Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin dengan Kejadian Amenorhea di Tpmb Bidan Dwi Mar’atun Solihah Kota Bekasi 2025
View through CrossRef
Latar Belakang: Keluarga berencana merupakan salah satu upaya untuk mencapai kesejahteraan dengan jalan memberikan nasehat perkawinan, pengobatan kemandulan dan penjarangan kehamilan, Pengguna kontrasepsi suntik masih menjadi yang terbanyak yang diminati oleh akseptor KB, namun kontrasepsi suntik juga mempunyai beberapa efek samping salah satunya efek samping kontrasepsi suntik progestin yaitu amenorrhea. Dampak terhadap siklus menstruasi sangat dipengaruhi oleh durasi penggunaan kontrasepsi tersebut. Seiring dengan semakin lamanya jangka waktu pemakaian KB suntik progestin, prevalensi kasus amenorea ditemukan cenderung meningkat secara signifikan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahai apakah ada hubungannya lama pemakaina kontrasepsi suntik progestin dengan kejadian amenorhea di TPMB Bidan Dwi Maret’atun Solihah Kota Bekasi Tahun 2025. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan desain Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik progestin. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 50 orang. Analisis bivariat dilakukan dengan uji statistik Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Signifikansi hasil ditentukan berdasarkan nilai p < 0,05 sebagai ambang batas kemaknaan statistik. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini didapatkan dari 50 akseptor ditemukan bahwa mayoritas responden mengalami amenorhea, yaitu sebanyak 30 responden (60,0%) dan Nilai Sig p pada penelitian ini adalah 0,002 yang berarti Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara jangka waktu penggunaan metode KB suntik progestin terhadap munculnya kondisi amenorea pada akseptor. Kesimpulan: Terdapat hubungan antar variable dependen dan independent, hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi bermakna antara durasi penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan prevalensi amenorea, yang dibuktikan melalui nilai p = 0,002 (p < 0,05).
Title: Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin dengan Kejadian Amenorhea di Tpmb Bidan Dwi Mar’atun Solihah Kota Bekasi 2025
Description:
Latar Belakang: Keluarga berencana merupakan salah satu upaya untuk mencapai kesejahteraan dengan jalan memberikan nasehat perkawinan, pengobatan kemandulan dan penjarangan kehamilan, Pengguna kontrasepsi suntik masih menjadi yang terbanyak yang diminati oleh akseptor KB, namun kontrasepsi suntik juga mempunyai beberapa efek samping salah satunya efek samping kontrasepsi suntik progestin yaitu amenorrhea.
Dampak terhadap siklus menstruasi sangat dipengaruhi oleh durasi penggunaan kontrasepsi tersebut.
Seiring dengan semakin lamanya jangka waktu pemakaian KB suntik progestin, prevalensi kasus amenorea ditemukan cenderung meningkat secara signifikan.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahai apakah ada hubungannya lama pemakaina kontrasepsi suntik progestin dengan kejadian amenorhea di TPMB Bidan Dwi Maret’atun Solihah Kota Bekasi Tahun 2025.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan desain Cross-Sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik progestin.
Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 50 orang.
Analisis bivariat dilakukan dengan uji statistik Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%.
Signifikansi hasil ditentukan berdasarkan nilai p < 0,05 sebagai ambang batas kemaknaan statistik.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini didapatkan dari 50 akseptor ditemukan bahwa mayoritas responden mengalami amenorhea, yaitu sebanyak 30 responden (60,0%) dan Nilai Sig p pada penelitian ini adalah 0,002 yang berarti Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara jangka waktu penggunaan metode KB suntik progestin terhadap munculnya kondisi amenorea pada akseptor.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antar variable dependen dan independent, hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi bermakna antara durasi penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan prevalensi amenorea, yang dibuktikan melalui nilai p = 0,002 (p < 0,05).
Related Results
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin Dengan Siklus Menstruasi
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin Dengan Siklus Menstruasi
Pendahuluan : Kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh WUS di Indonesia. Penggunaan kontrasepsi suntik progestin meningkat beberapa waktu belakang...
Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik Kombinasi Dengan Timbulnya Efek Samping Di PMB NM
Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik Kombinasi Dengan Timbulnya Efek Samping Di PMB NM
Latar Belakang: Pertumbuhan populasi yang tidak terkendali akan menyebabkan kepadatan penduduk. Upaya pengendalian kelahiran dilaksanakan melalui program keluarga berencana. Salah ...
Hubungan Motivasi dengan Ketepatan Waktu Suntik Ulang Akseptor Kb Suntik 1 Bulan
Hubungan Motivasi dengan Ketepatan Waktu Suntik Ulang Akseptor Kb Suntik 1 Bulan
Kontrasepsi suntik 1 bulan merupakan kontrasepsi yang harus diberikan setiap bulan agar tingkat efektivitasnya terpenuhi. Oleh karena itu diperlukan dukungan motivasi dari akseptor...
PERBANDINGAN PEMAKAIAN KB SUNTIK DMPA DAN KB SUNTIK KOMBINASI TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN AKSEPTOR KB SUNTIK DI UPT PUSKESMAS TANJUNG SELOR TAHUN 2023
PERBANDINGAN PEMAKAIAN KB SUNTIK DMPA DAN KB SUNTIK KOMBINASI TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN AKSEPTOR KB SUNTIK DI UPT PUSKESMAS TANJUNG SELOR TAHUN 2023
KB suntik merupakan salah satu alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan. Karena sangat efektifitasnya tinggi dalam mencegah kehamilan. Namun dibalik kelebihan KB suntik ini ad...
HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL JENIS SUNTIK DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA AKSEPTOR KB DI PMB CHOIRUL MALA PALEMBANG
HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL JENIS SUNTIK DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA AKSEPTOR KB DI PMB CHOIRUL MALA PALEMBANG
Kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling efektif dan reversible untuk mencegah terjadinya konsepsi. Dalam penggunaan metode kontrasepsi hormonal mem...
Gangguan Seksual pada Akseptor Suntik Depo Medroxyprogesteron Asetat
Gangguan Seksual pada Akseptor Suntik Depo Medroxyprogesteron Asetat
Latar Belakang: Kontrasepsi suntik Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA) merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh wanita, namun banyak dari merek...
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DI PMB E SAWANGAN KOTA DEPOK PERIODE JUNI - AGUSTUS 2024
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DI PMB E SAWANGAN KOTA DEPOK PERIODE JUNI - AGUSTUS 2024
Latar Belakang: Kontrasepsi suntik merupakan alat kontrasepsi berupa cairan yang disuntikan ke dalam tubuh wanita secara periodik dan mengandung hormonal, kemudian masuk ke dalam p...
ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN
ANALISIS FAKTOR INTERNAL KINERJA BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN
ABSTRAKLatar Belakang : Pelayanan kebidanan secara berkesinambungan (Continuity of care/ CoC), yang bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu, yang diberika...

