Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Mendongeng Terhadap Kemampuan Adaptif Anak Keterbelakangan Mental

View through CrossRef
Abstract:. Adaptive ability is necessary to help individuals interact in their environment, only in children with mental retardation of adaptive ability is growing far below his age. One of the adaptive abilities is the ability of language which is the ability of language in social sense. Speaking can evolve through a variety of methods and approaches and one of them is storytelling. Very little research into fairy tales, so that researchers want to know the role of it. This study aims to determine the effect of storytelling on the adaptive ability of the development of language mentally mentally retarded. This research is useful for the development of developmental, clinical, and educational psychology science as well as for parents who have children with mental retardation as well as for teachers and professionals who help provide treatment in children mentally retarded. This research is experimental with Repeated Measures Design technique. Statistical analysis technique used is Friedman repeated measurement method. The subjects of this study were 3 children aged 9-12 years with the level of intelligence MR Ringan. Measurement of adaptive ability in research subjects is by adaptive behavior scale from AAMD which is repeated three times after the storytelling session is carried out. The results showed that giving the handling with fairy tale regularly as many as nine times in a row for three weeks have a significant effect on the ability of adaptive child development language with mental retardation.Keywords: Storytelling, adaptive ability, mentally retarded child Abstrak: Kemampuan adaptif sangat diperlukan untuk membantu individu berinteraksi di lingkungannya, hanya saja pada anak dengan keterbelakangan mental kemampuan adaptif ini berkembang jauh di bawah usianya. Salah satu kemampuan adaptif adalah kemampuan berbahasa yang merupakan kemampuan berbahasa dalam artian sosial. Berbahasa dapat berkembang melalui beragam metode dan pendekatan dan salah satunya adalah mendongeng. Masih sangat sedikit penelitian yang mendalami dongeng sehingga peneliti ingin mengetahui peran darinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendongeng terhadap kemampuan adaptif yakni pada perkembangan berbahasa anak keterbelakangan mental. Penelitian ini bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan psikologi perkembangan, klinis, dan pendidikan serta bagi para orang tua yang memiliki anak dengan keterbelakangan mental juga bagi para guru dan professional yang membantu memberikan penanganan pada anak keterbelakangan mental. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan teknik Repeated Measures Design. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah metode Friedman repeated measurement. Subyek penelitian ini adalah 3 orang anak usia 9-12 tahun dengan taraf kecerdasan MR Ringan. Pengukuran kemampuan adaptif pada subyek penelitian adalah dengan skala perilaku adaptif dari AAMD yang dilakukan berulang sebanyak tiga kali setelah sesi mendongeng dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memberikan penanganan dengan dongeng secara rutin sebanyak sembilan kali berturut-turut selama tiga minggu berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan adaptif yaitu perkembangan bahasa anak dengan keterbelakangan mental.Kata kunci: Mendongeng, kemampuan adaptif, anak keterbelakangan mental.
Title: Pengaruh Mendongeng Terhadap Kemampuan Adaptif Anak Keterbelakangan Mental
Description:
Abstract:.
Adaptive ability is necessary to help individuals interact in their environment, only in children with mental retardation of adaptive ability is growing far below his age.
One of the adaptive abilities is the ability of language which is the ability of language in social sense.
Speaking can evolve through a variety of methods and approaches and one of them is storytelling.
Very little research into fairy tales, so that researchers want to know the role of it.
This study aims to determine the effect of storytelling on the adaptive ability of the development of language mentally mentally retarded.
This research is useful for the development of developmental, clinical, and educational psychology science as well as for parents who have children with mental retardation as well as for teachers and professionals who help provide treatment in children mentally retarded.
This research is experimental with Repeated Measures Design technique.
Statistical analysis technique used is Friedman repeated measurement method.
The subjects of this study were 3 children aged 9-12 years with the level of intelligence MR Ringan.
Measurement of adaptive ability in research subjects is by adaptive behavior scale from AAMD which is repeated three times after the storytelling session is carried out.
The results showed that giving the handling with fairy tale regularly as many as nine times in a row for three weeks have a significant effect on the ability of adaptive child development language with mental retardation.
Keywords: Storytelling, adaptive ability, mentally retarded child Abstrak: Kemampuan adaptif sangat diperlukan untuk membantu individu berinteraksi di lingkungannya, hanya saja pada anak dengan keterbelakangan mental kemampuan adaptif ini berkembang jauh di bawah usianya.
Salah satu kemampuan adaptif adalah kemampuan berbahasa yang merupakan kemampuan berbahasa dalam artian sosial.
Berbahasa dapat berkembang melalui beragam metode dan pendekatan dan salah satunya adalah mendongeng.
Masih sangat sedikit penelitian yang mendalami dongeng sehingga peneliti ingin mengetahui peran darinya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendongeng terhadap kemampuan adaptif yakni pada perkembangan berbahasa anak keterbelakangan mental.
Penelitian ini bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan psikologi perkembangan, klinis, dan pendidikan serta bagi para orang tua yang memiliki anak dengan keterbelakangan mental juga bagi para guru dan professional yang membantu memberikan penanganan pada anak keterbelakangan mental.
Penelitian ini bersifat eksperimental dengan teknik Repeated Measures Design.
Teknik analisis statistik yang digunakan adalah metode Friedman repeated measurement.
Subyek penelitian ini adalah 3 orang anak usia 9-12 tahun dengan taraf kecerdasan MR Ringan.
Pengukuran kemampuan adaptif pada subyek penelitian adalah dengan skala perilaku adaptif dari AAMD yang dilakukan berulang sebanyak tiga kali setelah sesi mendongeng dilaksanakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa memberikan penanganan dengan dongeng secara rutin sebanyak sembilan kali berturut-turut selama tiga minggu berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan adaptif yaitu perkembangan bahasa anak dengan keterbelakangan mental.
Kata kunci: Mendongeng, kemampuan adaptif, anak keterbelakangan mental.

