Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Reaktualisasi Sastra Lisan Melalui Pelatihan Bercerita

View through CrossRef
Mendongeng penting diberikan kepada peserta didik agar dapat mengembangkan keterampilan lisan yang membangun mental, etika, dan moral. Untuk itu, agar guru pandai dalam memilih dongeng, serta mampu mendongeng dengan baik, maka perlu adanya pelatihan mendongeng kepada guru-guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mendongeng. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru-guru bidang studi bahasa Indonesia di SMP Islam Daar El-Arqam melalui pelatihan mendongeng. Kegiatan dilakukan di SMP Islam Daar El-Arqam dengan jumlah peserta sebanyak 12 guru bidang studi bahasa Indonesia. Metode/cara Metode yang digunakan ialah pengembangan research and development (R&D). Langkah awal kegiatan adalah menetapkan tema dan merancang materi yang selanjutnya dilakukan pengembangan pelaksanaan melalui pengabdian masyarakat sesuai tema yang ditetapkan serta diadakan evaluasi di akhir kegiatan dan menghasilkan produk sebagai luaran kegiatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya ketidakpercayaan diri guru dalam keterampilan mendongeng. Dengan diadakan pelatihan mendongeng, guru-guru dapat mengembangkan keterampilan berbicaranya dengan baik. Berdasarkan evaluasi kegiatan, keterampilan mendongeng guru sudah baik. Simpulan kegiatan pelatihan mendongeng ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi mendongeng guru bahasa Indonesia dan akan diadakan kegiatan yang berkesinambungan.
Title: Reaktualisasi Sastra Lisan Melalui Pelatihan Bercerita
Description:
Mendongeng penting diberikan kepada peserta didik agar dapat mengembangkan keterampilan lisan yang membangun mental, etika, dan moral.
Untuk itu, agar guru pandai dalam memilih dongeng, serta mampu mendongeng dengan baik, maka perlu adanya pelatihan mendongeng kepada guru-guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mendongeng.
Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru-guru bidang studi bahasa Indonesia di SMP Islam Daar El-Arqam melalui pelatihan mendongeng.
Kegiatan dilakukan di SMP Islam Daar El-Arqam dengan jumlah peserta sebanyak 12 guru bidang studi bahasa Indonesia.
Metode/cara Metode yang digunakan ialah pengembangan research and development (R&D).
Langkah awal kegiatan adalah menetapkan tema dan merancang materi yang selanjutnya dilakukan pengembangan pelaksanaan melalui pengabdian masyarakat sesuai tema yang ditetapkan serta diadakan evaluasi di akhir kegiatan dan menghasilkan produk sebagai luaran kegiatan.
Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya ketidakpercayaan diri guru dalam keterampilan mendongeng.
Dengan diadakan pelatihan mendongeng, guru-guru dapat mengembangkan keterampilan berbicaranya dengan baik.
Berdasarkan evaluasi kegiatan, keterampilan mendongeng guru sudah baik.
Simpulan kegiatan pelatihan mendongeng ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi mendongeng guru bahasa Indonesia dan akan diadakan kegiatan yang berkesinambungan.

Related Results

METAFORA DALAM KEBUDAYAAN ISLAM MELAYU SUMATERA SELATAN
METAFORA DALAM KEBUDAYAAN ISLAM MELAYU SUMATERA SELATAN
Metafora dalam sastra lisan merupakan bagian khazanah kekayaan kebudayaan masyarakat Melayu Islam Sumatera Selatan. Beragam bentuk sastra lisan masyarakat Melayu Sumatera Selatan m...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS GURU PAUD DALAM MENULIS CERITA ANAK BERBASIS KARAKTER DI JAKARTA DAN SEKITARNYA
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS GURU PAUD DALAM MENULIS CERITA ANAK BERBASIS KARAKTER DI JAKARTA DAN SEKITARNYA
Berdasarkan hasil penelitian masih banyak permasalahan dalam penyelenggaran pendidikan Anak Usia Dini, salah satu permasalahan yang ada adalah metode yang digunakan dalam menyampai...
JEJAK SEJARAH DALAM SASTRA LISAN DI KALIMANTAN TENGAH
JEJAK SEJARAH DALAM SASTRA LISAN DI KALIMANTAN TENGAH
Sastra lisan adalah karya sastra yang berbentuk ujaran. Salah satu sastra lisan di Kalimantan Tengah adalah karungut. Karungut adalah sebuah kesenian tradisional dari Kalimantan Te...
Elemen Kinesik, Kronemik, Paralinguistik dan Artifaktual dalam Dakwah: Kajian Komunikasi Bukan Lisan Badiuzzaman Said Nursi
Elemen Kinesik, Kronemik, Paralinguistik dan Artifaktual dalam Dakwah: Kajian Komunikasi Bukan Lisan Badiuzzaman Said Nursi
Komunikasi dakwah yang efektif meliputi komunikasi lisan dan bukan lisan. Seseorang komunikator Islam perlu mengambil kira faktor komunikasi bukan lisan ketika menyampaikan pesan d...
SASTRA LISAN DALAM KESENIAN SALUANG DENDANG SUMATERA BARAT
SASTRA LISAN DALAM KESENIAN SALUANG DENDANG SUMATERA BARAT
ABSTRAK Tulisan ini merumuskan masalah tentang bagaimanabentuk sastra lisan dalam kesenian Saluang Dendang di Sumatera Barat, dengan tujuan untuk dapat mendeskripsikan bentuk sast...
Pembelajaran Sastra di SMA dalam Kurikulum Merdeka
Pembelajaran Sastra di SMA dalam Kurikulum Merdeka
Kurikulum Merdeka memberikan Capaian Pembelajaran tiap-tiap fase (A-F) untuk masing-masing elemen (menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan, dan menulis). Dari...
MENGAKRABKAN BUDAYA LISAN DAN PENYELENGGARA PENDIDIKAN SEBAGAI UPAYA MEREVITALISASI KESUSASTRAAN LISAN-LOKAL
MENGAKRABKAN BUDAYA LISAN DAN PENYELENGGARA PENDIDIKAN SEBAGAI UPAYA MEREVITALISASI KESUSASTRAAN LISAN-LOKAL
Kota-kota di Indonesia memiliki banyak kekayaan lokal berupa bentukbentuksastra lisan. Beberapa di antaranya adalah bentuk sastra lisan naratif berupacerita mite, legenda, dongeng,...

Back to Top