Javascript must be enabled to continue!
PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI BATANG ASAI KABUPATEN SAROLANGUN
View through CrossRef
Upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan khususnya beras telah dilakukan diantaranya melalui program pembangunan jaringan irigasi. Untuk dapat mengalirkan air dari bendung ke areal lahan irigasi maka diperlukan suatu jaringan irigasi. Pembangunan jaringan irigasi Batang Asai di Kabupaten Sarolangun merupakan salah satu kegiatan pembangunanan penunjang irigasi di Provinsi Jambi. Dengan potensi persawahan yang luas, diharapkan daerah irigasi ini akan menjadi lumbung padi khususnya bagi Kabupaten Sarolangun dan umumnya bagi Provinsi Jambi. Dari hasil analisa ketersediaan air dengan Metode F. J. Mock diketahui besarnya debit andalan pada Daerah Irigasi Batang Asai Kabupaten Sarolangun dapat memenuhi kebutuhan air untuk areal pertanian ˃1500 Ha, dengan sumber air berasal dari sungai Batang Asai yang mempunyai luas DPS secara keseluruhan ± 1262,4 km2 dan panjang sungai utamanya ± 104,1 km untuk mewujudkan harapan Pemerintah menjadikan daerah ini sebagai lumbung padi dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.Kata Kunci:Jaringan Irigasi, Ketersediaan Air, Kebutuhan Air, Areal Pertanian
Title: PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI BATANG ASAI KABUPATEN SAROLANGUN
Description:
Upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan khususnya beras telah dilakukan diantaranya melalui program pembangunan jaringan irigasi.
Untuk dapat mengalirkan air dari bendung ke areal lahan irigasi maka diperlukan suatu jaringan irigasi.
Pembangunan jaringan irigasi Batang Asai di Kabupaten Sarolangun merupakan salah satu kegiatan pembangunanan penunjang irigasi di Provinsi Jambi.
Dengan potensi persawahan yang luas, diharapkan daerah irigasi ini akan menjadi lumbung padi khususnya bagi Kabupaten Sarolangun dan umumnya bagi Provinsi Jambi.
Dari hasil analisa ketersediaan air dengan Metode F.
J.
Mock diketahui besarnya debit andalan pada Daerah Irigasi Batang Asai Kabupaten Sarolangun dapat memenuhi kebutuhan air untuk areal pertanian ˃1500 Ha, dengan sumber air berasal dari sungai Batang Asai yang mempunyai luas DPS secara keseluruhan ± 1262,4 km2 dan panjang sungai utamanya ± 104,1 km untuk mewujudkan harapan Pemerintah menjadikan daerah ini sebagai lumbung padi dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Kata Kunci:Jaringan Irigasi, Ketersediaan Air, Kebutuhan Air, Areal Pertanian.
Related Results
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA SISWA SMA 2 SAROLANGUN KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA SISWA SMA 2 SAROLANGUN KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA SISWA SMA 2 SAROLANGUN
KABUPATEN SAROLANGUN JAMBI
Erwinsyah
Email : erwiensyah555@gmail.com
Jurusan Keperawatan, S...
Analisis Strategi Pengembangan Hutan Kota Gunung Kembang Sarolangun Di Kabupaten Sarolangun
Analisis Strategi Pengembangan Hutan Kota Gunung Kembang Sarolangun Di Kabupaten Sarolangun
ABSTRACT
The Gunung Kembang Sarolangun City Forest is located in the Sarolangun Regency Government Office Complex. The urban forest was originally a biodiversity park and is includ...
Fungsi Pelaku dan Lingkungan Tindakan dalam Cerita Rakyat Sarolangun
Fungsi Pelaku dan Lingkungan Tindakan dalam Cerita Rakyat Sarolangun
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menguraikan kondisi dan keadaan dari identifikasi aspek-aspek fungsi pelaku, dan lingkungan tindakan yang terdapat pada...
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemberian irigasi tetes bertingkat yang menggunakan pipa lateral dari pipa Netafim (NTF) 12 mm dan PVC ½”, terhadap media tanah dalam...
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
The research aimed at studying on intangible assets at irrigation system management. The research method consisted oftwo stages. The first stage was data collecting which was done ...
PARTISIPASI ORGANISASI PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN MANGKUTANA
PARTISIPASI ORGANISASI PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN MANGKUTANA
Kecamatan Mangkutana dengan penduduk mayoritas petani dan memiliki sawah beririgasi seluas 2.383 HA, sehingga Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) sebagai penerima manfaat langsung...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elem...