Related Results

Metode Mendongeng Untuk Meningkatkan Minat Berliterasi Anak Di Desa Pamulihan
Metode Mendongeng Untuk Meningkatkan Minat Berliterasi Anak Di Desa Pamulihan
Literasi menjadi elemen penting dalam meningkatkan kualitas hidup individu, meliputi kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis. Namun, minat membaca di Indonesia masih tergol...
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN SEBARAN PASIEN KETERBELAKANGAN MENTAL DI KABUPATEN PONOROGO
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN SEBARAN PASIEN KETERBELAKANGAN MENTAL DI KABUPATEN PONOROGO
Penelitian ini mengangkat tema perancangan sistem informasi geografis yang digunakan untuk memetakan sebaran pasien keterbelakangan mental. Sistem ini dibangun untuk mengolah data ...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Reaktualisasi Sastra Lisan Melalui Pelatihan Bercerita
Reaktualisasi Sastra Lisan Melalui Pelatihan Bercerita
Mendongeng penting diberikan kepada peserta didik agar dapat mengembangkan keterampilan lisan yang membangun mental, etika, dan moral. Untuk itu, agar guru pandai dalam memilih don...
ANALISIS PERAN PENDIDIK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN METODE PEMBELAJARAN BERCERITA (MENDONGENG) DI PAUD NONFORMAL KELOMPOK BERMAIN
ANALISIS PERAN PENDIDIK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN METODE PEMBELAJARAN BERCERITA (MENDONGENG) DI PAUD NONFORMAL KELOMPOK BERMAIN
Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara komprehensif tentang peran pendidik dalam mengimplementasikan metode pembelajaran bercerita (mendongeng) di PAUD nonformal kelompok b...
Stres Pengasuhan Ibu dengan Anak Tunagrahita di SLB Negeri Semarang Selama Pandemi COVID-19
Stres Pengasuhan Ibu dengan Anak Tunagrahita di SLB Negeri Semarang Selama Pandemi COVID-19
Latar belakang: Anak tunagrahita adalah anak yang memiliki intelegensia rendah di bawah rata-rata (IQ≤70) yang diikuti keterbatasan fungsi adaptif dan fungsi intelektual, sehingga ...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...

Back to Top