Javascript must be enabled to continue!
PEMBERIAN TEKNIK WOOLWICH MASSAGE UNTUK MENGURANGI PERMASALAHAN MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA IBU POSTPARTUM DI KLINIK SAHARA KOTA PASURUAN
View through CrossRef
Latar Belakang: Menyusui adalah proses alami yang penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan membentuk ikatan emosional antara ibu dan bayi. Namun, tidak semua ibu dapat menyusui secara efektif. Ibu postpartum yang mengalami kelelahan dan penurunan hormon prolaktin serta oksitosin, dapat menyebabkan produksi dan pengeluaran ASI menurun. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemberian teknik woolwich massage dalam mengatasi masalah menyusui tidak efektif pada ibu postpartum. Metode: Pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan atau pendidikan kesehatan dan demonstrasi praktik yang dilakukan kepada ibu postpartum di Klinik Sahara sebanyak 20 orang dengan menggunakan media leaflet yang berisikan tentang terapi woolwich massage. Penilaian dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil: Pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu postpartum dalam pemberian teknik woolwich massage sebanyak 50% selama proses penyuluhan, penyuluhan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta yang menyimak dengan saksama sejak awal hingga akhir kegiatan. Sebagai petugas kesehatan, penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat serta menyampaikan informasi yang akurat mengenai manfaat pemberian teknik woolwich massage, dengan sasaran yang tepat, agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi berbagai permasalahan selama masa nifas. Kesimpulan: Teknik Woolwich massage terbukti efektif sebagai edukasi promotif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu postpartum dalam menghadapi masalah menyusui tidak efektif. Edukasi ini dapat dijadikan alternatif intervensi nonfarmakologis untuk mendukung keberhasilan menyusui.
Kata Kunci : Postpartum, Menyusui tidak efektif, Woolwich massage
Abstract
Background: Breastfeeding is an important natural process to fulfill nutritional needs and form an emotional bond between mother and baby. However, not all mothers can breastfeed effectively. Postpartum mothers who experience fatigue and a decrease in prolactin and oxytocin hormones, can cause decreased milk production and output. Objective: This community service aims to increase knowledge about the provision of woolwich massage techniques in overcoming the problem of ineffective breastfeeding in postpartum mothers. Methods: This service uses the method of counseling or health education and practical demonstrations conducted to postpartum mothers at the Sahara Clinic as many as 20 people using leaflet media containing woolwich massage therapy. The assessment was carried out with pre-test and post-test to measure the increase in knowledge. Results: This community service shows an increase in knowledge of postpartum women in providing woolwich massage techniques by 50% during the counseling process, the counseling took place with full enthusiasm from the participants who listened carefully from the beginning to the end of the activity. As health workers, it is important to provide education to the community and convey accurate information about the benefits of providing woolwich massage techniques, with the right target, in order to increase the knowledge and skills of the community in dealing with various problems during the postpartum period. Conclusion: Woolwich massage technique is proven to be effective as a promotive education in improving the knowledge and readiness of postpartum mothers in facing ineffective breastfeeding problems. This education can be used as an alternative nonpharmacological intervention to support successful breastfeeding.
Keywords : Postpartum, Ineffective breastfeeding, Woolwich massage
Stikes Pamenang Kediri
Title: PEMBERIAN TEKNIK WOOLWICH MASSAGE UNTUK MENGURANGI PERMASALAHAN MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA IBU POSTPARTUM DI KLINIK SAHARA KOTA PASURUAN
Description:
Latar Belakang: Menyusui adalah proses alami yang penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan membentuk ikatan emosional antara ibu dan bayi.
Namun, tidak semua ibu dapat menyusui secara efektif.
Ibu postpartum yang mengalami kelelahan dan penurunan hormon prolaktin serta oksitosin, dapat menyebabkan produksi dan pengeluaran ASI menurun.
Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemberian teknik woolwich massage dalam mengatasi masalah menyusui tidak efektif pada ibu postpartum.
Metode: Pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan atau pendidikan kesehatan dan demonstrasi praktik yang dilakukan kepada ibu postpartum di Klinik Sahara sebanyak 20 orang dengan menggunakan media leaflet yang berisikan tentang terapi woolwich massage.
Penilaian dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan.
Hasil: Pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu postpartum dalam pemberian teknik woolwich massage sebanyak 50% selama proses penyuluhan, penyuluhan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta yang menyimak dengan saksama sejak awal hingga akhir kegiatan.
Sebagai petugas kesehatan, penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat serta menyampaikan informasi yang akurat mengenai manfaat pemberian teknik woolwich massage, dengan sasaran yang tepat, agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi berbagai permasalahan selama masa nifas.
Kesimpulan: Teknik Woolwich massage terbukti efektif sebagai edukasi promotif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu postpartum dalam menghadapi masalah menyusui tidak efektif.
