Javascript must be enabled to continue!
Pola Warna Sapi Taro
View through CrossRef
Sapi taro merupakan kelompok sapi yang memiliki keunikan berbeda dari sapi bali dengan jumlah populasi yang relatif kecil dan dipelihara di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali serta disucikan dan digunakan dalam upacara keagamaan. Sapi taro memiliki ciri khas yaitu rambut, kulit, iris mata, kuku, dan tanduk berwarna putih. Perbedaan warna rambut/kulit sapi taro disebabkan oleh adanya pengaruh dari pigmen melanin. Penelitian ini adalah observasional study yang menggunakan teknik purposive sampling dimana dilakukan pengamatan kulit sapi taro pada 52 ekor sapi jantan dan betina yang terdapat di Yayasan Lembu Putih dengan tujuan sebagai informasi dan bukti ilmiah serta pedoman dan acuan untuk penelitian selanjutnya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan frekuensi relatif (persentase). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat warna lain yang ditemukan. Terdapat enam warna sapi taro yaitu warna putih kemerahan dengan total 40,39%, pada betina sebanyak 32,69% dan jantan 7,69%; warna putih gading dengan total 38,46%, pada betina 17,31% dan jantan 21,15%; warna putih dengan total 1,92% yang hanya ditemukan pada betina; warna sudamala dan cemeng hanya ditemukan pada populasi jantan masing-masing 7,69% dan 3,85%; dan warna coklat hanya ditemukan pada populasi betina sebanyak 7,69%. Diperlukan perbaikan mengenai manajemen pemeliharan dan manajemen perkawinan, sistem recording serta pengecekan sapi taro secara rutin tiap tahun.
Title: Pola Warna Sapi Taro
Description:
Sapi taro merupakan kelompok sapi yang memiliki keunikan berbeda dari sapi bali dengan jumlah populasi yang relatif kecil dan dipelihara di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali serta disucikan dan digunakan dalam upacara keagamaan.
Sapi taro memiliki ciri khas yaitu rambut, kulit, iris mata, kuku, dan tanduk berwarna putih.
Perbedaan warna rambut/kulit sapi taro disebabkan oleh adanya pengaruh dari pigmen melanin.
Penelitian ini adalah observasional study yang menggunakan teknik purposive sampling dimana dilakukan pengamatan kulit sapi taro pada 52 ekor sapi jantan dan betina yang terdapat di Yayasan Lembu Putih dengan tujuan sebagai informasi dan bukti ilmiah serta pedoman dan acuan untuk penelitian selanjutnya.
Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan frekuensi relatif (persentase).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat warna lain yang ditemukan.
Terdapat enam warna sapi taro yaitu warna putih kemerahan dengan total 40,39%, pada betina sebanyak 32,69% dan jantan 7,69%; warna putih gading dengan total 38,46%, pada betina 17,31% dan jantan 21,15%; warna putih dengan total 1,92% yang hanya ditemukan pada betina; warna sudamala dan cemeng hanya ditemukan pada populasi jantan masing-masing 7,69% dan 3,85%; dan warna coklat hanya ditemukan pada populasi betina sebanyak 7,69%.
Diperlukan perbaikan mengenai manajemen pemeliharan dan manajemen perkawinan, sistem recording serta pengecekan sapi taro secara rutin tiap tahun.
Related Results
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
RINGKASANIkbar, A.Nauvalul. 2020. Pewarisan Budaya Sapi Sonok Sebagai Aktivitas Belajar Informal Bagi Masyarakat Madura. Tesis. Program Studi S-2 Pendidikan Luar Sekolah. Pasca Sar...
Analisis Morfometrik-Biofisika antara Sapi Karapan, Sapi Sonok dan Sapi Peternak Madura (Bos primiginius) di Kabupaten Sumenep
Analisis Morfometrik-Biofisika antara Sapi Karapan, Sapi Sonok dan Sapi Peternak Madura (Bos primiginius) di Kabupaten Sumenep
The purpose of this study was to determine the morphometric and biophysical differences between three types of Madura Cattle, namely Karapan Cattle, Sonok Cattle and Breeder Cattle...
Morfometri Daun Telinga Sapi Putih Taro di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
Morfometri Daun Telinga Sapi Putih Taro di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
Berbeda dengan sapi bali yang sudah diketahui karakteristiknya baik ukuran tubuhnya maupun genetiknya, sementara sapi putih taro ini belum banyak orang yang mengetahui karakteristi...
Morfometri Kuku Sapi Putih Taro di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
Morfometri Kuku Sapi Putih Taro di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
Kuku merupakan bagian tubuh yang sangat penting karena dipergunakan untuk menopang berat badan dan berjalan. Seperti halnya pada hewan lainnya, kuku pada sapi berfungsi untuk melin...
Perbedaan pH Saliva Setelah Mengonsumsi Susu Sapi Murni dan Susu Sapi Bubuk
Perbedaan pH Saliva Setelah Mengonsumsi Susu Sapi Murni dan Susu Sapi Bubuk
Abstract: Saliva is a complex oral fluid consisting of a mixture of secretion of the major and minor salivary glands in the oral mucosa with a normal pH of 5.6-7.0. There are sever...
ALTERNATIF RANCANGAN MESIN PASTEURISASI SUSU SAPI MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT
ALTERNATIF RANCANGAN MESIN PASTEURISASI SUSU SAPI MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT
Pemerintah menganggap penting sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi perekonomian Indonesia. Dukungan besar pemerintah terhadap sektor UMKM karena besarnya potensi dan...
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
English
Capacity of land-based forage beef cattle farming is lim ited. Integrated sugarcane and beef cattle farming is an alternative to increase cattle population and domestic bee...
Pengaruh Mordan Tawas, Tunjung, dan Kapur Sirih Terhadap Hasil Pencelupan Kain Katun Mori Prima Dengan Campuran Ekstrak Kulit Bawang Merah dan Daun Harendong
Pengaruh Mordan Tawas, Tunjung, dan Kapur Sirih Terhadap Hasil Pencelupan Kain Katun Mori Prima Dengan Campuran Ekstrak Kulit Bawang Merah dan Daun Harendong
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kulit bawang merah dan daun harendong yang memiliki pigmen warna yaitu tanin dan antosianin, serta untuk memanfaatkan limbah di lingkungan. Pe...

