Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Takhrij Hadits : Metodologi Kritik Sanad Dan Matan Untuk Memverifikasi Keshahihan Hadits

View through CrossRef
Takhrij hadits merupakan salah satu metode ilmiah yang sangat penting dalam kajian ilmu hadits klasik maupun kontemporer. Proses ini bertujuan untuk menelusuri sumber asal suatu hadits, serta menilai validitas sanad dan matannya melalui pendekatan sistematis yang berbasis ilmu musthalah al-hadits, jarh wa ta‘dil, dan kritik matan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari jurnal ilmiah dan literatur klasik seperti Taisir Musthalah al-Hadits, al-Kifayah fi Ilm al-Riwayah, dan Tahdzib al-Kamal. Hasil kajian menunjukkan bahwa kritik sanad menekankan kesinambungan rantai periwayatan dan integritas perawi, sementara kritik matan bertujuan menilai konsistensi isi hadits terhadap al-Qur’an, hadits mutawatir, dan rasionalitas. Dalam konteks kekinian, takhrij dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu metode manual dengan kitab-kitab hadits induk dan metode digital melalui platform seperti Maktabah Syamilah dan Sunnah.com. Kombinasi keduanya menghasilkan efisiensi dan akurasi dalam proses verifikasi hadits. Di era digital yang rawan penyebaran hadits palsu, takhrij berperan sebagai instrumen epistemologis untuk menjaga kemurnian ajaran Islam serta meningkatkan literasi hadits di kalangan masyarakat luas.
Title: Takhrij Hadits : Metodologi Kritik Sanad Dan Matan Untuk Memverifikasi Keshahihan Hadits
Description:
Takhrij hadits merupakan salah satu metode ilmiah yang sangat penting dalam kajian ilmu hadits klasik maupun kontemporer.
Proses ini bertujuan untuk menelusuri sumber asal suatu hadits, serta menilai validitas sanad dan matannya melalui pendekatan sistematis yang berbasis ilmu musthalah al-hadits, jarh wa ta‘dil, dan kritik matan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka.
Data diperoleh dari jurnal ilmiah dan literatur klasik seperti Taisir Musthalah al-Hadits, al-Kifayah fi Ilm al-Riwayah, dan Tahdzib al-Kamal.
Hasil kajian menunjukkan bahwa kritik sanad menekankan kesinambungan rantai periwayatan dan integritas perawi, sementara kritik matan bertujuan menilai konsistensi isi hadits terhadap al-Qur’an, hadits mutawatir, dan rasionalitas.
Dalam konteks kekinian, takhrij dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu metode manual dengan kitab-kitab hadits induk dan metode digital melalui platform seperti Maktabah Syamilah dan Sunnah.
com.
Kombinasi keduanya menghasilkan efisiensi dan akurasi dalam proses verifikasi hadits.
Di era digital yang rawan penyebaran hadits palsu, takhrij berperan sebagai instrumen epistemologis untuk menjaga kemurnian ajaran Islam serta meningkatkan literasi hadits di kalangan masyarakat luas.

Related Results

METODE TAKHRIJ HADIST DALAM MENAKAR KUALITAS HADIST NABI
METODE TAKHRIJ HADIST DALAM MENAKAR KUALITAS HADIST NABI
Takhrij hadits adalah proses penelitian yang bertujuan untuk menelusuri asal usul dan keabsahan hadits melalui penelusuran rantai periwayatan (sanad) dan penilaian kualitas teks (m...
MANHAJ KRITIK MATAN ‘Ā’ISYAH RA
MANHAJ KRITIK MATAN ‘Ā’ISYAH RA
Abstract : This paper discussed the methods used by ‘Ā’isyah as benchmark in criticizing matan hadith. The accusation against Islam about the lack of methodology in the study ...
ANALISA HUKUM HADITS HADITS JUAL BELI (AL- BUYU`)
ANALISA HUKUM HADITS HADITS JUAL BELI (AL- BUYU`)
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis hukum terhadap hadits-hadits yang menjadi dasar hukum yang berkaitan dengan transaksi jual beli (Al-Buyu`) dalam Islam melalui tak...
Kritik Sanad terhadap Hadits Larangan Tertawa
Kritik Sanad terhadap Hadits Larangan Tertawa
Disuatu perkumpulan atau pertemuan dalam hubungan sosial, tertawa banyak dijumpai. Dikarenakan manusia memiliki kecenderungan terhadap kesenangan dan kebahagiaan, hal tersebut mamp...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
Metode Kritik Sanad (Naqd Al-Sanad)
Metode Kritik Sanad (Naqd Al-Sanad)
Sanad merupakan salah satu unsur terpenting dalam hadis, sebagaimana telah dikenal bahwa hadis tersusun atas tiga unsur utama, yaitu sanad, matan, dan rawi. Sebagai sumber hukum Is...
Tradisi Periwayatan Umat Islam
Tradisi Periwayatan Umat Islam
Penelitian ini membahas tentang tradisi periwayatan umat Islam, khususnya tentang bidang-bidang pengaplikasian sanad. Setidaknya ada tiga bidang yang sering diiringi oleh sanad, ya...
KRITIK SENI DAN FUNGSI MELAKUKAN KRITIK SENI
KRITIK SENI DAN FUNGSI MELAKUKAN KRITIK SENI
Art criticism is a process of evaluating and inputting a work of art. The purpose of doing art criticism is to provide improvements to a work of art to make it even better. The met...

Back to Top