Edukasi ini dapat dijadikan alternatif intervensi nonfarmakologis untuk mendukung keberhasilan menyusui.
Kata Kunci : Postpartum, Menyusui tidak efektif, Woolwich massage
Abstract
Background: Breastfeeding is an important natural process to fulfill nutritional needs and form an emotional bond between mother and baby.
However, not all mothers can breastfeed effectively.
Postpartum mothers who experience fatigue and a decrease in prolactin and oxytocin hormones, can cause decreased milk production and output.
Objective: This community service aims to increase knowledge about the provision of woolwich massage techniques in overcoming the problem of ineffective breastfeeding in postpartum mothers.
Methods: This service uses the method of counseling or health education and practical demonstrations conducted to postpartum mothers at the Sahara Clinic as many as 20 people using leaflet media containing woolwich massage therapy.
The assessment was carried out with pre-test and post-test to measure the increase in knowledge.
Results: This community service shows an increase in knowledge of postpartum women in providing woolwich massage techniques by 50% during the counseling process, the counseling took place with full enthusiasm from the participants who listened carefully from the beginning to the end of the activity.
As health workers, it is important to provide education to the community and convey accurate information about the benefits of providing woolwich massage techniques, with the right target, in order to increase the knowledge and skills of the community in dealing with various problems during the postpartum period.
Conclusion: Woolwich massage technique is proven to be effective as a promotive education in improving the knowledge and readiness of postpartum mothers in facing ineffective breastfeeding problems.
This education can be used as an alternative nonpharmacological intervention to support successful breastfeeding.
Keywords : Postpartum, Ineffective breastfeeding, Woolwich massage
.
Related Results
BABY MASSAGE DAN BABY SWIMMING LEBIH BERPENGARUH DARI BABY MASSAGE DAN BABY GYM TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3-6 BULAN
BABY MASSAGE DAN BABY SWIMMING LEBIH BERPENGARUH DARI BABY MASSAGE DAN BABY GYM TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3-6 BULAN
<div class="WordSection1"><p align="center"><strong>ABSTRAK</strong></p><p>Kualitas tidur bayi sangat berpengaruh pada pertumbuhan bayi. Untuk m...
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MELALUI PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN TENTANG MASSAGE EFFLEURAGE UNTUK MENGURANGI TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MELALUI PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN TENTANG MASSAGE EFFLEURAGE UNTUK MENGURANGI TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
Abstrak
Rasa nyeri pada persalinan adalah manifestasi dari adanya kontraksi atau pemendekan otot rahim yang menimbulkan rasa sakit pada pinggang, daerah perut dan menjala...
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
Pemberian ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk k...
Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primigravida Di Desa Gayaman Mojoanyar Mojokerto
Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primigravida Di Desa Gayaman Mojoanyar Mojokerto
Menurut UNICEF, cakupan ASI eksklusif enam bulan di Indonesia masih jauh dari rata-rata dunia, yaitu 38%. Menyusui merupakan pemberian makanan kepada bayi yang secara langsung dari...
Hubungan Pengetahuan Dengan Penerapan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Malangke
Hubungan Pengetahuan Dengan Penerapan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Malangke
Permasalahan pemberian ASI bukan hanya dikaitkan akan pengetahuan dan teknik menyusui yang masih kurang dipahami oleh seorang ibu tetapi juga dikarenakan kondisi emosional yang dia...
HUBUNGAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES DENGAN KEMAMPUAN MENYUSUI PADA IBU POSTPARTUM DI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING YOGYAKARTA
HUBUNGAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES DENGAN KEMAMPUAN MENYUSUI PADA IBU POSTPARTUM DI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING YOGYAKARTA
Ketidakmampuan menyusui dengan baik dan benar adalah salah satu masalah pada saat ibu mulai menyusui bayinya. Jika tidak segera ditangani akan mengakibatkan kekhawatiran dan kecema...
Pijat Oksitosin pada Ibu Postpartum sebagai Upaya Meningkatkan Produksi Asi
Pijat Oksitosin pada Ibu Postpartum sebagai Upaya Meningkatkan Produksi Asi
Breast milk not coming out is a condition where breast milk is not produced or there is little milk production. This is due to the influence of the oxytocin hormone which is not wo...
Dukungan SIMS (Suami dalam Persiapan Menyusui) pada Ibu Hamil dengan dan tanpa Pengalaman Menyusui: Studi Komparatif Di Desa Wisata Panji, Buleleng
Dukungan SIMS (Suami dalam Persiapan Menyusui) pada Ibu Hamil dengan dan tanpa Pengalaman Menyusui: Studi Komparatif Di Desa Wisata Panji, Buleleng
Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan pondasi utama nutrisi untuk bayi baru lahir. Meskipun ASI sangat penting dikonsumsi oleh bayi baru lahir, namun belum semua ibu member...

