Javascript must be enabled to continue!
PEMAHAMAN KUALITAS GIZI DAN KEHALALAN PROGRAM MBG DALAM PERSPEKTIF MAHASISWA GIZI : TINJAUAN HADIS NABI MUHAMMAD SAW TERHADAP ISU KONTAMINASI DAN PANGAN ULTRA – PROSES
View through CrossRef
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan status gizi anak dan mengurangi kerawanan pangan di Indonesia, dengan tinjauan khusus pada hadis Nabi Muhammad SAW terkait isu kontaminasi dan pangan ultra-proses. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemahaman mahasiswa Gizi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terhadap kualitas gizi dan kehalalan makanan dalam program MBG. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan 53 mahasiswa gizi angkatan 2023–2025 sebagai informan yang dipilih melalui teknik convenience sampling berbasis waktu. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan Google Form dan diskusi kelompok terfokus, kemudian dianalisis dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memahami pentingnya kualitas gizi (98,1% paham/sangat paham), meskipun sebagian menilai standar gizi MBG masih perlu ditingkatkan. Sebanyak 94,3% responden menilai aspek kehalalan sangat penting, namun pemahaman terhadap prinsip hadis Nabi SAW masih terbatas (56,6% kurang paham). Tingkat keyakinan bahwa makanan MBG bebas dari kontaminasi bahan haram cukup tinggi (69,8%), meski masih ada keraguan. Dukungan masyarakat terhadap pengawasan ketat kualitas gizi dan kehalalan juga sangat kuat (88,7%), dengan 79,2% responden sangat percaya bahwa makanan halal dan bergizi berdampak positif pada kesehatan fisik dan spiritual. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa aspek gizi dan kehalalan dalam MBG tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, tetapi juga memenuhi tuntunan spiritual sesuai nilai Islam, sehingga diperlukan penguatan pengawasan dan edukasi berbasis agama agar program MBG dapat dijalankan secara optimal dan berkelanjutan.
Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Title: PEMAHAMAN KUALITAS GIZI DAN KEHALALAN PROGRAM MBG DALAM PERSPEKTIF MAHASISWA GIZI : TINJAUAN HADIS NABI MUHAMMAD SAW TERHADAP ISU KONTAMINASI DAN PANGAN ULTRA – PROSES
Description:
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan status gizi anak dan mengurangi kerawanan pangan di Indonesia, dengan tinjauan khusus pada hadis Nabi Muhammad SAW terkait isu kontaminasi dan pangan ultra-proses.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pemahaman mahasiswa Gizi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terhadap kualitas gizi dan kehalalan makanan dalam program MBG.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan 53 mahasiswa gizi angkatan 2023–2025 sebagai informan yang dipilih melalui teknik convenience sampling berbasis waktu.
Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan Google Form dan diskusi kelompok terfokus, kemudian dianalisis dengan pendekatan tematik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memahami pentingnya kualitas gizi (98,1% paham/sangat paham), meskipun sebagian menilai standar gizi MBG masih perlu ditingkatkan.
Sebanyak 94,3% responden menilai aspek kehalalan sangat penting, namun pemahaman terhadap prinsip hadis Nabi SAW masih terbatas (56,6% kurang paham).
Tingkat keyakinan bahwa makanan MBG bebas dari kontaminasi bahan haram cukup tinggi (69,8%), meski masih ada keraguan.
Dukungan masyarakat terhadap pengawasan ketat kualitas gizi dan kehalalan juga sangat kuat (88,7%), dengan 79,2% responden sangat percaya bahwa makanan halal dan bergizi berdampak positif pada kesehatan fisik dan spiritual.
Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa aspek gizi dan kehalalan dalam MBG tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, tetapi juga memenuhi tuntunan spiritual sesuai nilai Islam, sehingga diperlukan penguatan pengawasan dan edukasi berbasis agama agar program MBG dapat dijalankan secara optimal dan berkelanjutan.
Related Results
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Hadis Nabi dalam hierarki sumber hukum Islam berada pada kedudukan kedua selepas al-Quran. Hadis berfungsi untuk menjelaskan, menafsirkan apa yang terkandung dalam al-Qur...
GAMBARAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL PANGAN BERDASARKAN STATUS GIZI MAHASISWA GIZI POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN 2023
GAMBARAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL PANGAN BERDASARKAN STATUS GIZI MAHASISWA GIZI POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN 2023
ABSTRAK
Label gizi merupakan informasi yang ditujukan kepada masyarakat untuk memberikan informasi terkait manfaat dan kandungan gizi makanan dalam kemasan tersebut. Membac...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-...
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
Penelitian ini bermaksud menjelaskan penelitian hadis menurut standar prosedur ilmiah penelitian hadis yang disebut saintifik hadis. Wacana saintifik hadis dalam konstruksi kesahih...

