Javascript must be enabled to continue!
Peran Nyai dalam Pelaksanaan Pendidikan di Pondok Pesantren Ashri Jember
View through CrossRef
A critical issue underlying this study is the public perception that a Nyai’s role in Islamic boarding schools (pesantren) stems solely from her husband’s influence as a Kyai, rather than from her own capacity. This study aims to identify and describe the roles of Nyai in formal and nonformal education at Pondok Pesantren Ashri Jember. Using a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. The findings reveal that Nyai plays essential roles as an educator and cultural mediator. In formal education, Nyai serves as a teacher, mentor, and leader, including establishing an Ibtidaiyah madrasah for dropout students. In nonformal education, Nyai’s role is more extensive due to 24-hour interaction with students, encompassing caregiving that fosters independence and Quran memorization, as well as serving as a role model in worship and leadership. The study concludes that Nyai at PPI Ashri is not merely a Kyai’s companion but an active educational change agent. It is recommended that further research explore Nyai’s contributions to community empowerment within pesantren.
Fenomena krusial yang melatarbelakangi penelitian ini adalah persepsi masyarakat bahwa peran Nyai di pesantren semata-mata karena pengaruh Kyai, bukan karena kapasitasnya sendiri. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan peran Nyai dalam pelaksanaan pendidikan formal dan nonformal di Pondok Pesantren Ashri Jember. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nyai memiliki peran penting sebagai pendidik dan mediator budaya. Dalam pendidikan formal, Nyai berperan sebagai pengajar, pembimbing, dan pemimpin, seperti membuka Madrasah Ibtidaiyah bagi santri putus sekolah. Dalam pendidikan nonformal, peran Nyai lebih besar karena interaksi 24 jam dengan santri, mencakup peran sebagai pengasuh yang membimbing kemandirian dan hafalan Al-Qur’an, serta sebagai sumber teladan dalam ibadah dan kepemimpinan. Kesimpulannya, Nyai di PPI Ashri tidak sekadar pendamping Kyai, melainkan agen perubahan pendidikan yang aktif. Direkomendasikan agar riset lanjutan mengeksplorasi kontribusi Nyai dalam pemberdayaan masyarakat pesantren.
Title: Peran Nyai dalam Pelaksanaan Pendidikan di Pondok Pesantren Ashri Jember
Description:
A critical issue underlying this study is the public perception that a Nyai’s role in Islamic boarding schools (pesantren) stems solely from her husband’s influence as a Kyai, rather than from her own capacity.
This study aims to identify and describe the roles of Nyai in formal and nonformal education at Pondok Pesantren Ashri Jember.
Using a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation.
The findings reveal that Nyai plays essential roles as an educator and cultural mediator.
In formal education, Nyai serves as a teacher, mentor, and leader, including establishing an Ibtidaiyah madrasah for dropout students.
In nonformal education, Nyai’s role is more extensive due to 24-hour interaction with students, encompassing caregiving that fosters independence and Quran memorization, as well as serving as a role model in worship and leadership.
The study concludes that Nyai at PPI Ashri is not merely a Kyai’s companion but an active educational change agent.
It is recommended that further research explore Nyai’s contributions to community empowerment within pesantren.
Fenomena krusial yang melatarbelakangi penelitian ini adalah persepsi masyarakat bahwa peran Nyai di pesantren semata-mata karena pengaruh Kyai, bukan karena kapasitasnya sendiri.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan peran Nyai dalam pelaksanaan pendidikan formal dan nonformal di Pondok Pesantren Ashri Jember.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nyai memiliki peran penting sebagai pendidik dan mediator budaya.
Dalam pendidikan formal, Nyai berperan sebagai pengajar, pembimbing, dan pemimpin, seperti membuka Madrasah Ibtidaiyah bagi santri putus sekolah.
Dalam pendidikan nonformal, peran Nyai lebih besar karena interaksi 24 jam dengan santri, mencakup peran sebagai pengasuh yang membimbing kemandirian dan hafalan Al-Qur’an, serta sebagai sumber teladan dalam ibadah dan kepemimpinan.
Kesimpulannya, Nyai di PPI Ashri tidak sekadar pendamping Kyai, melainkan agen perubahan pendidikan yang aktif.
Direkomendasikan agar riset lanjutan mengeksplorasi kontribusi Nyai dalam pemberdayaan masyarakat pesantren.
Related Results
Jejaring Ibu Nyai Pesantren Untuk Penguatan Kampanye Kesehatan Masyarakat
Jejaring Ibu Nyai Pesantren Untuk Penguatan Kampanye Kesehatan Masyarakat
Ibu Nyai (female scholars from pesantren) have high social capital in a paternalistic society, but their existence has yet to be studied. This paper aims to describe the potences o...
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN PERDAMAIAN DI PONDOK PESANTREN SANANUL HUDA SELOREJO BLITAR
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN PERDAMAIAN DI PONDOK PESANTREN SANANUL HUDA SELOREJO BLITAR
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang banyak menapung santri-santri dari berbagai daerah. Berlatar belakang daerah, budaya, bahasa serta kepr...
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pondok pesantren dalam mewujudkan generasi yang berakhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan manajemen strategi...
Bu Nyai Novelis And Bu Nyai Boardings-Based Economics: A Study of Bu Nyai Boardings-Style Economization In Indonesia
Bu Nyai Novelis And Bu Nyai Boardings-Based Economics: A Study of Bu Nyai Boardings-Style Economization In Indonesia
Purpose: The Paper is to study Bu Nyai novelist as the economic based of Bu Nyai based Islamic boarding schools in IndonesiaDesign/Method/Approach: This study the authors used a li...
MISE EN SCÈNE FILM NYAI KARYA GARIN NUGROHO
MISE EN SCÈNE FILM NYAI KARYA GARIN NUGROHO
Nyai (2016) merupakan sebuah film karya Garin Nugroho yang dibuat hanya dengan menggunakan satu kamera dan pengambilan gambarnya secara terus menerus tanpa henti (...
CITRA NYAI DALAM TIGA NOVEL INDONESIA
CITRA NYAI DALAM TIGA NOVEL INDONESIA
Nyai (the Javanese term for concubine) is one of the themes that is widely discussed in the realm of Indonesian literature starting from peranakan Chinese literature, literature du...
Manajemen Pondok Pesantren Darut Thalib Solok
Manajemen Pondok Pesantren Darut Thalib Solok
Berkembangnya model pondok pesantren salafiyah atau modern tentunya tidak lepas dari cara pengelolaan manajemen yang baik terutama pada proses perencanaan, pengorganisasian, pelaks...
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
Abstract:The role of pesantren education, since several centuries ago has contributed greatly to social reality. This view is inseparable from the role of pesantren as the last mor...

