Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Pembelajaran Ensamble Violin Di Purwacaraka Musik Studio Padang (Violin Ensamble Learning Strategy at Purwacaraka Music Studio Padang)

View through CrossRef
Purwacaraka Music Studio (PCMS) Padang merupakan lembaga musik nonformal yang menawarkan berbagai macam jenis les musik, salah satunya violin. Strategi pembelajaran di PCMS Padang ialah berupa les privat dengan metode satu guru satu siswa. Namun yang menjadi pembeda les di Purwacaraka dengan tempat les musik lainnya ialah adanya kegiatan ensamble untuk masing-masing instrument. Kegiatan pembelajaran secara ensamble ini merupakan kegiatan ekstra sebagai peningkatan skill siswa-siswi dalam bermain bersama. Penelitian ini memaparkan bagaimana strategi pembelajaran ensambel violin di PCMS Padang, baik dari segi metode pembelajaran dan materi yang dipelajari. Adapun strategi pembelajaran dianalisis dan dikemukakan berdasarkan metode jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui tiga tahapan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa strategi pembelajaran ensambel violin di PCMS Padang menggunakan empat metode pembelajaran yaitu metode ceramah, metode demonstrasi, metode drill, dan evaluasi pembelajaran.Kata Kunci: Strategi Pembelajaran; Ensamble Violin; PCMS PadangABSTRACTPurwacaraka Music Studio (PCMS) of Padang was a non-formal music institution that had branches in almost all of Indonesia, one of them was in the city of which offered various types of music lessons, one of them was the violin. The learning strategy at PCMS Padang was in the form of private lessons with the one teacher, one student method. However, what distinguishes at Purwacaraka lessons different from other music lessons was the ensemble activity for each instrument. This ensemble learning activity was an extra activity as an increase in students' skills in playing together. This study described how the violin ensemble learning strategy at PCMS Padang, both in terms of learning methods and the material studied. The learning strategies were analyzed and put forward based on the type of qualitative descriptive research method. Research data collection was carried out through three stages, observation, interviews, and documentation. The results of this study explained that the violin ensemble learning strategy at PCMS Padang used four learning methods; the lecture method, demonstration method, drill method, and learning evaluation.Keywords: Learning Strategy; Violin Ensemble; PCMS Padang
Institut Seni Indonesia Padang Panjang
Title: Strategi Pembelajaran Ensamble Violin Di Purwacaraka Musik Studio Padang (Violin Ensamble Learning Strategy at Purwacaraka Music Studio Padang)
Description:
Purwacaraka Music Studio (PCMS) Padang merupakan lembaga musik nonformal yang menawarkan berbagai macam jenis les musik, salah satunya violin.
Strategi pembelajaran di PCMS Padang ialah berupa les privat dengan metode satu guru satu siswa.
Namun yang menjadi pembeda les di Purwacaraka dengan tempat les musik lainnya ialah adanya kegiatan ensamble untuk masing-masing instrument.
Kegiatan pembelajaran secara ensamble ini merupakan kegiatan ekstra sebagai peningkatan skill siswa-siswi dalam bermain bersama.
Penelitian ini memaparkan bagaimana strategi pembelajaran ensambel violin di PCMS Padang, baik dari segi metode pembelajaran dan materi yang dipelajari.
Adapun strategi pembelajaran dianalisis dan dikemukakan berdasarkan metode jenis penelitian deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui tiga tahapan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa strategi pembelajaran ensambel violin di PCMS Padang menggunakan empat metode pembelajaran yaitu metode ceramah, metode demonstrasi, metode drill, dan evaluasi pembelajaran.
Kata Kunci: Strategi Pembelajaran; Ensamble Violin; PCMS PadangABSTRACTPurwacaraka Music Studio (PCMS) of Padang was a non-formal music institution that had branches in almost all of Indonesia, one of them was in the city of which offered various types of music lessons, one of them was the violin.
The learning strategy at PCMS Padang was in the form of private lessons with the one teacher, one student method.
However, what distinguishes at Purwacaraka lessons different from other music lessons was the ensemble activity for each instrument.
This ensemble learning activity was an extra activity as an increase in students' skills in playing together.
This study described how the violin ensemble learning strategy at PCMS Padang, both in terms of learning methods and the material studied.
The learning strategies were analyzed and put forward based on the type of qualitative descriptive research method.
Research data collection was carried out through three stages, observation, interviews, and documentation.
The results of this study explained that the violin ensemble learning strategy at PCMS Padang used four learning methods; the lecture method, demonstration method, drill method, and learning evaluation.
Keywords: Learning Strategy; Violin Ensemble; PCMS Padang.

Related Results

Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Musik – Die schönste Nebensache
Musik – Die schönste Nebensache
Jugend und Musik ist ein Thema, dem sich die Medienpädagogik immer wieder von Neuem zuwenden muss. Die zentrale Position, die Musik im Fühlen, aber auch im Denken und Handeln der M...
Pendekatan literasi musik: Upaya mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar tentang keragaman budaya musik Indonesia
Pendekatan literasi musik: Upaya mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar tentang keragaman budaya musik Indonesia
Bagi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar, pembelajaran musik menjadi matakuliah wajib yang harus dituntaskan. Dalam masyarakat multikultural, siswa pendidikan guru sekolah dasa...
Analisis Musik Upacara Adat Bokas Di Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan
Analisis Musik Upacara Adat Bokas Di Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan
Musik merupakan bagian penting sebuah upacara dalam adat istiadat. Musik bagi msayarakat Dayak tidak hanya mempunyai peranan dalam kehidupan, tetapi mengandung nilai-nilai religius...
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
Abstract: Blood pressureand pulse rateis very important in the health sectorin general, and particularly in the field of medicine, since the blood pressure and pulse rateis a facto...
Music Theraphy
Music Theraphy
Berbagai permasalahan dalam pelaksanaan layanan konseling dialami konselor sekolah. Konselor belum mampu menerapkan konseling yang memiliki dampak yang signifikan bagi perubahan ti...
Pembelajaran Biola Di Lembaga Kursus Purwacaraka Music Studio Padang
Pembelajaran Biola Di Lembaga Kursus Purwacaraka Music Studio Padang
Purwacaraka Music Studio Padang adalah salah satu lembaga kursus yang bergerak dibidang instrumenmusik dan vocal. Biola diajarkan di Purwacaraka Music Studio Padang. Tujuan penelit...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

Back to Top