Javascript must be enabled to continue!
Aktivitas Gel Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit dan Gel Gamat Terhadap Penyembuhan Luka
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui khasiat dari gel kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan gel gamat sebagai obat untuk mempercepat proses penyembuhan luka sayatan yang mudah diaplikasikan, praktis, dan efektif pada tikus putih galur Sprague-Dawley berdasarkan pengamatan patologi anatomi. Sebanyak 30 tikus yang digunakan dibagi ke dalam rancangan acak lengkap dengan 5 kelompok perlakuan. Kulit tikus dilukai pada sebagian sisi perut kiri atau kanan sepanjang 3 cm. Setiap luka kemudian diobati dengan perlakuan yang berbeda. Perlakuan yang diberikan adalah kontrol negatif (gel plasebo), gel kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan gel gamat dengan berbagai konsentrasi (0,5%, 1%, 2%), dan kontrol positif (salep komersil yang mengandung Centella asiatica 15%). Pengamatan patologi anatomi dilakukan setiap hari selama 21 hari. Pengamatan dilakukan dengan membandingkan perubahan yang terjadi secara deskriptif selama proses penyembuhan luka. Parameter yang diamati adalah ukuran luka, kedalaman luka, tepi luka, jenis eksudat, warna kulit, dan keberadaan rambut. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kelompok yang diberikan gel kombinasi dan kontrol positif memberi pengaruh lebih baik terhadap percepatan penyembuhan luka dibandingkan dengan kontrol negatif yang hanya diberikan gel placebo. Hal ini menunjukkan bahwa proses penyembuhan luka dipercepat dengan pemberian gel kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan gel gamat. Kelompok konsentrasi 2% memberikan hasil penyembuhan yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok konsentrasi 0,5% dan 1%.
Institut Pertanian Bogor
Title: Aktivitas Gel Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit dan Gel Gamat Terhadap Penyembuhan Luka
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui khasiat dari gel kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan gel gamat sebagai obat untuk mempercepat proses penyembuhan luka sayatan yang mudah diaplikasikan, praktis, dan efektif pada tikus putih galur Sprague-Dawley berdasarkan pengamatan patologi anatomi.
Sebanyak 30 tikus yang digunakan dibagi ke dalam rancangan acak lengkap dengan 5 kelompok perlakuan.
Kulit tikus dilukai pada sebagian sisi perut kiri atau kanan sepanjang 3 cm.
Setiap luka kemudian diobati dengan perlakuan yang berbeda.
Perlakuan yang diberikan adalah kontrol negatif (gel plasebo), gel kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan gel gamat dengan berbagai konsentrasi (0,5%, 1%, 2%), dan kontrol positif (salep komersil yang mengandung Centella asiatica 15%).
Pengamatan patologi anatomi dilakukan setiap hari selama 21 hari.
Pengamatan dilakukan dengan membandingkan perubahan yang terjadi secara deskriptif selama proses penyembuhan luka.
Parameter yang diamati adalah ukuran luka, kedalaman luka, tepi luka, jenis eksudat, warna kulit, dan keberadaan rambut.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kelompok yang diberikan gel kombinasi dan kontrol positif memberi pengaruh lebih baik terhadap percepatan penyembuhan luka dibandingkan dengan kontrol negatif yang hanya diberikan gel placebo.
Hal ini menunjukkan bahwa proses penyembuhan luka dipercepat dengan pemberian gel kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan gel gamat.
Kelompok konsentrasi 2% memberikan hasil penyembuhan yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok konsentrasi 0,5% dan 1%.
Related Results
Hubungan Status Gizi dan Perawatan Luka Mandiri terhadap Penyembuhan Pasca Sirkumsisi
Hubungan Status Gizi dan Perawatan Luka Mandiri terhadap Penyembuhan Pasca Sirkumsisi
Abstract. Circumcision is a common surgical procedure performed on male children and results in wounds that require an optimal healing process. Post-circumcision wound healing is i...
PEMANFAATAN HERBAL DALAM PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DAN LUKA SEKSIO SESAREA
PEMANFAATAN HERBAL DALAM PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DAN LUKA SEKSIO SESAREA
Pendahuluan : Masa nifas (puerperium) merupkan masa kembalinya organ reproduksi seperti keadaan sebelum hamil dalam waktu enam minggu setelah melahirkan (Nirwana, 2011). Pada masa ...
PENGEMBANGAN SEDIAAN GEL BERBASIS EKSTRAK IKAN GABUS DAN ASTAXANTHIN UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA MODEL HEWAN TIKUS
PENGEMBANGAN SEDIAAN GEL BERBASIS EKSTRAK IKAN GABUS DAN ASTAXANTHIN UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA MODEL HEWAN TIKUS
Luka bakar menyebabkan kerusakan jaringan ditandai penurunan aktivitas scavenging dan antioksidan. Ekstrak Ikan gabus kaya akan protein hewani sumber albumin, yang berkhasiat dalam...
EFEKTIFITAS PERAWATAN LUKA METODE MOISTWOUND HEALING DAN METODE KONVENSIONAL TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PADA POST SIRKUMSISI METODE ELEKTRIK CAUTER DI KLINIK KHITAN SMART INDONESIA LAMANDAU
EFEKTIFITAS PERAWATAN LUKA METODE MOISTWOUND HEALING DAN METODE KONVENSIONAL TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PADA POST SIRKUMSISI METODE ELEKTRIK CAUTER DI KLINIK KHITAN SMART INDONESIA LAMANDAU
Abstrak
Sterilitas yang kurang baik pada saat sirkumsisi dan higiene pasca sirkumsisi yang tidak terjaga menyebabkan infeksi luka operasi, sehingga membutuhkan perawatan luka post ...
FORMULASI, UJI EFEKTIVITAS DAN UJI HEDONIK MASKER GEL PEEL OFF KOMBINASI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa L.) DAN MADU (Mel depuratum) SEBAGAI PENINGKAT ELASTISITAS KULIT
FORMULASI, UJI EFEKTIVITAS DAN UJI HEDONIK MASKER GEL PEEL OFF KOMBINASI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa L.) DAN MADU (Mel depuratum) SEBAGAI PENINGKAT ELASTISITAS KULIT
Salah satu upaya untuk mengembalikan kekencangan kulit adalah menggunakan sediaan kosmetik yang mengandung antioksidan. Kandungan yang terdapat dalam kunyit dan madu diketahui memi...
Pengujian In Vitro Serum Antiacne Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi dan Rimpang Kunyit
Pengujian In Vitro Serum Antiacne Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi dan Rimpang Kunyit
Abstract—Acne is a chronic inflammation of the pilosebaceous follicles which is characterized by excess oil production caused by the bacterium Propionibacterium acnes. The content ...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
AKTIVITAS EKSTRAK DAUN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI ALOKSAN
AKTIVITAS EKSTRAK DAUN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI ALOKSAN
Luka diabetik merupakan luka yang disebabkan oleh infeksi akibat dari tingginya glukosa darah ? 200 mg/dL. Daun Diospyros celebica Bakh., memiliki potensi antibakteri, antidiabetes...

