Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

OPTIMASI SUHU PENGERINGAN DENGAN MENGGUNAKAN OVEN TERHADAP MUTU LADA HITAM DAN LADA PUTIH BUBUK

View through CrossRef
Optimization of Drying Temperature Using Oven on Quality of Black Pepper and White Pepper Powder           Pepper (Piper Nigrum L) is an Indonesian spice plant widely used for export and import activity. The post-harvest process of pepper affected the quality, especially on the drying process. One of secondary metabolite compound is piperin. Piperin is an active substance of alkaloid group giving a distinctive spicy flavor to the pepper. Drying process by using the oven could improve the quality of pepper. The results showed that the optimum temperature for white pepper was 85° C for 20 minutes with the water content of 10.65%, total mold/yeast was 1 x 104 colony/g, and piperin content of 4.58%. For Black pepper, the optimum temperature was at 105° C for 20 minutes with the moisture content of 7.84%, total mold/yeast was 1.3 x 104 colony/g and piperin 5,01%.Keywords: White Pepper, Black Pepper, Piperin Content.ABSTRAK           Lada (Piper Nigrum L) adalah tanaman rempah Indonesia yang banyak digunakan untuk ekspor dan impor. Proses pasca panen lada yang tidak maksimal menyebabkan kualitas menurun. Lada memiliki senyawa metabolit sekunder berupa piperin. Piperin adalah zat aktif golongan alkoloid yang memberikan cita rasa pedas khas pada lada. Pengeringan dengan menggunakan oven mampu meningkatkan mutu lada. Hasil penelitian menunjukan suhu optimum untuk pengovenan lada putih adalah 85°C selama 20 menit dengan kadar air sebesar 10,65 %, AKK 1 x 104 koloni/ g, dan kadar piperin 4,58 %. Lada hitam efektif pada suhu optimum 105°C selama 20 menit dengan kadar air sebesar 7,84 %, AKK 1,3 x 104 koloni / g dan kadar piperin 5,01 %.Kata kunci : Lada Putih, Lada Hitam, Kadar Piperin
Title: OPTIMASI SUHU PENGERINGAN DENGAN MENGGUNAKAN OVEN TERHADAP MUTU LADA HITAM DAN LADA PUTIH BUBUK
Description:
Optimization of Drying Temperature Using Oven on Quality of Black Pepper and White Pepper Powder           Pepper (Piper Nigrum L) is an Indonesian spice plant widely used for export and import activity.
The post-harvest process of pepper affected the quality, especially on the drying process.
One of secondary metabolite compound is piperin.
Piperin is an active substance of alkaloid group giving a distinctive spicy flavor to the pepper.
Drying process by using the oven could improve the quality of pepper.
The results showed that the optimum temperature for white pepper was 85° C for 20 minutes with the water content of 10.
65%, total mold/yeast was 1 x 104 colony/g, and piperin content of 4.
58%.
For Black pepper, the optimum temperature was at 105° C for 20 minutes with the moisture content of 7.
84%, total mold/yeast was 1.
3 x 104 colony/g and piperin 5,01%.
Keywords: White Pepper, Black Pepper, Piperin Content.
ABSTRAK           Lada (Piper Nigrum L) adalah tanaman rempah Indonesia yang banyak digunakan untuk ekspor dan impor.
Proses pasca panen lada yang tidak maksimal menyebabkan kualitas menurun.
Lada memiliki senyawa metabolit sekunder berupa piperin.
Piperin adalah zat aktif golongan alkoloid yang memberikan cita rasa pedas khas pada lada.
Pengeringan dengan menggunakan oven mampu meningkatkan mutu lada.
Hasil penelitian menunjukan suhu optimum untuk pengovenan lada putih adalah 85°C selama 20 menit dengan kadar air sebesar 10,65 %, AKK 1 x 104 koloni/ g, dan kadar piperin 4,58 %.
Lada hitam efektif pada suhu optimum 105°C selama 20 menit dengan kadar air sebesar 7,84 %, AKK 1,3 x 104 koloni / g dan kadar piperin 5,01 %.
Kata kunci : Lada Putih, Lada Hitam, Kadar Piperin.

Related Results

Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
Rekayasa alat pengering lada sisten rotary dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk lada
Rekayasa alat pengering lada sisten rotary dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk lada
Rekayasa alat pengering lada sistem rotary (P, L dan T, 86, 59 dan 72 cm) dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk Lada Borneo Samboja (LBS) bertujuan untuk meningkatkan p...
PENGARUH BERBAGAI METODE PENGERINGAN TERHADAP FISIKOKIMIA BUBUK CABAI  : STUDI PUSTAKA
PENGARUH BERBAGAI METODE PENGERINGAN TERHADAP FISIKOKIMIA BUBUK CABAI  : STUDI PUSTAKA
Bubuk cabai merupakan salah satu cara dalam mengawetkan cabai segar melalui berbagai tahapan seperti pengeringan dan penggilingan hingga menjadi serbuk. Review ini membahas pengaru...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Metode Pengeringan Oven dan Microwave Terhadap Kualitas Fisik Pakan
Pengaruh Metode Pengeringan Oven dan Microwave Terhadap Kualitas Fisik Pakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah microwave dapat digunakan untuk menentukan kandungan bahan kering pakan tanpa mengerahuhi kualitas fisik pakan tersebut. Kandungan ...
Modifikasi Model Rak Alat Pengering Tipe Hybrid Pada Pengeringan Ikan Keumamah
Modifikasi Model Rak Alat Pengering Tipe Hybrid Pada Pengeringan Ikan Keumamah
Abstrak. Pengeringan hybrid merupakan pengeringan yang menggunakan dua atau lebih sumber energi untuk proses penguapan air. Teknologi ini merupakan alternatif teknologi untuk penge...

Back to Top