Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGEMBANGAN SEDIAAN GEL BERBASIS EKSTRAK IKAN GABUS DAN ASTAXANTHIN UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA MODEL HEWAN TIKUS

View through CrossRef
Luka bakar menyebabkan kerusakan jaringan ditandai penurunan aktivitas scavenging dan antioksidan. Ekstrak Ikan gabus kaya akan protein hewani sumber albumin, yang berkhasiat dalam mempercepat proses penyembuhan luka. Haematococcus pluvialis merupakan mikroalga yang mengandung senyawa astaxantin dengan aktivitas antioksidan lebih poten dibanding beta karoten dan vitamin E. Penelitian terhadap penggunaan kedua bahan tersebut dalam sediaan gel bertujuan untuk mengetahui efektivitas gel kombinasi astaxantin dan ekstrak ikan gabus untuk luka bakar disertai evaluasi sediaan gel. Uji efektivitas diawali pengkondisian luka bakar terbuka pada tikus, kemudian luka diolesi gel F0 (basis), gel F1 (kontrol positif), gel F2 (gel ekstrak ikan gabus 10 g dan astaxantin 0,0032 g) dan gel uji F3 (ekstrak ikan gabus 15 g dan astaxantin 0,0032 g). Terhadap gel uji dilakukan standarisasi ekstrak dan evaluasi gel. Efektivitas gel diuji melalui pengamatan dan pengukuran luka bakar berbentuk lingkaran pada tikus, disertai perhitungan persentase penyembuhan. Hasil pengukuran diameter luka bakar setelah perlakuan didapat, rata rata diameter luka pada F0 8,87 mm, F1 6,79 mm, F2 2,50 nm dan F3 1,91 mm. sedangkan data rata rata persentase penyembuhan F0 62,93 %, F1 45,08%, F2 87,49 %, dan F3 89.92%. Data dianalis menggunakan SPSS versi 16. Hasill analisa menunjukan bahwa gel basis, kontrol positif dan gel uji tidak memiliki perbedaan yang signikan terhadap kemampuan penyembuhan
Title: PENGEMBANGAN SEDIAAN GEL BERBASIS EKSTRAK IKAN GABUS DAN ASTAXANTHIN UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA MODEL HEWAN TIKUS
Description:
Luka bakar menyebabkan kerusakan jaringan ditandai penurunan aktivitas scavenging dan antioksidan.
Ekstrak Ikan gabus kaya akan protein hewani sumber albumin, yang berkhasiat dalam mempercepat proses penyembuhan luka.
Haematococcus pluvialis merupakan mikroalga yang mengandung senyawa astaxantin dengan aktivitas antioksidan lebih poten dibanding beta karoten dan vitamin E.
Penelitian terhadap penggunaan kedua bahan tersebut dalam sediaan gel bertujuan untuk mengetahui efektivitas gel kombinasi astaxantin dan ekstrak ikan gabus untuk luka bakar disertai evaluasi sediaan gel.
Uji efektivitas diawali pengkondisian luka bakar terbuka pada tikus, kemudian luka diolesi gel F0 (basis), gel F1 (kontrol positif), gel F2 (gel ekstrak ikan gabus 10 g dan astaxantin 0,0032 g) dan gel uji F3 (ekstrak ikan gabus 15 g dan astaxantin 0,0032 g).
Terhadap gel uji dilakukan standarisasi ekstrak dan evaluasi gel.
Efektivitas gel diuji melalui pengamatan dan pengukuran luka bakar berbentuk lingkaran pada tikus, disertai perhitungan persentase penyembuhan.
Hasil pengukuran diameter luka bakar setelah perlakuan didapat, rata rata diameter luka pada F0 8,87 mm, F1 6,79 mm, F2 2,50 nm dan F3 1,91 mm.
sedangkan data rata rata persentase penyembuhan F0 62,93 %, F1 45,08%, F2 87,49 %, dan F3 89.
92%.
Data dianalis menggunakan SPSS versi 16.
Hasill analisa menunjukan bahwa gel basis, kontrol positif dan gel uji tidak memiliki perbedaan yang signikan terhadap kemampuan penyembuhan.

Related Results

Perbandingan Efektivitas Telur Dengan Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perinium di TPMB Nari
Perbandingan Efektivitas Telur Dengan Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perinium di TPMB Nari
Latar Belakang: Luka perineum merupakan kondisi yang sering terjadi pada ibu nifas akibat ruptur spontan maupun episiotomi dan memerlukan proses penyembuhan optimal untuk mencegah ...
Pengaruh Pemberian Krim Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper ornatum N.E.Br.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Tikus
Pengaruh Pemberian Krim Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper ornatum N.E.Br.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Tikus
Luka bakar (combustio) adalah kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan sumber panas sepeti air, api, bahan kimia, listrik, dan radiasi. Luka bakar akan mengakibatkan tidak...
PERBEDAAN HASIL ABON YANG TERBUAT DARI IKAN GABUS DAN ABON IKAN BANDENG DITINJAU DARI BIAYA PRODUKSI DAN DAYA BELI KONSUMEN
PERBEDAAN HASIL ABON YANG TERBUAT DARI IKAN GABUS DAN ABON IKAN BANDENG DITINJAU DARI BIAYA PRODUKSI DAN DAYA BELI KONSUMEN
Abon merupakan salah satu produk olahan makanan yang sudah di kenal oleh masyarakat yang umumnya, di buat dari daging sapi, nangka muda, dan kluwih. Abon ikan saat ini sudah mulai ...
Hubungan Status Gizi dan Perawatan Luka Mandiri terhadap Penyembuhan Pasca Sirkumsisi
Hubungan Status Gizi dan Perawatan Luka Mandiri terhadap Penyembuhan Pasca Sirkumsisi
Abstract. Circumcision is a common surgical procedure performed on male children and results in wounds that require an optimal healing process. Post-circumcision wound healing is i...
AKTIVITAS EKSTRAK DAUN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI ALOKSAN
AKTIVITAS EKSTRAK DAUN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI ALOKSAN
Luka diabetik merupakan luka yang disebabkan oleh infeksi akibat dari tingginya glukosa darah ? 200 mg/dL. Daun Diospyros celebica Bakh., memiliki potensi antibakteri, antidiabetes...
Perbandingan Emulgel Topikal dan Minyak Oral Ikan Gabus Dalam Penyembuhan Luka
Perbandingan Emulgel Topikal dan Minyak Oral Ikan Gabus Dalam Penyembuhan Luka
Abstract. Wound healing is a complex biological process that occurs through several phases, including hemostasis, inflammation, proliferation, and remodeling. Various wound therapi...

Back to Top