Javascript must be enabled to continue!
Membangun Kesadaran Pertanian Modern: Pendekatan Edukatif melalui Hidroponik untuk Siswa/I Sdn 6 Sesetan
View through CrossRef
Artikel ini membahas rekonstruksi pemikiran Islam melalui telaah terhadap gagasan pembaruan yang dikembangkan oleh sejumlah tokoh Muslim modern dan kontemporer, seperti Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Fazlur Rahman, dan Nurcholish Madjid. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana pemikiran-pemikiran mereka merespons tantangan zaman, baik dalam bidang keagamaan, sosial, maupun pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan, artikel ini mengkaji prinsip-prinsip dasar pembaruan yang mereka usung, seperti rasionalisasi ajaran Islam, ijtihad kontekstual, dan pembaruan institusi pendidikan Islam. Berdasarkan uraian dan analisis terhadap pemikiran tokoh-tokoh pembaharu Islam seperti Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Fazlur Rahman, dan Nurcholish Madjid, dapat disimpulkan bahwa rekonstruksi pemikiran Islam merupakan kebutuhan mendesak dalam menjawab tantangan zaman modern. Para tokoh ini, dengan latar sosial dan pendekatan yang beragam, memiliki benang merah dalam upaya membangkitkan kembali nalar kritis, membebaskan umat dari belenggu taklid, dan mereformasi sistem pendidikan agar selaras dengan nilai-nilai keislaman yang dinamis dan kontekstual. Rasionalisasi ajaran agama, pembukaan pintu ijtihad, penguatan pendidikan integratif, serta penolakan terhadap formalisme dan dogmatisme merupakan tawaran strategis yang mereka ajukan demi menjadikan Islam sebagai agama yang mampu memberi jawaban atas persoalan kontemporer tanpa kehilangan identitas spiritualnya. Pemikiran mereka juga mencerminkan semangat untuk menjembatani antara tradisi dan modernitas, antara wahyu dan akal, serta antara otoritas teks dan pengalaman hidup umat.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Membangun Kesadaran Pertanian Modern: Pendekatan Edukatif melalui Hidroponik untuk Siswa/I Sdn 6 Sesetan
Description:
Artikel ini membahas rekonstruksi pemikiran Islam melalui telaah terhadap gagasan pembaruan yang dikembangkan oleh sejumlah tokoh Muslim modern dan kontemporer, seperti Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Fazlur Rahman, dan Nurcholish Madjid.
Fokus utama kajian ini adalah bagaimana pemikiran-pemikiran mereka merespons tantangan zaman, baik dalam bidang keagamaan, sosial, maupun pendidikan.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan, artikel ini mengkaji prinsip-prinsip dasar pembaruan yang mereka usung, seperti rasionalisasi ajaran Islam, ijtihad kontekstual, dan pembaruan institusi pendidikan Islam.
Berdasarkan uraian dan analisis terhadap pemikiran tokoh-tokoh pembaharu Islam seperti Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Fazlur Rahman, dan Nurcholish Madjid, dapat disimpulkan bahwa rekonstruksi pemikiran Islam merupakan kebutuhan mendesak dalam menjawab tantangan zaman modern.
Para tokoh ini, dengan latar sosial dan pendekatan yang beragam, memiliki benang merah dalam upaya membangkitkan kembali nalar kritis, membebaskan umat dari belenggu taklid, dan mereformasi sistem pendidikan agar selaras dengan nilai-nilai keislaman yang dinamis dan kontekstual.
Rasionalisasi ajaran agama, pembukaan pintu ijtihad, penguatan pendidikan integratif, serta penolakan terhadap formalisme dan dogmatisme merupakan tawaran strategis yang mereka ajukan demi menjadikan Islam sebagai agama yang mampu memberi jawaban atas persoalan kontemporer tanpa kehilangan identitas spiritualnya.
Pemikiran mereka juga mencerminkan semangat untuk menjembatani antara tradisi dan modernitas, antara wahyu dan akal, serta antara otoritas teks dan pengalaman hidup umat.
Related Results
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK APUNG RUMAHAN DI DESA BOJONG KIDUL KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK APUNG RUMAHAN DI DESA BOJONG KIDUL KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN
Desa Bojong Kidul, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut wilayah agraris karena sebagian besar masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai petani. Namun, saat ini keterbatasan...
Sesetan Traditional Village as Social and Art Aspect
Sesetan Traditional Village as Social and Art Aspect
Sesetan Traditional Village is a village that is used as the basis for the preservation of traditions, customs, and Balinese culture. Sesetan PakramanVillage exists with various so...
Pengenalan Sistem Pertanian Hidroponik Rumah Tangga di Desa Dalung
Pengenalan Sistem Pertanian Hidroponik Rumah Tangga di Desa Dalung
Hidroponik memiliki arti budidaya tanaman yang menggunakan air dan tidak menggunakan tanah sebagai media tanam (soilless). Sistem pertanian hidroponik menjadi alternatif yang dapat...
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM TANAM HIDROPONIK BAGI PEMUDA VIHARA SARIPUTRA BEKASI
PELATIHAN PEMBUATAN SISTEM TANAM HIDROPONIK BAGI PEMUDA VIHARA SARIPUTRA BEKASI
Latar belakang masalah dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah bagaimanakah meningkatkan kompetensi dan keterampilan pemuda di vihara Sariputra dalam membuat sistem tanam hi...
PENGARUH PELATIHAN BUDIDAYA HIDROPONIK TOGA DAN PEMBUATAN PUPUK MOL TERHADAP PEMAHAMAN SERTA KEBERHASILAN BUDIDAYA TOGA OLEH IBU-IBU PERUMAHAN UNIVERSITAS TERBUKA
PENGARUH PELATIHAN BUDIDAYA HIDROPONIK TOGA DAN PEMBUATAN PUPUK MOL TERHADAP PEMAHAMAN SERTA KEBERHASILAN BUDIDAYA TOGA OLEH IBU-IBU PERUMAHAN UNIVERSITAS TERBUKA
ABSTRAK
Pembekalan yang perlu diberikan kepada Ibu-ibu warga Perum UT yang tergabung dalam Majelis Taklim Darul Ulum adalah pengetahuan tentang tanaman obat keluarga (TOGA) serta...
PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK SUMBU DI SDN 1 GEMPOLAN
PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK SUMBU DI SDN 1 GEMPOLAN
Pengabdian kepada masyarakat tentang Pelatihan Pembuatan Hidroponik Sumbu di SDN 1Gempolan Kerjo Karanganyar merupakan upaya memberikan keterampilan siswa untukmeningkatkan kesadar...
Aplikasi Internet Of Things Monitoring Kebun Hidroponik Model Nft Menggunakan Panel Solar
Aplikasi Internet Of Things Monitoring Kebun Hidroponik Model Nft Menggunakan Panel Solar
Konversi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian yang semakin meningkat khususnya di Indonesia telah berdampak kepada banyaknya pengembangan model pertanian yang tidak lagi ber...
Komodifikasi Tradisi Omed-Omedan Banjar Kaja Desa Adat Sesetan Kota Denpasar
Komodifikasi Tradisi Omed-Omedan Banjar Kaja Desa Adat Sesetan Kota Denpasar
This study aims to provide a comprehensive overview of the commodification process based on community initiatives, accompanied by complete information regarding the timeline and in...

