Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

INTRODUCTION OF MEDICINE PREPARATIONS FOR HOUSEWIVES AT RW 003 TABARINGAN MAKASSAR

View through CrossRef
Pemilihan bentuk sediaan akan mempengaruhi tingkat kepatuhan pasien yang akan berdampak pada keberhasilan pengobatan.  Pemberian obat secara oral adalah rute yang paling disukai oleh masyarakat karena menawarkan keuntungan seperti  kemudahan penggunaannya,  sangat  fleksibel,  dan  dosis  yang  akurat. Masalah yang dihadapi oleh beberapa masyarakat adalah rendahnya pengetahuan tentang penggunaan obat yang rasional, masyarakat kurang memahami obat apa saja yang boleh dibeli tanpa resep dan harus memakai resep dokter. Selain itu, masyarakat juga kurang memahami pengelolaan obat di rumah seperti cara penggunaan obat yang sesuai dengan bentuk sediaan obat dan cara membuang limbah obat. Pada dasarnya obat adalah racun, sehingga penggunaan obat harus sesuai dengan aturan pakai. RW 003 Tabaringan belum mengetahui tentang penggunaan obat yang benar dan baik, penyimpanan dan pembuangan limbah obat. Terkadang mereka mengkonsumsi antibiotik tidak sesuai aturan, menyimpan obat tidak pada tempatnya, serta membuang obat tidak sesuai metode-metodenya. Pengetahuan dan pemahaman yang kurang tersebut dapat menyebabkan pengobatan yang tidak maksimal dan limbah obat dapat membahayakan lingkungan. Oleh karena itu, dilaksanakannya pengenalan sediaan obat yang merupakan bagian dari GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat). Di  rumah,  banyak  ibu  rumah tangga  yang belum mengetahui bentuk sediaan obat yang sesuai dengan cara penggunaan dari bentuk sediaan obat, baik sesuai resep dokter dan obat-obatan yang biasa dibeli tampa resep dokter.   Ada beberapa obat yang menurut  pengetahuan ibu rumah  tangga sebaiknya obat tablet dikunyah agar efek dari obat cepat memberikan terapi pada tubuh. Ibu rumah  tangga  juga  mengaku  sangat  jarang membaca  kemasan  atau  brosur  obat,  namun  mereka  cukup  mengerti  perihal  obat  yang kadaluarsa, tidak bisa dipakai, dan harus dibuang ke tempat sampah. Terkait permasalahan tersebut, diputuskan untuk memberikan penyuluhan dalam bentuk pembelajaran aktif terkait penggunaan obat sesuai dengan bentuk sediaan obat. Metode Penyuluhan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan metode ceramah serta penayangan video/gambar bentuk sediaan. Dengan melakukan penyuluhan ini ibu-ibu rumah tangga dapat mendapatkan informasi mengenai cara membedakan bentuk sedian obat serta cara pengunaan yang baik dan benar.
Title: INTRODUCTION OF MEDICINE PREPARATIONS FOR HOUSEWIVES AT RW 003 TABARINGAN MAKASSAR
Description:
Pemilihan bentuk sediaan akan mempengaruhi tingkat kepatuhan pasien yang akan berdampak pada keberhasilan pengobatan.
  Pemberian obat secara oral adalah rute yang paling disukai oleh masyarakat karena menawarkan keuntungan seperti  kemudahan penggunaannya,  sangat  fleksibel,  dan  dosis  yang  akurat.
Masalah yang dihadapi oleh beberapa masyarakat adalah rendahnya pengetahuan tentang penggunaan obat yang rasional, masyarakat kurang memahami obat apa saja yang boleh dibeli tanpa resep dan harus memakai resep dokter.
Selain itu, masyarakat juga kurang memahami pengelolaan obat di rumah seperti cara penggunaan obat yang sesuai dengan bentuk sediaan obat dan cara membuang limbah obat.
Pada dasarnya obat adalah racun, sehingga penggunaan obat harus sesuai dengan aturan pakai.
RW 003 Tabaringan belum mengetahui tentang penggunaan obat yang benar dan baik, penyimpanan dan pembuangan limbah obat.
Terkadang mereka mengkonsumsi antibiotik tidak sesuai aturan, menyimpan obat tidak pada tempatnya, serta membuang obat tidak sesuai metode-metodenya.
Pengetahuan dan pemahaman yang kurang tersebut dapat menyebabkan pengobatan yang tidak maksimal dan limbah obat dapat membahayakan lingkungan.
Oleh karena itu, dilaksanakannya pengenalan sediaan obat yang merupakan bagian dari GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat).
Di  rumah,  banyak  ibu  rumah tangga  yang belum mengetahui bentuk sediaan obat yang sesuai dengan cara penggunaan dari bentuk sediaan obat, baik sesuai resep dokter dan obat-obatan yang biasa dibeli tampa resep dokter.
   Ada beberapa obat yang menurut  pengetahuan ibu rumah  tangga sebaiknya obat tablet dikunyah agar efek dari obat cepat memberikan terapi pada tubuh.
Ibu rumah  tangga  juga  mengaku  sangat  jarang membaca  kemasan  atau  brosur  obat,  namun  mereka  cukup  mengerti  perihal  obat  yang kadaluarsa, tidak bisa dipakai, dan harus dibuang ke tempat sampah.
Terkait permasalahan tersebut, diputuskan untuk memberikan penyuluhan dalam bentuk pembelajaran aktif terkait penggunaan obat sesuai dengan bentuk sediaan obat.
Metode Penyuluhan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan metode ceramah serta penayangan video/gambar bentuk sediaan.
Dengan melakukan penyuluhan ini ibu-ibu rumah tangga dapat mendapatkan informasi mengenai cara membedakan bentuk sedian obat serta cara pengunaan yang baik dan benar.

