Javascript must be enabled to continue!
TRANSPLANTASI ORGAN TUBUH DALAM PANDANGAN ULAMA SUMATERA UTARA
View through CrossRef
Transplantasi organ dan jaringan tubuh manusia merupakan tindakan medis yang sangat bermanfaat bagi pasien dengan gangguan fungsi organ tubuh yang berat. Ini adalah terapi pengganti (alternatif) yang merupakan upaya terbaik untuk menolong pasien dengan kegagalan organnya. Dewasa ini dunia kedokteran terus berkembang dengan penemuannya yang baru pula, dan walaupun pada masa sekarang ini pelaksanaan pencangkokan organ tubuh banyak dilakukan, namun tindakan medis seperti ini tidak serta merta dapat dilakukan begitu saja, karena mesti mempertimbngkan faktor non medis yaitu dari segi agama, hukum, budaya, etika dan moral.
Secara umum pandangan Ulama Sumatera Utara Membolehkan pencangkokan organ tubuh jika didalamnya ada hajat yang mendesak( Urgen) dan dengan pertimbangan kerusakan yang lebih berat boleh dihilangkan dengan mendatangkan kerusakan yang lebih ringan. Dan tidak melenceng dari tujuan kemanusiaan serta menghindari kasus penyalahgunaan, distorsi pelacuran medis dan eksploitasi rendah yang menjadikannya komoditi dan ajang bisnis sehingga justru menampilkan perilaku tidak manusiawi.
Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura Langkat
Title: TRANSPLANTASI ORGAN TUBUH DALAM PANDANGAN ULAMA SUMATERA UTARA
Description:
Transplantasi organ dan jaringan tubuh manusia merupakan tindakan medis yang sangat bermanfaat bagi pasien dengan gangguan fungsi organ tubuh yang berat.
Ini adalah terapi pengganti (alternatif) yang merupakan upaya terbaik untuk menolong pasien dengan kegagalan organnya.
Dewasa ini dunia kedokteran terus berkembang dengan penemuannya yang baru pula, dan walaupun pada masa sekarang ini pelaksanaan pencangkokan organ tubuh banyak dilakukan, namun tindakan medis seperti ini tidak serta merta dapat dilakukan begitu saja, karena mesti mempertimbngkan faktor non medis yaitu dari segi agama, hukum, budaya, etika dan moral.
Secara umum pandangan Ulama Sumatera Utara Membolehkan pencangkokan organ tubuh jika didalamnya ada hajat yang mendesak( Urgen) dan dengan pertimbangan kerusakan yang lebih berat boleh dihilangkan dengan mendatangkan kerusakan yang lebih ringan.
Dan tidak melenceng dari tujuan kemanusiaan serta menghindari kasus penyalahgunaan, distorsi pelacuran medis dan eksploitasi rendah yang menjadikannya komoditi dan ajang bisnis sehingga justru menampilkan perilaku tidak manusiawi.
Related Results
Kontekstualisasi Hadis Tentang Transplantasi
Kontekstualisasi Hadis Tentang Transplantasi
Organ transplantation as a medical technique is a new improvement
and discovery in the world of modern medicine. For example, the
first successfully heart Transplantation was car...
KEBIJAKAN TRANSPLANTASI GINJAL DI INDONESIA
KEBIJAKAN TRANSPLANTASI GINJAL DI INDONESIA
Within the last few years there have been an increasing number of patients with end stage renal desease (ESRD). But the increase is not offset by the amount of the maximum service ...
FILM KUCUMBU TUBUH INDAHKU DALAM PERSPEKTIF FENOMENOLOGI TUBUH MERLEAU-PONTY
FILM KUCUMBU TUBUH INDAHKU DALAM PERSPEKTIF FENOMENOLOGI TUBUH MERLEAU-PONTY
Abstrak: Penelitian ini berangkat dari permasalahan relasi tubuh dan jiwa yang telah diperdebatkan selama berabad-abad oleh para pemikir Barat. Salah satu film yang cukup menyita p...
TRANSPLANTASI ORGAN TUBUH TERPIDANA MATI
TRANSPLANTASI ORGAN TUBUH TERPIDANA MATI
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah aspek hukum pidana terhadap pengaturan transplantasi organ tubuh manusia di Indonesia dan bagaimanakah konse...
Transplantasi (Pencangkokan) Organ Tubuh Menurut Hukum Islam
Transplantasi (Pencangkokan) Organ Tubuh Menurut Hukum Islam
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang kedokteran (salah satunya adalah transplantasi), telah membawa pengaruh yang sangat positif dalam kehidupan manusia, Teknik...
Peran Buya Gusrizal Gazahar di Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat
Peran Buya Gusrizal Gazahar di Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat
AbstrakMUI Sumatra Barat masa kepemimpinan Buya Gusrizal Gazahar memahami pergolakan dan perubahan sosial seperti perubahan. Masa kepemimpinnya di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sum...
Hukum Fiqih tentang Transplantasi Organ: Perspektif Maqashid Syariah
Hukum Fiqih tentang Transplantasi Organ: Perspektif Maqashid Syariah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami hukum fiqih terkait transplantasi organ yang semakin relevan dalam konteks medis modern. Tujuan utama penelitian ini a...
AMBIGUITAS TUBUH PEREMPUAN DALAM PRAKTIK SURROGATE MOTHER DALAM NOVEL A HOUSE FOR HAPPY MOTHER KARYA AMULYA MALLADI
AMBIGUITAS TUBUH PEREMPUAN DALAM PRAKTIK SURROGATE MOTHER DALAM NOVEL A HOUSE FOR HAPPY MOTHER KARYA AMULYA MALLADI
The research was aimed at describing the ambiguity of women’s bodies involved in surrogate motherhood in the novel "A House for Happy Mothers" by Amulya Malladi. The theory in this...

