Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik Kombinasi Dengan Timbulnya Efek Samping Di PMB NM

View through CrossRef
Latar Belakang: Pertumbuhan populasi yang tidak terkendali akan menyebabkan kepadatan penduduk. Upaya pengendalian kelahiran dilaksanakan melalui program keluarga berencana. Salah satu kontrasepsi yang populer di Indonesia adalah kontrasepsi suntik dengan jumlah pengguna metode kontrasepsi suntik sebesar 62,42%. Efek samping penggunaan kontrasepsi suntik hormonal adalah amenorea, spotting dan penambahan berat badan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik hormonal dengan timbulnya efek samping di Praktik Mandiri Bidan Neneng Mahfuzah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi sebanyak 237 responden, sampel sebanyak 70 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data primer, instrument penelitian menggunakan ceklis dan di analisis menggunakan uji Kolmogrov Smirnov. Hasil: Hasil penelitian ini lama pemakaian kontrasepsi suntik mayoritas ≥ 2 tahun sebanyak 59 responden (84,29%) dan < 2 tahun sebanyak 11 responden (15,71%). Efek samping berupa amenorea sebanyak 20 responden (28,58%), spotting sebanyak 25 responden (35,71%), penambahan berat badan sebanyak 19 responden (27,14%) dan lainnya sebanyak 6 responden (8,57%). Ada hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik kombinasi dengan timbulnya efek samping (p value = 0,000). Simpulan: Ada hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik kombinasi dengan timbulnya efek samping di Praktik Mandiri Bidan Neneng Mahfuzah. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan ataupun pengalaman belajar untuk melakukan penelitian selanjutnya terkhusus tentang lama pemakaian kontrasepsi suntik dan efek sampingnya.
Title: Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik Kombinasi Dengan Timbulnya Efek Samping Di PMB NM
Description:
Latar Belakang: Pertumbuhan populasi yang tidak terkendali akan menyebabkan kepadatan penduduk.
Upaya pengendalian kelahiran dilaksanakan melalui program keluarga berencana.
Salah satu kontrasepsi yang populer di Indonesia adalah kontrasepsi suntik dengan jumlah pengguna metode kontrasepsi suntik sebesar 62,42%.
Efek samping penggunaan kontrasepsi suntik hormonal adalah amenorea, spotting dan penambahan berat badan.
 Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik hormonal dengan timbulnya efek samping di Praktik Mandiri Bidan Neneng Mahfuzah.
 Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi sebanyak 237 responden, sampel sebanyak 70 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling.
Metode pengumpulan data menggunakan data primer, instrument penelitian menggunakan ceklis dan di analisis menggunakan uji Kolmogrov Smirnov.
 Hasil: Hasil penelitian ini lama pemakaian kontrasepsi suntik mayoritas ≥ 2 tahun sebanyak 59 responden (84,29%) dan < 2 tahun sebanyak 11 responden (15,71%).
Efek samping berupa amenorea sebanyak 20 responden (28,58%), spotting sebanyak 25 responden (35,71%), penambahan berat badan sebanyak 19 responden (27,14%) dan lainnya sebanyak 6 responden (8,57%).
Ada hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik kombinasi dengan timbulnya efek samping (p value = 0,000).
 Simpulan: Ada hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik kombinasi dengan timbulnya efek samping di Praktik Mandiri Bidan Neneng Mahfuzah.
Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan ataupun pengalaman belajar untuk melakukan penelitian selanjutnya terkhusus tentang lama pemakaian kontrasepsi suntik dan efek sampingnya.

Related Results

Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin Dengan Siklus Menstruasi
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin Dengan Siklus Menstruasi
Pendahuluan : Kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh WUS di Indonesia. Penggunaan kontrasepsi suntik progestin meningkat beberapa waktu belakang...
HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL JENIS SUNTIK DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA AKSEPTOR KB DI PMB CHOIRUL MALA PALEMBANG
HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL JENIS SUNTIK DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA AKSEPTOR KB DI PMB CHOIRUL MALA PALEMBANG
Kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling efektif dan reversible untuk mencegah terjadinya konsepsi. Dalam penggunaan metode kontrasepsi hormonal mem...
Hubungan Motivasi dengan Ketepatan Waktu Suntik Ulang Akseptor Kb Suntik 1 Bulan
Hubungan Motivasi dengan Ketepatan Waktu Suntik Ulang Akseptor Kb Suntik 1 Bulan
Kontrasepsi suntik 1 bulan merupakan kontrasepsi yang harus diberikan setiap bulan agar tingkat efektivitasnya terpenuhi. Oleh karena itu diperlukan dukungan motivasi dari akseptor...
ANALISIS FAKTOR PENGARUH RENDAHNYA PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG IMPLANT DI PMB SRI MULYATI, S.Keb Tahun 2023
ANALISIS FAKTOR PENGARUH RENDAHNYA PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG IMPLANT DI PMB SRI MULYATI, S.Keb Tahun 2023
Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2021 pemakaian alat kontrasepsi di Indonesia, yaitu : suntikan 66,49 % akseptor, Pil 15,55 % akseptor, Implant 8,85 % akseptor, IUD 7,08 % ...
Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin dengan Kejadian Amenorhea di Tpmb Bidan Dwi Mar’atun Solihah Kota Bekasi 2025
Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin dengan Kejadian Amenorhea di Tpmb Bidan Dwi Mar’atun Solihah Kota Bekasi 2025
Latar Belakang: Keluarga berencana merupakan salah satu upaya untuk mencapai kesejahteraan dengan jalan memberikan nasehat perkawinan, pengobatan kemandulan dan penjarangan kehamil...
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK KB 3 BULAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB DI KLINIK AULIA JOMBANG
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK KB 3 BULAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB DI KLINIK AULIA JOMBANG
Menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur jenis kontrasepsi yang paling banyak dipilih adalah kontrasepsi suntik yaitu 68,10%. Sedangka...

Back to Top