Related Results

Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi pemerintah Kota Makassar dalam pemuli...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MAKASSAR TIDAK RANTASA PEMERINTAH KOTA MAKASSAR (Studi Analisa Teori Isikawa)
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MAKASSAR TIDAK RANTASA PEMERINTAH KOTA MAKASSAR (Studi Analisa Teori Isikawa)
Abstract: Cleanliness a reflection for every individual in maintaining the health that is so important in everyday life. As we know that hygiene is a condition free of all impuriti...
Evaluasi Kebijakan Rumah Singgah Pasien Pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar
Evaluasi Kebijakan Rumah Singgah Pasien Pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar
Muharram Aco, 20043014022, Evaluation of Majene Regency Government's Patient Halfway House Policy in Makassar City. Supervised by Mariati Rahman and Tetty Dwiyanti. This study aims...
Mental Stress for Creating Healthy Environment for Housewives in Maharagama MOH’s
Mental Stress for Creating Healthy Environment for Housewives in Maharagama MOH’s
This study aims to assess the mental stress experienced by housewives in the Maharagama Medical Officer of Health’s (MOH) division while striving to establish a healthy living envi...
Increasing the Competitiveness of Pelindo IV Port Services in the Makassar Region
Increasing the Competitiveness of Pelindo IV Port Services in the Makassar Region
This study aims to examine the increase in competitiveness at Pelindo 4 Regional Makassar City. This study is a case study with a qualitative approach. This study is an exploratory...
ANALISIS KERJA GURU SMP NEGERI SE- KOTA MAKASSAR
ANALISIS KERJA GURU SMP NEGERI SE- KOTA MAKASSAR
As the capital of the province, education in the Makassar supposed to be better than other cities in the province of South Sulawesi. In fact, the quality of education is still far ...
Tinjauan Kriminologis Mengenai Cyberbullying di Kota Makassar
Tinjauan Kriminologis Mengenai Cyberbullying di Kota Makassar
This thesis, entitled Criminological Review of Cyberbullying in Makassar, is motivated because the author has seen many reports in the mass media about cyberbullying outside Makass...
Penerapan Arsitektur Hijau dalam Desain Indoor Waterpark di Kota Makassar
Penerapan Arsitektur Hijau dalam Desain Indoor Waterpark di Kota Makassar
Abstrak Indonesia merupakan sebuah negara yang terdiri dari destinasi wisata yang banyak. Hal ini terbukti, karena sektor pariwisata merupakan penyumbang pendapatan devisa negara y...

Back to Top