Javascript must be enabled to continue!
Analisa Pemanfaatan Embung Woro Untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Irigasi Desa Woro Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro
View through CrossRef
Musim kemarau sering menyebabkan kekeringan di ratusan hektar sawah, serta berkurangnya debit air dari sumber irigasi, memperparah situasi tersebut. Hal ini menjadi tantangan bagi petani di berbagai wilayah, termasuk di Desa Woro, Kecamatan Kepohbaru. Oleh karena itu, penelitian dalam Tugas Akhir (TA) ini dilakukan untuk menganalisis kinerja dan pemanfaatan Embung Woro di Desa Woro, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan air irigasi dan ketersediaan air di Embung Woro. Dengan informasi ini, diharapkan dapat digunakan sebagai pedoman dalam mengoperasikan embung secara efektif selama satu musim tanam. Faktor utama yang mempengaruhi kinerja dan pemanfaatan embung untuk lahan pertanian adalah luas lahan tanam yang produktif di daerah studi. Untuk menganalisis ketersediaan air yang diperlukan guna meningkatkan hasil panen dan tanaman palawija, digunakan metode perhitungan Faktor Polowijo Relatif (FPR) dan Luas Polowijo Relatif (LPR). Metode ini sudah ditetapkan di wilayah Jawa Timur. Proyeksi hasil perhitungan tersebut kemudian digunakan untuk menentukan jumlah ketersediaan air di Embung Woro. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kebutuhan dan ketersediaan air di Embung Woro, sehingga embung dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas pertanian di Desa Woro. Dengan demikian, petani di daerah tersebut dapat lebih siap menghadapi musim kemarau dan tetap dapat menjaga produktivitas lahan pertanian mereka
Universitas Bojonegoro
Title: Analisa Pemanfaatan Embung Woro Untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Irigasi Desa Woro Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro
Description:
Musim kemarau sering menyebabkan kekeringan di ratusan hektar sawah, serta berkurangnya debit air dari sumber irigasi, memperparah situasi tersebut.
Hal ini menjadi tantangan bagi petani di berbagai wilayah, termasuk di Desa Woro, Kecamatan Kepohbaru.
Oleh karena itu, penelitian dalam Tugas Akhir (TA) ini dilakukan untuk menganalisis kinerja dan pemanfaatan Embung Woro di Desa Woro, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan air irigasi dan ketersediaan air di Embung Woro.
Dengan informasi ini, diharapkan dapat digunakan sebagai pedoman dalam mengoperasikan embung secara efektif selama satu musim tanam.
Faktor utama yang mempengaruhi kinerja dan pemanfaatan embung untuk lahan pertanian adalah luas lahan tanam yang produktif di daerah studi.
Untuk menganalisis ketersediaan air yang diperlukan guna meningkatkan hasil panen dan tanaman palawija, digunakan metode perhitungan Faktor Polowijo Relatif (FPR) dan Luas Polowijo Relatif (LPR).
Metode ini sudah ditetapkan di wilayah Jawa Timur.
Proyeksi hasil perhitungan tersebut kemudian digunakan untuk menentukan jumlah ketersediaan air di Embung Woro.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kebutuhan dan ketersediaan air di Embung Woro, sehingga embung dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas pertanian di Desa Woro.
Dengan demikian, petani di daerah tersebut dapat lebih siap menghadapi musim kemarau dan tetap dapat menjaga produktivitas lahan pertanian mereka.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERENCANAAN EMBUNG HIANG, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT
PERENCANAAN EMBUNG HIANG, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT
Embung Hiang adalah embung desa yang terletak di Desa Haur Kuning Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Embung Hiang merupakan bagian dari program pemerintah daerah ...
Evaluasi Neraca Air Pada Irigasi Kuok II
Evaluasi Neraca Air Pada Irigasi Kuok II
[IN]
Daerah irigasi kuok II memiliki luas sawah sekitar 200 hektar, sumber air irigasinya di supplay dari sungai irigasi kuok II. Permasalahan ketersediaan air didaerah irigasi in...
ANALISIS DAERAH IRIGASI KATIMIN KABUPATEN SORONG
ANALISIS DAERAH IRIGASI KATIMIN KABUPATEN SORONG
Kabupaten Sorong berbatasan dengan Kabupaten Raja Ampat di sebalah utara dan baratnya, sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Sorong Selatan dan sebelah timur berbat...
Partisipasi Petani dalam Pengelolaan Irigasi di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar
Partisipasi Petani dalam Pengelolaan Irigasi di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar
Abstrak - Saat musim kemarau kebutuhan air bagi tanaman tidak dapat terpenuhi yang menyebabkan area persawahan kering tanpa adanya genangan air, sedangkan pada saat musim penghujan...
DETAIL DESAIN EMBUNG DANAU KERING KOTA PADANG
DETAIL DESAIN EMBUNG DANAU KERING KOTA PADANG
Air dibutuhkan dalam kehidupan sedang ketersediaan air dari tahun ke tahun semakin berkurang sebaliknya kebutuhan akan air semakin meningkat setiap tahunnya. Kebutuhan air sebagai ...
Optimasi Irigasi Dengan Penyesuaian Pola Tanam (Studi Kasus Daerah Irigasi Desa Temayang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban)
Optimasi Irigasi Dengan Penyesuaian Pola Tanam (Studi Kasus Daerah Irigasi Desa Temayang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban)
Desa Temayang memiliki Daerah pertanian yang cukup luas yaitu 293.02 Ha dan yang berstatus sawah adalah 98.8 Ha. Pada musim penghujan tanaman pokok yang ditanam petani di desa ter...
Analisis Kelayakan Usaha Ternak Kambing Gibas Di Desa Nglumber Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro
Analisis Kelayakan Usaha Ternak Kambing Gibas Di Desa Nglumber Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro
This research aims to analyze the income, profits and feasibility of the gibas goat farming business in Nglumber Village, Kepohbaru District, Bojonegoro Regency. This research used...

