Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENDIDIK DALAM PERSPEKTIF HADITS RASULULLAH SAW

View through CrossRef
Guru sebagai pendidik merupakan suatu amanah yang sangat berat untuk dilaksanakan. Dikatakan berat, karena guru harus bisa membimbing dan mengarahkan peserta didiknya ke arah yang positif dan lebih baik, dari semua aspek yang ada pada peserta didik baik dari segi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dalam kaitannya dengan masalah tersebut, akan dibahas dalam penelitian ini berbagai asumsi yang diambil dari sumber kedua dalam agama Islam yakni Sunnah Rasul (hadits). Dalam sumber tersebut banyak sekali literatur-literatur yang membahas tentang pendidik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dengan jenis penelitian kalitatif, penganalisaan data lebih difokuskan pada penelitian perpustakaan (library research), yaitu berpedoman Sunnah Rasul (Hadits) sebagai referensi primer datanya, dan dibantu dengan buku-buku lain yang mendukung sebagai referensi sekunder dari beberapa pemikiran para tokoh ahli Hadits dan tokoh-tokoh pendidikan tentang tema pendidik. Teknik analisa dalam penelitian ini adalah teknik content analysis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang berbagai teori tentang pendidik (guru) dalam perspektif hadits Rasulullah saw. Dari hasil penelitian telah ditemukan beberapa hal diantaranya pendidik dalam perspektif hadits sebagai berikut: (1) Pendidik harus beriman,(2) Pendidik berniat ikhlas, (3) Pendidik harus berlapang dada,(4) Pendidik harus berlemah lembut dan tersenyum, (5) Pendidik harus memperhatikan kondisi muridnya. Kata Kunci: Pendidik, Perspektif Hadits
Universitas Jabal Ghafur
Title: PENDIDIK DALAM PERSPEKTIF HADITS RASULULLAH SAW
Description:
Guru sebagai pendidik merupakan suatu amanah yang sangat berat untuk dilaksanakan.
Dikatakan berat, karena guru harus bisa membimbing dan mengarahkan peserta didiknya ke arah yang positif dan lebih baik, dari semua aspek yang ada pada peserta didik baik dari segi kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Dalam kaitannya dengan masalah tersebut, akan dibahas dalam penelitian ini berbagai asumsi yang diambil dari sumber kedua dalam agama Islam yakni Sunnah Rasul (hadits).
Dalam sumber tersebut banyak sekali literatur-literatur yang membahas tentang pendidik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dengan jenis penelitian kalitatif, penganalisaan data lebih difokuskan pada penelitian perpustakaan (library research), yaitu berpedoman Sunnah Rasul (Hadits) sebagai referensi primer datanya, dan dibantu dengan buku-buku lain yang mendukung sebagai referensi sekunder dari beberapa pemikiran para tokoh ahli Hadits dan tokoh-tokoh pendidikan tentang tema pendidik.
Teknik analisa dalam penelitian ini adalah teknik content analysis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang berbagai teori tentang pendidik (guru) dalam perspektif hadits Rasulullah saw.
Dari hasil penelitian telah ditemukan beberapa hal diantaranya pendidik dalam perspektif hadits sebagai berikut: (1) Pendidik harus beriman,(2) Pendidik berniat ikhlas, (3) Pendidik harus berlapang dada,(4) Pendidik harus berlemah lembut dan tersenyum, (5) Pendidik harus memperhatikan kondisi muridnya.
Kata Kunci: Pendidik, Perspektif Hadits.

Related Results

I’LLAH HADIST; POSISI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESHAHIHAN HADIST
I’LLAH HADIST; POSISI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESHAHIHAN HADIST
The study of 'illah hadits is very important because it determines whether a hadits is truly authentic or not. This research aims to delve into the concept of 'illah hadits, its po...
MOTIVASI BELAJAR DALAM PERSPEKTIF AS-SUNNAH
MOTIVASI BELAJAR DALAM PERSPEKTIF AS-SUNNAH
Dalam Islam, niat dan motivasi memiliki peran penting untuk menilai kualitas sebuah amal. Bahkan diterima atau ditolaknya amal kebajikan seseorang di sisi Allah Swt sangat ditentuk...
Kritik Sanad terhadap Hadits Larangan Tertawa
Kritik Sanad terhadap Hadits Larangan Tertawa
Disuatu perkumpulan atau pertemuan dalam hubungan sosial, tertawa banyak dijumpai. Dikarenakan manusia memiliki kecenderungan terhadap kesenangan dan kebahagiaan, hal tersebut mamp...
Metode Kritik Autentisitas Hadis Irene Schneider
Metode Kritik Autentisitas Hadis Irene Schneider
<p class="06IsiAbstrak"><span lang="EN-GB">Hadits adalah salah satu sumber utama hukum Islam. Ilmuwan Muslim, sekarang dan dulu, mencoba untuk menyajikan model analisa ...
KONTRADIKSI DUA SUMBER HUKUM UTAMA DIALEKTIKA HADITS AHAD DAN QIYAS
KONTRADIKSI DUA SUMBER HUKUM UTAMA DIALEKTIKA HADITS AHAD DAN QIYAS
This article shows that even though the Sunnah/Hadîts and qiyâs has been agreed by four priests schools (al-a’immat al-arba‘ah) as a source of Islamic law (mashâdir al-Ahkam), in a...

Back to Top