Javascript must be enabled to continue!
Preferensi Konsumen Bunga Potong Segar Alpinia
View through CrossRef
Alpinia merupakan jenis bunga potong tropis yang disukai kosumen hotel, floris, dan rumah tangga, namun belum banyak dikenal masyarakat luas. Oleh karena itu jenis bunga potong tersebut perlu disosialisasikan memiliki potensi untuk dikembangkan dalam agribisnis tanaman hias. Penelitian bertujuan mendapatkan informasi preferensi konsumen terhadap bunga potong Alpinia. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2004 sampai Maret 2005 dengan metode survai. Responden yang dipilih ialah pedagang (floris), hotel (berbintang empat dan lima) dan rumah tangga masing-masing sebanyak 10, 9, dan 13 responden. Pemilihan responden dilakukan secara sengaja, berdasarkan pertimbangan bahwa responden tersebut merupakan konsumen Alpinia dalam bentuk bunga potong. Analisis data untuk menentukan preferensi konsumen dilakukan dengan menggunakan Chi-Square (P=0,01) dan untuk faktor-faktor yang memengaruhi konsumen dalam pemilihan Alpinia menggunakan metode ranking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang menjadi pertimbangan konsumen dalam pembelian bunga potong Alpinia ialah warna bunga. Selera konsumen hotel terhadap bunga potong Alpinia ialah warna merah, ukuran besar, tingkat kemekaran 50% kuncup, jumlah daun per tangkai tiga helai, panjang tangkai lebih dari 50 cm, dan harga sedang atau murah. Konsumen rumah tangga menyenangi bunga Alpinia berwarna merah, ukuran besar, mekar penuh, tanpa daun, panjang tangkai lebih dari 50 cm dengan harga sedang atau murah. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan agribisnis Alpinia dan upaya pemuliaannya.<br /><br />Alpine is a tropical cut flowers which is preferred by consumers of hotels, florists, and households, but the cut flower has not been widely known by people. It is required to be introduced for the development of its agribusiness. The objective of this research was to identify the consumer’s preference on Alpine cut flower. Primary data were collected from 10 respondents of florist, nine respondents of four and five star hotels, and 13 respondents of household. The respondents were purposively chosen based on that they are Alpine consumers. Consumer’s preferences were analyzed by a ranking technique and tested by Chi-Square analyses (P=0.01). The results showed that the major factor of consumenr’s preference was color interest. Hotel consumers prefered red color, outgrows flower, 50% buds opening, total leaf per stalk was three, stalk length more than 50 cm, and lower or medium price. Meanwhile, family consumer’s favoured rudle flower, big, and full opening flower, without leaf, stalk length more than 50 cm, and low or medium price. This comsumer’s preference study will be useful for farmers to develop Alpine cut flower needed by consumers, and also for researchers to develop new superior varieties.<br /><br />
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Title: Preferensi Konsumen Bunga Potong Segar Alpinia
Description:
Alpinia merupakan jenis bunga potong tropis yang disukai kosumen hotel, floris, dan rumah tangga, namun belum banyak dikenal masyarakat luas.
Oleh karena itu jenis bunga potong tersebut perlu disosialisasikan memiliki potensi untuk dikembangkan dalam agribisnis tanaman hias.
Penelitian bertujuan mendapatkan informasi preferensi konsumen terhadap bunga potong Alpinia.
Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2004 sampai Maret 2005 dengan metode survai.
Responden yang dipilih ialah pedagang (floris), hotel (berbintang empat dan lima) dan rumah tangga masing-masing sebanyak 10, 9, dan 13 responden.
Pemilihan responden dilakukan secara sengaja, berdasarkan pertimbangan bahwa responden tersebut merupakan konsumen Alpinia dalam bentuk bunga potong.
Analisis data untuk menentukan preferensi konsumen dilakukan dengan menggunakan Chi-Square (P=0,01) dan untuk faktor-faktor yang memengaruhi konsumen dalam pemilihan Alpinia menggunakan metode ranking.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang menjadi pertimbangan konsumen dalam pembelian bunga potong Alpinia ialah warna bunga.
Selera konsumen hotel terhadap bunga potong Alpinia ialah warna merah, ukuran besar, tingkat kemekaran 50% kuncup, jumlah daun per tangkai tiga helai, panjang tangkai lebih dari 50 cm, dan harga sedang atau murah.
Konsumen rumah tangga menyenangi bunga Alpinia berwarna merah, ukuran besar, mekar penuh, tanpa daun, panjang tangkai lebih dari 50 cm dengan harga sedang atau murah.
Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan agribisnis Alpinia dan upaya pemuliaannya.
