Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ketahanan Aus dan Kekerasan Produk Alat Pertanian dengan Material Skrap Baja Pegas Daun SUP 9

View through CrossRef
Penempaan palu merupakan proses pembentukan logam dengan cara memanaskan logam ke dalam dapur pemanas sampai di atas temperatur rekristalisasi 8000 C dan selanjutnya ditempa menggunakan palu berfungsi memberikan gaya luar dan selanjutnya dilakukan pendinginan cepat. Tujuan penelitian membandingkan, menganalisa sifat kekerasan, laju keausan, dan struktur mikro skrap baja pegas daun SUP 9 setelah penempaan palu. Manfaat penelitian memberikan kontribusi pada industri yang bergerak di bidang penempaan palu, khususnya produk cangkul garpu.  Hasil penelitian menunjukkan skrap baja pegas daun SUP 9 setelah pemanasan dengan temperatur rekristalisasi, penempaan palu dan variasi media pendinginan cepat, angka kekerasan tertinggi pada media pendinginan air mencapai 64 HRC dan terendah pada media pendinginan oli SAE 90 mencapai 58 HRC. Laju keausan tertinggi pada media pendinginan SAE 90 mencapai 1.65.10-4 gram/m dan laju terendah pada media pendinginan air mencapai 1.05.10-4 gram/m. Struktur mikro dengan media pendinginan air terbentuk fasa α + Fe3C sifatnya keras dan getas, struktur mikro dengan media pendinginan oli SAE 20, SAE 40, SAE 50, dan SAE 90 secara umum terbentuk fasa α sifatnya ulet. Kesimpulan skrap baja pegas daun SUP 9 setelah penempaan palu kekerasan tertinggi 64 HRC dengan laju keausan terendah 1.05.10-4 gram/m pada media pendinginan air, akibatnya ketahanan ausnya semakin meningkat.
Title: Ketahanan Aus dan Kekerasan Produk Alat Pertanian dengan Material Skrap Baja Pegas Daun SUP 9
Description:
Penempaan palu merupakan proses pembentukan logam dengan cara memanaskan logam ke dalam dapur pemanas sampai di atas temperatur rekristalisasi 8000 C dan selanjutnya ditempa menggunakan palu berfungsi memberikan gaya luar dan selanjutnya dilakukan pendinginan cepat.
Tujuan penelitian membandingkan, menganalisa sifat kekerasan, laju keausan, dan struktur mikro skrap baja pegas daun SUP 9 setelah penempaan palu.
Manfaat penelitian memberikan kontribusi pada industri yang bergerak di bidang penempaan palu, khususnya produk cangkul garpu.
  Hasil penelitian menunjukkan skrap baja pegas daun SUP 9 setelah pemanasan dengan temperatur rekristalisasi, penempaan palu dan variasi media pendinginan cepat, angka kekerasan tertinggi pada media pendinginan air mencapai 64 HRC dan terendah pada media pendinginan oli SAE 90 mencapai 58 HRC.
Laju keausan tertinggi pada media pendinginan SAE 90 mencapai 1.
65.
10-4 gram/m dan laju terendah pada media pendinginan air mencapai 1.
05.
10-4 gram/m.
Struktur mikro dengan media pendinginan air terbentuk fasa α + Fe3C sifatnya keras dan getas, struktur mikro dengan media pendinginan oli SAE 20, SAE 40, SAE 50, dan SAE 90 secara umum terbentuk fasa α sifatnya ulet.
Kesimpulan skrap baja pegas daun SUP 9 setelah penempaan palu kekerasan tertinggi 64 HRC dengan laju keausan terendah 1.
05.
10-4 gram/m pada media pendinginan air, akibatnya ketahanan ausnya semakin meningkat.

Related Results

PENGARUH MOVABLE DRIVEN FACE SPRING TERHADAP DAYA DAN GETARAN PADA MOTOR HONDA BEAT
PENGARUH MOVABLE DRIVEN FACE SPRING TERHADAP DAYA DAN GETARAN PADA MOTOR HONDA BEAT
Penelitian ini mengkaji tentang getaran dan daya yang dihasilkan oleh sepeda motor Beat 110 CC PGM-FI dengan menggunakan 3 variasi movable driven face spring, diantaranya adalah pe...
Evaluasi Sifat Mekanik Baja Pegas Daun Mobil Isuzu Panther
Evaluasi Sifat Mekanik Baja Pegas Daun Mobil Isuzu Panther
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebuah proses rekondisi sifat mekanik pada baja pegas daun (Leaf Spring) dengan perlakuan panas normalizing, quenching, dan tempering spes...
Perbandingan Pemakaian Variasi Pegas CVT Terhadap Torsi, Daya dan Konsumsi Bahan Bakar Honda Beat Pgm-Fi Tahun 2018
Perbandingan Pemakaian Variasi Pegas CVT Terhadap Torsi, Daya dan Konsumsi Bahan Bakar Honda Beat Pgm-Fi Tahun 2018
Modifikasi sistem CVT dengan merubah pegas dari sistem penggerak dengan tujuan agar kinerja mesin lebih bertenaga dan tarikannya lebih ringan.  Hasil penelitian pegas CVT standar, ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Baja dan Aplikasinya
Baja dan Aplikasinya
Baja dan paduannya adalah material Teknik yang paling banyak pemakaiannya dalam industri manufaktur mulai dari industri rumah tangga sampai industri berat dan militer. Baja dibuat ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...

Back to Top