Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENANGANAN LONSORAN BADAN JALAN PADA RUAS ENAROTALI – WAGHETE (STA 8 + 845)

View through CrossRef
Penelitian ini berisi tentang stabilitas tanah dan penanggulangan pada ruas jalan enarotali – waghete STA 8 + 845 Propinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Enarotali. Bentang alam pada ruas jalan enarotali - waghete merupakan daerah topografi punggungan yang curam sehingga sangat berpotensi longsor.  Jalan ini merupakan jalan nasional yang menghubungkan antara kota Paniai – Waghete dan termasuk jalan kelas I yang dibangun untuk menghubungkan antar kabupaten, sehingga sangat menunjang pertumbuhan ekonomi di daerah Paniai dan sekitarnya. Jalan ini melintasi perbukitan yang mengandung lapisan lempung pasiran yang berwarna coklat dan bersifat sangat lepas. Longsoran yang terjadi di badan jalan pada ruas enarotali – waghete sejumlah 9 titik longsoran di tahun 2023. Penelitian ini menganalisa nilai faktor keamanan pada badan jalan yang telah mengalami longsor yang dikarenakan telah terjadi pergerakan tanah pada lerengnya yang mengakibatkan tidak stabilnya lereng tersebut. Untuk perhitungan stabilitas lereng dianalisa secara manual dengan menggunakan metode Bishop. Dari hasil analisa dan perhitungan diketahui bahwa bidang gelincir yang terjadi pada kedalaman -9,0 m dari permukaan jalan. Untuk menangani hal tersebut dicoba alternatif penanganan berupa perkuatan dengan bore pile dengan jarak 2 m dan 2.75 m terhadap arah melintang sehingga memotong bidang gelincir sepanjang badan jalan yang longsor dan dikombinasikan dengan perkuatan dinding kantilever. Hasil analisis menunjukkan bahwa perkuatan longsoran berupa bored pile dengan diameter  0.4  m yang  diletakkan  pada  bagian  depan,  belakang  pada  daerah  yang  mengalami lonsoran  dengan kedalaman 6 m yang dikombinasikan dengan dinding kantilever setinggi 1.5m dengan ketebalan 0.3   m adalah penanganan yang memiliki peningkatan nilai faktor keamanan sangat besar, dimana faktor keamanan dari kondisi eksisting yang semula sebesar 0.875 menjadi factor keamanan stabilitas terhadap geser 2.164, stabilitas terhadap guling 3.551 dan stabilitas terhadap daya dukung 3.175.
Title: PENANGANAN LONSORAN BADAN JALAN PADA RUAS ENAROTALI – WAGHETE (STA 8 + 845)
Description:
Penelitian ini berisi tentang stabilitas tanah dan penanggulangan pada ruas jalan enarotali – waghete STA 8 + 845 Propinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Enarotali.
Bentang alam pada ruas jalan enarotali - waghete merupakan daerah topografi punggungan yang curam sehingga sangat berpotensi longsor.
 Jalan ini merupakan jalan nasional yang menghubungkan antara kota Paniai – Waghete dan termasuk jalan kelas I yang dibangun untuk menghubungkan antar kabupaten, sehingga sangat menunjang pertumbuhan ekonomi di daerah Paniai dan sekitarnya.
Jalan ini melintasi perbukitan yang mengandung lapisan lempung pasiran yang berwarna coklat dan bersifat sangat lepas.
Longsoran yang terjadi di badan jalan pada ruas enarotali – waghete sejumlah 9 titik longsoran di tahun 2023.
Penelitian ini menganalisa nilai faktor keamanan pada badan jalan yang telah mengalami longsor yang dikarenakan telah terjadi pergerakan tanah pada lerengnya yang mengakibatkan tidak stabilnya lereng tersebut.
Untuk perhitungan stabilitas lereng dianalisa secara manual dengan menggunakan metode Bishop.
Dari hasil analisa dan perhitungan diketahui bahwa bidang gelincir yang terjadi pada kedalaman -9,0 m dari permukaan jalan.
Untuk menangani hal tersebut dicoba alternatif penanganan berupa perkuatan dengan bore pile dengan jarak 2 m dan 2.
75 m terhadap arah melintang sehingga memotong bidang gelincir sepanjang badan jalan yang longsor dan dikombinasikan dengan perkuatan dinding kantilever.
Hasil analisis menunjukkan bahwa perkuatan longsoran berupa bored pile dengan diameter  0.
4  m yang  diletakkan  pada  bagian  depan,  belakang  pada  daerah  yang  mengalami lonsoran  dengan kedalaman 6 m yang dikombinasikan dengan dinding kantilever setinggi 1.
5m dengan ketebalan 0.
3   m adalah penanganan yang memiliki peningkatan nilai faktor keamanan sangat besar, dimana faktor keamanan dari kondisi eksisting yang semula sebesar 0.
875 menjadi factor keamanan stabilitas terhadap geser 2.
164, stabilitas terhadap guling 3.
551 dan stabilitas terhadap daya dukung 3.
175.

