Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH JENIS KAIN TERHADAP HASIL JADI BLUS ZERO WASTE TEKNIK GEOMETRIC PATTERN CUTTING
View through CrossRef
Zero waste fashion merupakan pendekatan dalam industri fesyen yang bertujuan untuk meminimalkan bahkan menghilangkan limbah produksi pakaian. Salah satu teknik yang efektif dalam penerapan konsep ini adalah geometric pattern cutting (geo cut), yang mampu mengoptimalkan pemakaian kain tanpa sisa. Namun, penelitian terdahulu lebih berfokus pada aspek reduksi limbah, sementara kesesuaian jenis kain terhadap pola yang digunakan belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kain, yaitu katun Toyobo Premium dan katun Madinah, terhadap hasil jadi blus zero waste dengan teknik geometric pattern cutting. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan objek berupa dua jenis blus dari bahan berbeda. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang disebarkan kepada 15 panelis, terdiri dari 3 dosen IKK UNP dan 12 mahasiswa S1 Tata Busana UNP Angkatan 2021. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blus berbahan katun Madinah memperoleh tingkat kelayakan tertinggi dengan rata-rata 84,5% (sangat sesuai), sedangkan blus berbahan katun Toyobo Premium memperoleh rata-rata 77,6% (sesuai). Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan jenis kain yang tepat untuk mendukung keberhasilan penerapan teknik geometric pattern cutting dalam konsep zero waste fashion.
Balitbangda Provinsi Lampung
Title: PENGARUH JENIS KAIN TERHADAP HASIL JADI BLUS ZERO WASTE TEKNIK GEOMETRIC PATTERN CUTTING
Description:
Zero waste fashion merupakan pendekatan dalam industri fesyen yang bertujuan untuk meminimalkan bahkan menghilangkan limbah produksi pakaian.
Salah satu teknik yang efektif dalam penerapan konsep ini adalah geometric pattern cutting (geo cut), yang mampu mengoptimalkan pemakaian kain tanpa sisa.
Namun, penelitian terdahulu lebih berfokus pada aspek reduksi limbah, sementara kesesuaian jenis kain terhadap pola yang digunakan belum banyak dikaji.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kain, yaitu katun Toyobo Premium dan katun Madinah, terhadap hasil jadi blus zero waste dengan teknik geometric pattern cutting.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan objek berupa dua jenis blus dari bahan berbeda.
Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang disebarkan kepada 15 panelis, terdiri dari 3 dosen IKK UNP dan 12 mahasiswa S1 Tata Busana UNP Angkatan 2021.
Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan uji independent sample t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa blus berbahan katun Madinah memperoleh tingkat kelayakan tertinggi dengan rata-rata 84,5% (sangat sesuai), sedangkan blus berbahan katun Toyobo Premium memperoleh rata-rata 77,6% (sesuai).
Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan jenis kain yang tepat untuk mendukung keberhasilan penerapan teknik geometric pattern cutting dalam konsep zero waste fashion.
.
Related Results
PENGETAHUAN MAHASISWA TATA BUSANA TENTANG ZERO WASTE PATTERN
PENGETAHUAN MAHASISWA TATA BUSANA TENTANG ZERO WASTE PATTERN
Textile waste is one of the 2nd largest types of waste in the world. The increasing amount of textile waste will have an impact on the environment. There has not been much developm...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Analisis Blus Dan Rok Suai dengan Penerapan Teknik Smock Melati
Analisis Blus Dan Rok Suai dengan Penerapan Teknik Smock Melati
ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian rekayasa atau eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui 1) desain penerapan teknik smock melati pada blus dan rok suai; dan 2) proses...
KAIN TENUN DI INDUSTRI MODE INDONESIA
KAIN TENUN DI INDUSTRI MODE INDONESIA
Indonesia, negeri yang diberkati dengan sejuta kekayaan. Mulai dari kekayaan alam hingga kekayaan budaya. Dalam dunia mode, sebenarnya terdapat banyak sekali kekayaan budaya Indone...
Penerapan Stilasi pada Motif Kain Tenun Blongsong Palembang
Penerapan Stilasi pada Motif Kain Tenun Blongsong Palembang
Blongsong merupakan salah satu kain tenun khas Palembang. Daerah yang terkenal menghasilkan kain tenun ini adalah Kelurahan Tuan Kentang. Merujuk pada sejarahnya, kain tenun blongs...
PERBANDINGAN HASIL JADI ECOPRINT TEKNIK BOILING DAN TEKNIK STEAMING PADA TOTE BAG KAIN KATUN
PERBANDINGAN HASIL JADI ECOPRINT TEKNIK BOILING DAN TEKNIK STEAMING PADA TOTE BAG KAIN KATUN
Ecoprint merupakan teknik pewarnaan yang pembuatannya ramah lingkungan karena menggunakan bahan dari tumbuhan seperti daun pepaya. Ecoprint memiliki tiga teknik yaitu boiling, stea...
PENCITRAAN BUDAYA POLITIK DALAM MOTIF TENUN SONGKET PALEMBANG ABAD KE-18-19 MASEHI
PENCITRAAN BUDAYA POLITIK DALAM MOTIF TENUN SONGKET PALEMBANG ABAD KE-18-19 MASEHI
Kain tenun songket adalah kain mewah yang aslinya memerlukan sejumlah emas asli untuk dijadikan benang emas, kemudian menjadi kain yang cantik. Kain songket merupakan kain tradisio...
Proses Pembuatan Batik Gambo Di Desa Toman
Proses Pembuatan Batik Gambo Di Desa Toman
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembuatan Batik Gambo di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin. Dalam penelitian ini menggu...

