Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Jejaring Ibu Nyai Pesantren Untuk Penguatan Kampanye Kesehatan Masyarakat

View through CrossRef
Ibu Nyai (female scholars from pesantren) have high social capital in a paternalistic society, but their existence has yet to be studied. This paper aims to describe the potences of Ibu Nyai, concern for healthy lifestyles, and the network of Ibu Nyai pesantren which can be used for education related to the public health. The research method used a qualitative hermeneutic-ethnographic approach. This research indicate that first, Ibu Nyai has a great potential and plays an important role to the decision-making of female students. Second, Ibu Nyai cares about a healthy and hygiene lifestyle with a strong religious rationalization. Ibu Nyai plays as a role model for female students in developing health care. Third, Ibu Nyai has a very close social network to both physical and inner relationships among her fellows. Thus, the district health office have to strengthen cooperation with the pesantren to provide a better public health education. Abstrak Ibu nyai memiliki modal sosial (social capital) yang tinggi pada masyarakat paternalistik namun keberadaan mereka masih banyak yang belum diungkap. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi, kepedulian terhadap pola hidup sehat, dan jejaring ibu nyai pesantren yang dapat dimanfaatkan untuk edukasi terkait kesehatan masyarakat. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif hermeneutik-etnografi. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa pertama, ibu nyai mempunyai potensi yang besar dan berperan penting dalam pengambil keputusan para santriwati. Kedua, ibu nyai memiliki kepedulian terhadap pola hidup sehat dan bersih dengan rasionalisasi keagamaan yang kuat. Ibu nyai berperan sebagai teladan bagi santriwati dalam menumbuhkembangkan kepedulian kesehatan. Ketiga, ibu nyai mempunyai jejaring sosial (social of network) yang sangat erat, meliputi hubungan lahiriyah dan batiniyah dengan para pengikutnya. Dinas kesehatan diharapkan menjalin kerjasama yang lebih baik dengan kalangan pesantren untuk memberikan edukasi kesehatan masyarakat.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Title: Jejaring Ibu Nyai Pesantren Untuk Penguatan Kampanye Kesehatan Masyarakat
Description:
Ibu Nyai (female scholars from pesantren) have high social capital in a paternalistic society, but their existence has yet to be studied.
This paper aims to describe the potences of Ibu Nyai, concern for healthy lifestyles, and the network of Ibu Nyai pesantren which can be used for education related to the public health.
The research method used a qualitative hermeneutic-ethnographic approach.
This research indicate that first, Ibu Nyai has a great potential and plays an important role to the decision-making of female students.
Second, Ibu Nyai cares about a healthy and hygiene lifestyle with a strong religious rationalization.
Ibu Nyai plays as a role model for female students in developing health care.
Third, Ibu Nyai has a very close social network to both physical and inner relationships among her fellows.
Thus, the district health office have to strengthen cooperation with the pesantren to provide a better public health education.
Abstrak Ibu nyai memiliki modal sosial (social capital) yang tinggi pada masyarakat paternalistik namun keberadaan mereka masih banyak yang belum diungkap.
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi, kepedulian terhadap pola hidup sehat, dan jejaring ibu nyai pesantren yang dapat dimanfaatkan untuk edukasi terkait kesehatan masyarakat.
Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif hermeneutik-etnografi.
Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa pertama, ibu nyai mempunyai potensi yang besar dan berperan penting dalam pengambil keputusan para santriwati.
Kedua, ibu nyai memiliki kepedulian terhadap pola hidup sehat dan bersih dengan rasionalisasi keagamaan yang kuat.
Ibu nyai berperan sebagai teladan bagi santriwati dalam menumbuhkembangkan kepedulian kesehatan.
Ketiga, ibu nyai mempunyai jejaring sosial (social of network) yang sangat erat, meliputi hubungan lahiriyah dan batiniyah dengan para pengikutnya.
Dinas kesehatan diharapkan menjalin kerjasama yang lebih baik dengan kalangan pesantren untuk memberikan edukasi kesehatan masyarakat.

Related Results

Peran Nyai dalam Pelaksanaan Pendidikan di Pondok Pesantren Ashri Jember
Peran Nyai dalam Pelaksanaan Pendidikan di Pondok Pesantren Ashri Jember
A critical issue underlying this study is the public perception that a Nyai’s role in Islamic boarding schools (pesantren) stems solely from her husband’s influence as a Kyai, rath...
Bu Nyai Novelis And Bu Nyai Boardings-Based Economics: A Study of Bu Nyai Boardings-Style Economization In Indonesia
Bu Nyai Novelis And Bu Nyai Boardings-Based Economics: A Study of Bu Nyai Boardings-Style Economization In Indonesia
Purpose: The Paper is to study Bu Nyai novelist as the economic based of Bu Nyai based Islamic boarding schools in IndonesiaDesign/Method/Approach: This study the authors used a li...
MISE EN SCÈNE FILM NYAI KARYA GARIN NUGROHO
MISE EN SCÈNE FILM NYAI KARYA GARIN NUGROHO
Nyai  (2016)  merupakan  sebuah  film  karya  Garin  Nugroho  yang  dibuat hanya  dengan  menggunakan  satu  kamera  dan  pengambilan  gambarnya  secara terus menerus tanpa henti (...
CITRA NYAI DALAM TIGA NOVEL INDONESIA
CITRA NYAI DALAM TIGA NOVEL INDONESIA
Nyai (the Javanese term for concubine) is one of the themes that is widely discussed in the realm of Indonesian literature starting from peranakan Chinese literature, literature du...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
Nilai Kearifan Lokal Dalam Memperingati Tradisi 1 Suro Nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati
Nilai Kearifan Lokal Dalam Memperingati Tradisi 1 Suro Nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati
The purpose of this study was to analyze the value of local wisdom in commemorating the tradition of 1 suro nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati. This study used a qualitative approa...
Nilai Kearifan Lokal Dalam Memperingati Tradisi 1 Suro Nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati
Nilai Kearifan Lokal Dalam Memperingati Tradisi 1 Suro Nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati
The purpose of this study was to analyze the value of local wisdom in commemorating the tradition of 1 suro nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati. This study used a qualitative approa...
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
Abstract:The role of pesantren education, since several centuries ago has contributed greatly to social reality. This view is inseparable from the role of pesantren as the last mor...

Back to Top