Javascript must be enabled to continue!
Konsep Pemikiran Politik Al Mawardi Dalam Pemilihan Kepala Negara di Indonesia
View through CrossRef
Setiap negara atau sebuah lembaga kemasyarakatan adanya pemimpin adalah suatu hal yang wajib, betapa tidak, sebuah negara akan kacau bahkan runtuh tanpa adanya seorang pemimpin.Maka dalam hal ini seorang tokoh islam dengan pemikirannya yang besar berhasil menyusun berbagai teori teori politik hingga dapat digunakan untuk mengatur berbagai permasalahan politik dalam kenegaraan, beliau dikenal dengan Al Mawardi. Dalam penulisan karya ilmiyah ini penulis menggunakan metode library research( kajian Pustaka) yaitu dengan membaca dan menelaah bahan-bahan yang bersifat teoritis.Penelitian ini bersifat deskriptis komperatif bertujuan untuk menjelaskan dan menempat pemikiran Al Mawardi terhadap jalannya pemerintahan dalam memilih pemimpin di Indonesia dengan Undang Undang yang telah ditetapkan.Bahan hukum primer, dalam penelitian ini penulis mengambil UU No 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden dan kitab al-Ahkam as-Sultaniyah dan as-Siyasah as-Syar’iyah. Bahan hukum sekunder yakni, bahan pustaka atau buku-buku yang berkaitan dengan pemilihan kepala negara, kamus hukum, jurnal ilmiah dan karya tulis ilmiah yang berkaitan lainnya.Manfaat secara teoritis untuk menambah referensi ilmu pengetahuan dalam aspek pendidikan Islam, khususnya tentang konsep pemikiran Al mawardi dalam memilih kepala Negara di Indonesia.Sedangkan manfaat secara praktis untuk pemerintah agar menerapkan politik islam dalam suatu negara dengan konsep para tokoh politik yang terdahulu, khususnya tentang konsep politik Al mawardi dalam memilih kepala Negara Indonesia. Adapun pemilihan dalam persepsi Al-Mawardi ialah dengan dua metode yaitu, pemilihan kepala nagara oleh lembaga ahll halli wa aqdi atau dewan perwakilan rakyat. Kemudian penunjukan langsung dari kepala negara dahulu.melihat dalam masa-masa Indonesia era orde lama dan orde baru ada relevansinya dengan pandangan Al-Mawardi, yaitu pemilihan kepala negara melalui perwakilan dan penunjukan langsung oleh kepala negara dahulu. Hal ini sama dengan kontek Al Mawardi pada konsep memilih kepala Negara oleh ahlul halli wal aqdi. Maka penerapan pemilihan kepala Negara Indonesia berdasarkan konsep pemikiran Al Mawardi hanya berlaku pada masa orde lama dan orde baru, tidak berlaku pada masa era reformasi.
Ma'had Aly Raudhatul Ma'arif
Title: Konsep Pemikiran Politik Al Mawardi Dalam Pemilihan Kepala Negara di Indonesia
Description:
Setiap negara atau sebuah lembaga kemasyarakatan adanya pemimpin adalah suatu hal yang wajib, betapa tidak, sebuah negara akan kacau bahkan runtuh tanpa adanya seorang pemimpin.
Maka dalam hal ini seorang tokoh islam dengan pemikirannya yang besar berhasil menyusun berbagai teori teori politik hingga dapat digunakan untuk mengatur berbagai permasalahan politik dalam kenegaraan, beliau dikenal dengan Al Mawardi.
Dalam penulisan karya ilmiyah ini penulis menggunakan metode library research( kajian Pustaka) yaitu dengan membaca dan menelaah bahan-bahan yang bersifat teoritis.
Penelitian ini bersifat deskriptis komperatif bertujuan untuk menjelaskan dan menempat pemikiran Al Mawardi terhadap jalannya pemerintahan dalam memilih pemimpin di Indonesia dengan Undang Undang yang telah ditetapkan.
Bahan hukum primer, dalam penelitian ini penulis mengambil UU No 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden dan kitab al-Ahkam as-Sultaniyah dan as-Siyasah as-Syar’iyah.
Bahan hukum sekunder yakni, bahan pustaka atau buku-buku yang berkaitan dengan pemilihan kepala negara, kamus hukum, jurnal ilmiah dan karya tulis ilmiah yang berkaitan lainnya.
Manfaat secara teoritis untuk menambah referensi ilmu pengetahuan dalam aspek pendidikan Islam, khususnya tentang konsep pemikiran Al mawardi dalam memilih kepala Negara di Indonesia.
Sedangkan manfaat secara praktis untuk pemerintah agar menerapkan politik islam dalam suatu negara dengan konsep para tokoh politik yang terdahulu, khususnya tentang konsep politik Al mawardi dalam memilih kepala Negara Indonesia.
Adapun pemilihan dalam persepsi Al-Mawardi ialah dengan dua metode yaitu, pemilihan kepala nagara oleh lembaga ahll halli wa aqdi atau dewan perwakilan rakyat.
Kemudian penunjukan langsung dari kepala negara dahulu.
melihat dalam masa-masa Indonesia era orde lama dan orde baru ada relevansinya dengan pandangan Al-Mawardi, yaitu pemilihan kepala negara melalui perwakilan dan penunjukan langsung oleh kepala negara dahulu.
Hal ini sama dengan kontek Al Mawardi pada konsep memilih kepala Negara oleh ahlul halli wal aqdi.
Maka penerapan pemilihan kepala Negara Indonesia berdasarkan konsep pemikiran Al Mawardi hanya berlaku pada masa orde lama dan orde baru, tidak berlaku pada masa era reformasi.
Related Results
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
PARTAI POLITIK DAN PEMILIHAN UMUM (PEMILU)1. Partai PolitikA. Sejarah Partai Politik di Indonesia.Partai politik pertama-tama lahir di negara-negara Eropa Barat. Pada mulanya perke...
Perilaku Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Calon Kepala Desa Di Desa Matang Kumbang, Kec. Makmur, Kab. Bireuen
Perilaku Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Calon Kepala Desa Di Desa Matang Kumbang, Kec. Makmur, Kab. Bireuen
Pemilihan Kepala Desa merupakan perwujudan demokrasi desa dalam rangka menentukan kepemimpinan desa yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui partisipasi dan perilaku p...
ANISHA-HTN
ANISHA-HTN
NAMA:ANISHANIM :10200120233KELAS :HTN-FMATA KULIAH:HUKUM TATA NEGARAHUKUM TATA NEGARAA.Pengertian Hukum tata Negara pada dasarnya adalah hukum yang mengatur organisasi kek...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
Sumber politik pendidikan pancasila
Sumber politik pendidikan pancasila
Sistem politik Indonesia dewasa ini sedang mengalami proses demokratisasi yang membawa berbagai konsekuensi tidak hanya terhadap dinamika kehidupan politik nasional, melainkan juga...
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH ( PILKADA ) KONAWE UTARA
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH ( PILKADA ) KONAWE UTARA
Abstract
The purpose of this study is to see how the community's political participation in the regent election in Basule Village, sub-district. Lasolo kab. Konawe Utara and ...
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENCITRAAN PARTAI POLITIK DAN CALON LEGISLATIF PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Di KABUPATEN BANYUWANGI
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENCITRAAN PARTAI POLITIK DAN CALON LEGISLATIF PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Di KABUPATEN BANYUWANGI
Pembentukan citra partai dalam kajian ini diambil pada studi kasus penelitian Strategi komunikasi politik yang dilakukan oleh Partai dan calon legislatif dalam menjelang kontestas...