Related Results

Pendataan Ruas Jalan (Leger Jalan) pada Ruas Jalan Palembang - Betung
Pendataan Ruas Jalan (Leger Jalan) pada Ruas Jalan Palembang - Betung
AbstractAs national assets, roads are vital to establish the means of national development, especially in term of achieving balanced inter-regional development and equitable distri...
Analisis Penerapan Jalan Satu Arah di Ruas Jalan Raya Leles-Jalan Lingkar Leles
Analisis Penerapan Jalan Satu Arah di Ruas Jalan Raya Leles-Jalan Lingkar Leles
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kemacetan yang sering terjadi di ruas Jalan Raya Leles pada saat jam-jam sibuk dan mengetahui dampak penerapan jalan satu arah te...
ANALISIS DAMPAK KERUSAKAN JALAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) PADA RUAS JALAN SIAHONI – JAMILU KABUPATEN BURU
ANALISIS DAMPAK KERUSAKAN JALAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) PADA RUAS JALAN SIAHONI – JAMILU KABUPATEN BURU
Nuliati R - Kerusakan seperti gelombang, retak-retak maupun aus pada jalan menjadi faktor utama menurunnya tingkat pelayanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan, sehingga kondisi ja...
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN DI WILAYAH PUSAT KOTA STUDI KASUS ( RUAS JALANANDI DJEMMA EX. JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA PALOPO
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN DI WILAYAH PUSAT KOTA STUDI KASUS ( RUAS JALANANDI DJEMMA EX. JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA PALOPO
Dalam menentukan kinerja lalulintas pada ruas jalan Andi Djemma ex. Jalan Jenderal Sudirman Kota Palopo dapat digunakan beberapa populasi variabel utama, yaitu volume, kecepatan, k...
ANALISIS KONDISI PERMUKAAN PERKERASAN JALAN DI RUAS SP. DANAU PERINTIS – ULANTHA KABUPATEN BONE BOLANGO, GORONTALO
ANALISIS KONDISI PERMUKAAN PERKERASAN JALAN DI RUAS SP. DANAU PERINTIS – ULANTHA KABUPATEN BONE BOLANGO, GORONTALO
Kabupaten Bone Bolango  memiliki beberapa ruas jalan  baik yang sudah dan belum ada SK jalan dan jembatan , dengan masing –masing ruas tipe konstruksi permukaan perkerasan berbeda-...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
ANALISA KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR JALAN NIKI-NIKI - OENLASI
ANALISA KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR JALAN NIKI-NIKI - OENLASI
Kinerja jalan sebagai prasarana transportasi darat merupakan faktor yang sangat penting dalam bidang perhubungan terutama untuk kesinambungan distribusi barang dan jasa. Kinerja in...

Back to Top