Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keterlibatan Amerika Serikat dalam Konflik Suriah sebagai Konsekuensi dari Politik Engtangling Alliance

View through CrossRef
Banyak negara-negara di dunia yang membangun hubungan melalui berbagai perjanjian, baik dalam bidang ekonomi, politik maupun militer. Hal ini kemudian menyebabkan adanya hubungan antar negara yang cenderung mengikat. Hal ini terjadi kepada Amerika pada keterlibatannya dalam konflik Suriah. Banyak faktor yang menyebabkan Amerika untuk terlibat di konflik Suriah, salah satunya adalah keterlibatan sekutu-sekutu Amerika dalam konflik tersebut. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode library research. Pada tahap awal penulis melakukan penentuan topik penelitian. Setelah menemukan topik penelitian, penulis kemudian menggunakan berbagai teori dan konsep dalam hubungan internasional. Teori yang digunakan adalah neorealisme, balance of power dan entangling alliance. Penulis mengumpulkan berbagai data yang dikelompokkan menjadi analisis menggunakan data mengenai situasi Suriah, implementasi kebijakan AS dan lainnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber. Terdapat banyak aktor yang terlibat dalam konflik di Suriah. Aktor-aktor tersebut memiliki peran masing-masing dalam konflik ini. Aktor-aktor domestik yang menjadi oposisi Assad diantaranya adalah National Coalition dan beberapa kelompok bersenjata lainnya. Sedangkan Partai Ba’ath, Institusi Keamanan dan kelompok agama minoritas memilih untuk mendukung pemerintahan Assad. Program Pelatihan dan Perlengkapan AS untuk Kelompok Oposisi, Bantuan Kemanusiaan, Sanksi Ekonomi AS. Keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik Suriah bukan semata-mata atas dasar kepentingan Amerika untuk membantu warga Suriah, namun hal ini didorong oleh keterlibatan sekutu-sekutu Amerika Serikat, sehingga secara moral Amerika Serikat harus terlibat dalam konflik itu demi menjaga hubungannya dengan sekutu-sekutunya. Sesuai dengan konsep entangling alliance yang menyatakan bahwa negara dapat terlibat dalam suatu permasalahan sebagai hasil dari keterikatannya terhadap sekutu-sekutunya.
Title: Keterlibatan Amerika Serikat dalam Konflik Suriah sebagai Konsekuensi dari Politik Engtangling Alliance
Description:
Banyak negara-negara di dunia yang membangun hubungan melalui berbagai perjanjian, baik dalam bidang ekonomi, politik maupun militer.
Hal ini kemudian menyebabkan adanya hubungan antar negara yang cenderung mengikat.
Hal ini terjadi kepada Amerika pada keterlibatannya dalam konflik Suriah.
Banyak faktor yang menyebabkan Amerika untuk terlibat di konflik Suriah, salah satunya adalah keterlibatan sekutu-sekutu Amerika dalam konflik tersebut.
Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode library research.
Pada tahap awal penulis melakukan penentuan topik penelitian.
Setelah menemukan topik penelitian, penulis kemudian menggunakan berbagai teori dan konsep dalam hubungan internasional.
Teori yang digunakan adalah neorealisme, balance of power dan entangling alliance.
Penulis mengumpulkan berbagai data yang dikelompokkan menjadi analisis menggunakan data mengenai situasi Suriah, implementasi kebijakan AS dan lainnya.
Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber.
Terdapat banyak aktor yang terlibat dalam konflik di Suriah.
Aktor-aktor tersebut memiliki peran masing-masing dalam konflik ini.
Aktor-aktor domestik yang menjadi oposisi Assad diantaranya adalah National Coalition dan beberapa kelompok bersenjata lainnya.
Sedangkan Partai Ba’ath, Institusi Keamanan dan kelompok agama minoritas memilih untuk mendukung pemerintahan Assad.
Program Pelatihan dan Perlengkapan AS untuk Kelompok Oposisi, Bantuan Kemanusiaan, Sanksi Ekonomi AS.
Keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik Suriah bukan semata-mata atas dasar kepentingan Amerika untuk membantu warga Suriah, namun hal ini didorong oleh keterlibatan sekutu-sekutu Amerika Serikat, sehingga secara moral Amerika Serikat harus terlibat dalam konflik itu demi menjaga hubungannya dengan sekutu-sekutunya.
Sesuai dengan konsep entangling alliance yang menyatakan bahwa negara dapat terlibat dalam suatu permasalahan sebagai hasil dari keterikatannya terhadap sekutu-sekutunya.

Related Results

Intervensi Rusia terhadap Konflik Suriah
Intervensi Rusia terhadap Konflik Suriah
Hingga saat ini Rusia masih menjadi salah satu negara terbesar di dunia, karena merupakan negara penerus dari Uni Soviet (USSR). Setiap kebijakan yang diambil oleh Rusia selalu men...
KEBIJAKAN TURKI DALAM MENDIRIKAN BUFFER ZONE PADA KONFLIK TURKI-KURDI DI SURIAH TAHUN 2019
KEBIJAKAN TURKI DALAM MENDIRIKAN BUFFER ZONE PADA KONFLIK TURKI-KURDI DI SURIAH TAHUN 2019
Penelitian ini berisikan tentang analisis kebijakan Turki dalam mendirikan buffer zone atau zona penyangga di Suriah Utara dalam isu konflik Turki-Kurdi. Penelitian ini memiliki ur...
Pengaruh Amerika Serikat dalam Budaya Perfilman Korea Selatan 1950-an: Madame Freedom Karya Han Hyung-mo
Pengaruh Amerika Serikat dalam Budaya Perfilman Korea Selatan 1950-an: Madame Freedom Karya Han Hyung-mo
In the 1950s around the Korean War, the United States provided a lot of assistance to South Korea, including in the field of film. Hollywood films are increasingly influencing Kore...
Tantangan Dominasi Amerika Serikat oleh Tiongkok dalam Perang Dagang
Tantangan Dominasi Amerika Serikat oleh Tiongkok dalam Perang Dagang
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dominasi ekonomi Amerika yang disaingi oleh China di era digital. Persaingan antara China dan negara adidaya Amerika Serikat tidak hanya dal...
Amerika Serikat dalam Rivalitas Ukraina-Rusia: Intervensi pada Konflik Krimea dan Laut Azov
Amerika Serikat dalam Rivalitas Ukraina-Rusia: Intervensi pada Konflik Krimea dan Laut Azov
Konflik Krimea dan laut Azov semakin memperburuk hubungan antara Ukraina dan Rusia. Konflik tersebut bukan hanya membawa Ukraina dan Rusia sebagai pemain, namun turut serta menyita...
Eksistensi Kepentingan Global Amerika Serikat dalam Konflik Tiongkok-Taiwan
Eksistensi Kepentingan Global Amerika Serikat dalam Konflik Tiongkok-Taiwan
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah eksistensi kepentingan global Amerika Serikat dalam konflik Tiongkok-Taiwan. Konflik Tiongkok-Taiwan sejak berakhir perang dunia kedua hingg...
Perbandingan Penerapan Predatory Pricing Menurut Hukum Persaingan Usaha Indonesia dan Amerika Serikat
Perbandingan Penerapan Predatory Pricing Menurut Hukum Persaingan Usaha Indonesia dan Amerika Serikat
Penelitian ini membahas mengenai hukum jual rugi di Indonesia dan Amerika Serikat. Rumusan masalah penelitian ini yaitu persamaan dan perbedaan pengaturan tentang jual rugi dan oto...

Back to Top