Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Pangan Lokal sebagai Upaya Mendukung Ketahanan Pangan di Desa Kotesan

View through CrossRef
Ketahanan pangan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan pencegahan stunting. Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten memiliki potensi besar dalam pengembangan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal melalui sektor pertanian dan perikanan. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan inovasi, keterampilan pengolahan serta rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai diversifikasi pangan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa Universitas Sebelas Maret melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Juli–Agustus 2025 dengan tema “Ketahanan Pangan Mandiri dan Pengentasan Kemiskinan”. Program ini berfokus pada edukasi diversifikasi pangan dan workshop pengolahan pangan alternatif berbasis bahan lokal, seperti nugget lele dan pudding singkong. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), dalam memanfaatkan sumber daya lokal menjadi produk pangan yang lebih beragam, bergizi, serta bernilai ekonomis. Kegiatan KKN di Desa Kotesan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kapasitas masyarakat sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan mengentaskan kemiskinan, tetapi juga sejalan dengan agenda pembangunan global untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.
Title: Pengembangan Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Pangan Lokal sebagai Upaya Mendukung Ketahanan Pangan di Desa Kotesan
Description:
Ketahanan pangan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan pencegahan stunting.
Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten memiliki potensi besar dalam pengembangan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal melalui sektor pertanian dan perikanan.
Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan inovasi, keterampilan pengolahan serta rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai diversifikasi pangan.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa Universitas Sebelas Maret melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Juli–Agustus 2025 dengan tema “Ketahanan Pangan Mandiri dan Pengentasan Kemiskinan”.
Program ini berfokus pada edukasi diversifikasi pangan dan workshop pengolahan pangan alternatif berbasis bahan lokal, seperti nugget lele dan pudding singkong.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), dalam memanfaatkan sumber daya lokal menjadi produk pangan yang lebih beragam, bergizi, serta bernilai ekonomis.
Kegiatan KKN di Desa Kotesan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kapasitas masyarakat sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan mengentaskan kemiskinan, tetapi juga sejalan dengan agenda pembangunan global untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Related Results

Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal
Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis capaian diversifikasi konsumsi pangan dan menyusun strategi pengembangan diversifikasi pangan berbasis pangan lokal. Data yang digunakan ad...
DIVERSIFIKASI KONSUMSI PANGAN BERBASIS POTENSI LOKAL KOTA TARAKAN
DIVERSIFIKASI KONSUMSI PANGAN BERBASIS POTENSI LOKAL KOTA TARAKAN
Diversifikasi konsumsi pangan akan memberikan manfaat yang besar, apabila mampu menggali dan mengembangkan potensi sumber-sumber pangan lokal. Namun diversifikasi pangan pokok atau...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Optimasi Web Sumber Daya Lokal untuk Pengembangan Potensi Desa pada Lembang Marinding Desa Kandora Kecamatan Mangkedek Kab. Tana Toraja
Optimasi Web Sumber Daya Lokal untuk Pengembangan Potensi Desa pada Lembang Marinding Desa Kandora Kecamatan Mangkedek Kab. Tana Toraja
Optimalisasi pemanfaatan potensi lokal merupakan salah satu langkah selanjutnya dalam keswadayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal. Potensi tersebut melip...
Model Pemberdayaan Kemandirian Pangan Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Adat Baduy
Model Pemberdayaan Kemandirian Pangan Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Adat Baduy
Krisis pangan global, perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan kerentanan sistem pangan modern mendorong pentingnya pengembangan model pangan berkelanjutan berbasis komunitas lok...
Diversifikasi Pangan Lokal untuk Ketahanan Pangan: Perspektif Teknologi dan Peningkatan Nilai Tambah
Diversifikasi Pangan Lokal untuk Ketahanan Pangan: Perspektif Teknologi dan Peningkatan Nilai Tambah
Disertifikasi pangan adalah upaya peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan berbasis pada potensi sumber daya lokal. Disertifikasi pangan lok...
PENGARUH DANA DESA TERHADAP KETAHANAN PANGAN: STUDI KASUS DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2024
PENGARUH DANA DESA TERHADAP KETAHANAN PANGAN: STUDI KASUS DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2024
Ketahanan pangan merupakan permasalahan kompleks di berbagai tingkat, mulai dari tingkat global hingga regional. Kabupaten Sleman mengalami masalah peningkatan konversi lahan perta...
Sosialisasi Ketahanan Pangan Lokal melalui Project Based Learning Berbasis Kimia Pangan pada Siswa SMA Al Falah Ketintang Surabaya
Sosialisasi Ketahanan Pangan Lokal melalui Project Based Learning Berbasis Kimia Pangan pada Siswa SMA Al Falah Ketintang Surabaya
Ketahanan pangan lokal merupakan isu strategis yang perlu diperkenalkan kepada generasi muda melalui kegiatan edukatif yang kontekstual. Namun, pemahaman siswa sekolah menengah ter...

Back to Top