-nilai <em>maqâshid al-imâmah, </em>hukum wasilah, kaidah maslahat dan mudarat, serta tekstual dan kontekstual. Sehingga ia berhasil merumuskan hukum-hukum yang bermaslahat baik di dunia maupun di akhirat selaras dengan subtansi <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>. Dengan demikian, Al-Mawardi merupakan salah satu pemikir politik Islam yang mengintegrasikan <em>maqâshid al-syarî‘ah</em> ke dalam konsep pemikiran politiknya, khususnya dalam kitab <em>al-Ahkâm al-Shulthâniyyah</em>.</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Al-Mawardi, khilafah, <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>, nilai-nilai</p>
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Title: Telaah Atas Konsep Khilafah Al-Mawardi (Studi Deskriptif Analisis)
Description:
<p><strong>Abstract</strong><strong></strong></p><p>Al-Mawardi was a Muslim scholar who was very well known for his Islamic political theory long before Western scholars recognized it.
But, its very seldom to know that Al-Mawardi is also a scholar who is very concerned about <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>.
So it is rare to find researcher who uncover the links between Al-Mawardi's political thought and <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>.
In fact, both are related well and aimed to create maslahat for humans.
Therefore, this article tries to examine the concept of al-Mawardi’s caliphate with the <em>maqâshid al-syarî‘ah</em> approach.
Based on deep library research, it is found that the foundations built by Al-Mawardi in his concept of khilafah were strongly influenced by his understanding of <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>, it is <em>maqâshid al-imâmah</em> value, wasilah law, maslahat and mudharat rules, and textual contextual.
So that he succeeded in formulating laws that were beneficial both in the world and in the hereafter in line with the substance of <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>.
Thus, Al-Mawardi is one of the Islamic political thinkers who integrated <em>maqâshid al-syarî‘ah</em> into his concept of political thought, especially in the book <em>al-Ahkâm al-Shulthâniyyah</em>.
</p><p> </p><p><strong>Keywords</strong><strong>:</strong><em> </em>Al-Mawardi, khilafah, <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>, value</p><p> </p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Al-Mawardi merupkan sarjana muslim yang sangat terkenal dengan teori politik Islamnya jauh-jauh hari sebelum sarjana-sarjana Barat mengenal politik.
Akan tetapi jarang yang mengetahui bahwa ternyata Al-Mawardi juga merupakan sosok sarjana yang sangat perhatian terhadap <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>.
Sehingga jarang sekali ditemukan para peneliti yang berusaha mengungkap keterkaitan politik Al-Mawardi dengan <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>.
Padahal, antara politik dan <em>maqâshid al-syarî‘ah</em> sangat berkaitan, yaitu sama-sama bertujuan untuk mewujudkan maslahat bagi manusia.
Karenanya, artikel ini mencoba mengkaji konsep khilafah al-Mawardi dengan pendekatan <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>.
Melalui kajian kepustakaan yang mendalam dan otoritatif, ditemukan bahwa pondasi yang dibangun oleh Al-Mawardi dalam konsep khilafahnya sangat dipengaruhi oleh pemahamannya terhadap <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>, yaitu berupa nilai-nilai <em>maqâshid al-imâmah, </em>hukum wasilah, kaidah maslahat dan mudarat, serta tekstual dan kontekstual.
Sehingga ia berhasil merumuskan hukum-hukum yang bermaslahat baik di dunia maupun di akhirat selaras dengan subtansi <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>.
Dengan demikian, Al-Mawardi merupakan salah satu pemikir politik Islam yang mengintegrasikan <em>maqâshid al-syarî‘ah</em> ke dalam konsep pemikiran politiknya, khususnya dalam kitab <em>al-Ahkâm al-Shulthâniyyah</em>.
</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci</strong>: Al-Mawardi, khilafah, <em>maqâshid al-syarî‘ah</em>, nilai-nilai</p>.

Related Results

Kontroversi Penafsiran Sistem Politik Khilafah HTI
Kontroversi Penafsiran Sistem Politik Khilafah HTI
Meskipun ada beberapa kelompok yang menginginkan sistem khilafah, namun HT/HTI mempunyai penafsiran sendiri terhadap ayat-ayat Al-Quran yang telah diyakininya sebagai kewajiban men...
Konsep Pemikiran Politik Al Mawardi Dalam Pemilihan Kepala Negara di Indonesia
Konsep Pemikiran Politik Al Mawardi Dalam Pemilihan Kepala Negara di Indonesia
Setiap negara atau sebuah lembaga kemasyarakatan adanya pemimpin adalah suatu hal yang wajib, betapa tidak, sebuah negara akan kacau bahkan runtuh tanpa adanya seorang pemimpin.Mak...
Analisis Kritis Teori Dan Penerapan Konsep Khilafah Pasca Nabi Saw Wafat
Analisis Kritis Teori Dan Penerapan Konsep Khilafah Pasca Nabi Saw Wafat
Penelitian ini mengungkap beberapa fakta-fakta sejarah yang terjadi dalam suksesi kepemimpinan pasca Nabi SAW wafat, serta berbagai peristiwa yang menyertainya yang tak jarang diwa...
Menggugat Khilafah: Reaktualisasi Pemikiran Politik Ali Abdul Raziq
Menggugat Khilafah: Reaktualisasi Pemikiran Politik Ali Abdul Raziq
Abstract Among Islamic thinkers, the relationship between Islam and the state is still a matter of debate which has implications for the birth of typologies, namely integralistic,...
Khilafah Islam dalam Perspektif Sejarah Pemikiran Ali Abdul Raziq
Khilafah Islam dalam Perspektif Sejarah Pemikiran Ali Abdul Raziq
<p><em>Ali Abdul Raziq is a scholar from Egypt. He was born in 1888. His famous thought is about </em>khilafah<em>. In his book, the title is al-Islam </...
KONSEP KHILAFAH DALAM EKONOMI ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEPEMILIKAN
KONSEP KHILAFAH DALAM EKONOMI ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEPEMILIKAN
The term "khilafah" is commonly used in the context of Islamic politics and governance, representing a singular governing system in Islam (Islamic khilafah). Its objective is to up...
The Transmission of Islamic Populism and Extremist Ideology Through Social Media in Indonesia
The Transmission of Islamic Populism and Extremist Ideology Through Social Media in Indonesia
Abstrak Penelitian ini bertujuan mengkaji transmisi ekstremisme yang terjadi di media sosial dan menjadi musabab merebaknya populisme Islam di Indonesia. Sementara kalangan berangg...
RUNTUHNYA KHILAFAH TURKI UTSMANI 3 MARET 1924
RUNTUHNYA KHILAFAH TURKI UTSMANI 3 MARET 1924
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Tulisan dalam jurnal ini bertujuan untuk mengetahui proses runtuhnya Khilafah Turki Ustmani tanggal 3...

Back to Top