Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Evaluasi Beban Kerja Bidan Di Puskesmas Paga

View through CrossRef
Latar belakang penelitian ini adalah proses perencanaan SDM dalam menganalisis evaluasi beban kerja bidan.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan tenaga bidan di Puskesmas Paga. Berdasarkan rancangan penelitian metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dengan teknik Work sampling dan dianalisisdengan menggunakan metode Workload Indicator Staff Need (WISN) untuk menentukan kebutuhan tenaga bidan. Hasil pengamatan jumlah beban kerja tenaga bidan pada poli KIA 82,1%, Poli KB 82,5% dan Poli Mtbs 65,9%. Hasil analisis melalui metode Workload Indicator Staff Need (WISN) diperoleh tenaga bidan pada poli KIA 2 orang, Poli KB 2 orang dan Poli Mtbs 1 orang. Total kebutuhan tenaga bidan secara keseluruhan sudah optimal karena tenaga suka rela (TKS) juga dihitungkan maka rasio WISN = 1. Apabila TKS tidak dihitungkan maka rasio WISN = 0,33 artinya kekurangan tenaga bidan karena rasio lebih kecil dari 1.
Program Studi Kewirausahaan, Universitas Nusa Nipa
Title: Analisis Evaluasi Beban Kerja Bidan Di Puskesmas Paga
Description:
Latar belakang penelitian ini adalah proses perencanaan SDM dalam menganalisis evaluasi beban kerja bidan.
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan tenaga bidan di Puskesmas Paga.
Berdasarkan rancangan penelitian metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.
Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dengan teknik Work sampling dan dianalisisdengan menggunakan metode Workload Indicator Staff Need (WISN) untuk menentukan kebutuhan tenaga bidan.
Hasil pengamatan jumlah beban kerja tenaga bidan pada poli KIA 82,1%, Poli KB 82,5% dan Poli Mtbs 65,9%.
Hasil analisis melalui metode Workload Indicator Staff Need (WISN) diperoleh tenaga bidan pada poli KIA 2 orang, Poli KB 2 orang dan Poli Mtbs 1 orang.
Total kebutuhan tenaga bidan secara keseluruhan sudah optimal karena tenaga suka rela (TKS) juga dihitungkan maka rasio WISN = 1.
Apabila TKS tidak dihitungkan maka rasio WISN = 0,33 artinya kekurangan tenaga bidan karena rasio lebih kecil dari 1.

Related Results

ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN
ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN
ABSTRAKLatar Belakang : Pelayanan kebidanan secara berkesinambungan (Continuity of care/ CoC), yang bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu, yang diberika...
Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Abstract. The workload is something that arises from the interaction between the needs of the work environment that is used as a workplace, and the skills and perceptions of worker...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Perancangan Beban Kerja Proses Produksi Pabrik Tahu Ciburial dengan Metode Work Load Analysis
Perancangan Beban Kerja Proses Produksi Pabrik Tahu Ciburial dengan Metode Work Load Analysis
Abstract. Excessive workload can create an uncomfortable working atmosphere for workers because it can trigger the emergence of work stress more quickly. On the other hand, a lack ...
FAKTOR DOMINAN KINERJA BIDAN MEMBERIKAN PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN DI RB DAN BPM SE-KOTA PEKANBARU
FAKTOR DOMINAN KINERJA BIDAN MEMBERIKAN PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN DI RB DAN BPM SE-KOTA PEKANBARU
Bacground: The concept of Continuity of Care is a service that covers the time from before pregnancy, pregnancy, delivery, and after delivery. The implementation of this service is...
GAYA JEPIT UJUNG BALOK UNTUK BERBAGAI TIPE BEBAN DENGAN DEFORMASI GESER
GAYA JEPIT UJUNG BALOK UNTUK BERBAGAI TIPE BEBAN DENGAN DEFORMASI GESER
Momen jepit merupakan gaya yang harus diketahui untuk menghitung gaya-gaya pada suatu struktur. Dalam tulisan ini dibahas pengaruh deformasi geser pada balok terjepit pada kedua uj...
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Profesi sebagai perawat memberikan kontribusi sangat besar terhadap kejadian stres kerja. Hasil survey yang dilakukan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (2006) bahwa 50,9% p...

Back to Top