<br /><br />Alpine is a tropical cut flowers which is preferred by consumers of hotels, florists, and households, but the cut flower has not been widely known by people.
It is required to be introduced for the development of its agribusiness.
The objective of this research was to identify the consumer’s preference on Alpine cut flower.
Primary data were collected from 10 respondents of florist, nine respondents of four and five star hotels, and 13 respondents of household.
The respondents were purposively chosen based on that they are Alpine consumers.
Consumer’s preferences were analyzed by a ranking technique and tested by Chi-Square analyses (P=0.
01).
The results showed that the major factor of consumenr’s preference was color interest.
Hotel consumers prefered red color, outgrows flower, 50% buds opening, total leaf per stalk was three, stalk length more than 50 cm, and lower or medium price.
Meanwhile, family consumer’s favoured rudle flower, big, and full opening flower, without leaf, stalk length more than 50 cm, and low or medium price.
This comsumer’s preference study will be useful for farmers to develop Alpine cut flower needed by consumers, and also for researchers to develop new superior varieties.
<br /><br />.
Related Results
Korelasi Bobot Potong terhadap Produksi Karkas Ternak Sapi Bali di RPH Kota Kefamenanu
Korelasi Bobot Potong terhadap Produksi Karkas Ternak Sapi Bali di RPH Kota Kefamenanu
Penelitian ini telah dilaksanakan di RPH Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara selama 2 bulan dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bobot potong te...
Pengaruh Larutan Pulsing terhadap Daya Simpan Bunga Matahari Potong
Pengaruh Larutan Pulsing terhadap Daya Simpan Bunga Matahari Potong
Bunga matahari sebagai tanaman hias yang dapat dimanfaatkan sebagai bunga potong, namun proses respirasi dan transpirasi yang tinggi dapat menyebabkan penurunan daya simpan dan mut...
Pengaruh larutan perendam alami dan penghambat etilen (1-Methylcyclopropene) terhadap kualitas pascapanen bunga potong krisan (Dendranthema Grandiflora Tzvelev.) 'White Fiji'.
Pengaruh larutan perendam alami dan penghambat etilen (1-Methylcyclopropene) terhadap kualitas pascapanen bunga potong krisan (Dendranthema Grandiflora Tzvelev.) 'White Fiji'.
Sari Bunga potong krisan (Dendrathema grandiflora Tzvelev.) merupakan salah satu tanaman hias yang banyak diminati oleh masyarakat karena keindahan, warna, dan ukurannya yang besar...
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Optimalisasi pemanfaatan areal dapat meningkatkan produktivitas suatu lahan. Areal TBM kelapa sawit mulai dari tanaman tahun 0 hingga tahun ke-3, memiliki sela yang dapat dimanfaat...
PERAN YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA (YLKI) DAN BADAN PERLINDUNGAN SENGKETA KONSUMEN (BPSK ) DALAM PERLINDUNGAN KONSUMEN DI INDONESIA
PERAN YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN INDONESIA (YLKI) DAN BADAN PERLINDUNGAN SENGKETA KONSUMEN (BPSK ) DALAM PERLINDUNGAN KONSUMEN DI INDONESIA
Abstrak
Peran Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Dalam Perlindungan Konsumen Di Indonesia adalah mereka harus secara eksklusif mewakili kepentingan-kepentingan kons...
KLASIFIKASI BUNGA MAWAR MENGGUNAKAN KNN DAN EKSTRAKSI FITUR GLCM DAN HSV
KLASIFIKASI BUNGA MAWAR MENGGUNAKAN KNN DAN EKSTRAKSI FITUR GLCM DAN HSV
Bunga mawar biasanya di produksi sebagai bahan kecantikan maupun parfum. Bunga mawar dapat dibudidayakan untuk bunga potong dan bunga hias. Peneltian ini bertujuan untuk mengklasif...
Pengaturan Perlindungan Konsumen Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) Terhadap Praktik Greenwashing Dalam Kerangka Agenda Pembangunan Rendah Karbon Di Indonesia
Pengaturan Perlindungan Konsumen Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) Terhadap Praktik Greenwashing Dalam Kerangka Agenda Pembangunan Rendah Karbon Di Indonesia
Greenwashing adalah praktek pengungkapan informasi ramah lingkungan yang tidak berdasar oleh pelaku usaha, sehingga merugikan konsumen. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis ...
Perlindungan konsumen terhadap informasi yang jelas tentang produk yang dikonsumsi
Perlindungan konsumen terhadap informasi yang jelas tentang produk yang dikonsumsi
Berdasarkan Ketentuan Pasal 1 angka (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menyebutkan bahwa Perlindungan Konsumen adalah segala upaya yang menjamin ada...

