Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Penggunaan Obat Analgetik Antipiretik pada Masyarakat Kelurahan Kenanga Kota Tangerang

View through CrossRef
Alasan masyarakat banyak melakukan swamedikasi salah satunya perkembangan teknologi informasi via internet dan media masa tentang obat. Alasan lain adalah karena untuk menghemat biaya, menghemat waktu dan obat untuk gangguan seperti nyeri dan demam mudah ditemukan diapotek dan warung obat. Obat yang paling banyak digunakan dalam swamedikasi adalah Paracetamol. Indikasi Paracetamol adalah sebagai analgetik antipiretik, efek samping Paracetamol seperti mual, pusing, muntah dan penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah teknik yang digunakan untuk mengolah data yang berbentuk angka, baik sebagai hasil pengukuran maupun hasil konvensi. Penelitian ini menggambarkan tingkat pengetahuan swamedikasi          penggunaan obat analgetik antipiretik pada masyarakat di Kelurahan Kenanga, Cipondoh Kota Tangerang. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Kenanga, Cipondoh Kota Tangerang RT 02 RW 01 sebanyak 302 jiwa. Penentuan jumlah responden menggunakan aturan slovin sehinggan diperoleh jumlah sampel adalah 80 responden. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masyarakat yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 49 responden (61,25%), pengetahuan cukup 27 responden (33,75%) dan pengetahuan kurang 4 responden (5%).
Title: Gambaran Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Penggunaan Obat Analgetik Antipiretik pada Masyarakat Kelurahan Kenanga Kota Tangerang
Description:
Alasan masyarakat banyak melakukan swamedikasi salah satunya perkembangan teknologi informasi via internet dan media masa tentang obat.
Alasan lain adalah karena untuk menghemat biaya, menghemat waktu dan obat untuk gangguan seperti nyeri dan demam mudah ditemukan diapotek dan warung obat.
Obat yang paling banyak digunakan dalam swamedikasi adalah Paracetamol.
Indikasi Paracetamol adalah sebagai analgetik antipiretik, efek samping Paracetamol seperti mual, pusing, muntah dan penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati.
Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif.
Penelitian kuantitatif adalah teknik yang digunakan untuk mengolah data yang berbentuk angka, baik sebagai hasil pengukuran maupun hasil konvensi.
Penelitian ini menggambarkan tingkat pengetahuan swamedikasi          penggunaan obat analgetik antipiretik pada masyarakat di Kelurahan Kenanga, Cipondoh Kota Tangerang.
Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Kenanga, Cipondoh Kota Tangerang RT 02 RW 01 sebanyak 302 jiwa.
Penentuan jumlah responden menggunakan aturan slovin sehinggan diperoleh jumlah sampel adalah 80 responden.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masyarakat yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 49 responden (61,25%), pengetahuan cukup 27 responden (33,75%) dan pengetahuan kurang 4 responden (5%).

Related Results

REVIEW JURNAL : GAMBARAN SWAMEDIKASI TERHADAP PENGGUNAAN OBAT ANALGETIK DAN ANTIPIRETIK
REVIEW JURNAL : GAMBARAN SWAMEDIKASI TERHADAP PENGGUNAAN OBAT ANALGETIK DAN ANTIPIRETIK
Swamedikasi merupakan upaya seseorang dalam mengobati dan mengatasi keluhan yang dialaminya tanpa menggunakan resep dari dokter. Rata-rata rumah tangga di indonesia melakukan pengo...
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Swamedikasi dilakukan masyarakat untuk mengobati penyakit yang dapat dikenali sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan obat demam di televisi terhadap pemi...
Perilaku Swamedikasi
Perilaku Swamedikasi
Latar belakang: Swamedikasi merupakan perilaku mengkonsumsi obat sendiri berdasarkan diagnosis terhadap gejala sakit yang terjadi. Swamedikasi sendiri merupakan bagian dari “self c...
INTRODUCTION OF MEDICINE PREPARATIONS FOR HOUSEWIVES AT RW 003 TABARINGAN MAKASSAR
INTRODUCTION OF MEDICINE PREPARATIONS FOR HOUSEWIVES AT RW 003 TABARINGAN MAKASSAR
Pemilihan bentuk sediaan akan mempengaruhi tingkat kepatuhan pasien yang akan berdampak pada keberhasilan pengobatan.  Pemberian obat secara oral adalah rute yang paling disukai ol...

Back to Top