Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Pengembangan Wisata Heritage Kya Kya Kembang Jepun sebagai Destinasi Wisata Prioritas Kota Surabaya

View through CrossRef
Kya Kya Kembang Jepun is a heritage area in Surabaya with significant historical and cultural value. However, this area faces challenges in sustainable management, inconsistent policies, and lack of coordination among stakeholders. This study aims to analyze the development strategies for Kya Kya Kembang Jepun as a tourism destination using the 4A framework (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancillary) and SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation from relevant informants. The findings indicate that Kya Kya possesses strong cultural attractions, Chinese culinary offerings, and cultural performances that support its tourism branding. Accessibility is adequate, but improvements in transportation and parking are necessary. Available amenities are satisfactory, but maintenance requires attention. Based on the SWOT analysis, recommended strategies include sustainable revitalization, strengthening inter-agency collaboration, and more targeted digital promotion. With the right strategies, Kya Kya Kembang Jepun has the potential to become a competitive and sustainable heritage tourism icon in Surabaya.
Title: Strategi Pengembangan Wisata Heritage Kya Kya Kembang Jepun sebagai Destinasi Wisata Prioritas Kota Surabaya
Description:
Kya Kya Kembang Jepun is a heritage area in Surabaya with significant historical and cultural value.
However, this area faces challenges in sustainable management, inconsistent policies, and lack of coordination among stakeholders.
This study aims to analyze the development strategies for Kya Kya Kembang Jepun as a tourism destination using the 4A framework (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancillary) and SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threat).
A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation from relevant informants.
The findings indicate that Kya Kya possesses strong cultural attractions, Chinese culinary offerings, and cultural performances that support its tourism branding.
Accessibility is adequate, but improvements in transportation and parking are necessary.
Available amenities are satisfactory, but maintenance requires attention.
Based on the SWOT analysis, recommended strategies include sustainable revitalization, strengthening inter-agency collaboration, and more targeted digital promotion.
With the right strategies, Kya Kya Kembang Jepun has the potential to become a competitive and sustainable heritage tourism icon in Surabaya.

Related Results

REVITALISASI KAWASAN KEMBANG JEPUN “KYA-KYA” SURABAYA DENGAN PENDEKATAN LIMA ELEMEN CITRA KOTA: KEVIN LYNCH
REVITALISASI KAWASAN KEMBANG JEPUN “KYA-KYA” SURABAYA DENGAN PENDEKATAN LIMA ELEMEN CITRA KOTA: KEVIN LYNCH
Kawasan Kembang Jepun atau yang biasa dikenal sebagai Kya-Kya merupakan salah satu kawasan kota lama di Surabaya yang mengalami penurunan kualitas yang disebabkan oleh pergeseran f...
PEMBELAJARAN IRINGAN TARI SEKAR JEPUN MENGGUNAKAN METODE CATUR MEGURU DI SANGGAR EKA BHAKTI BUDAYA DESA UNGASAN KABUPATEN BADUNG
PEMBELAJARAN IRINGAN TARI SEKAR JEPUN MENGGUNAKAN METODE CATUR MEGURU DI SANGGAR EKA BHAKTI BUDAYA DESA UNGASAN KABUPATEN BADUNG
Penelitian ini membahas tentang Pembelajaran Iringan Tari Sekar Jepun di Sanggar Eka Bhakti Budaya Desa Ungasan Kabupaten Badung. Tujuan dari pene-litian ini untuk mendeskripsikan ...
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Studi pariwisata sering menilai pengembangan tujuan wisata berdasarkan siklus hidup teori siklus hidup.Berdasarkan enam tahap teori siklus hidup pariwisata,penelitian ini bertujuan...
Analisis Strategi Pengembangan Hutan Kota Gunung Kembang Sarolangun Di Kabupaten Sarolangun
Analisis Strategi Pengembangan Hutan Kota Gunung Kembang Sarolangun Di Kabupaten Sarolangun
ABSTRACT The Gunung Kembang Sarolangun City Forest is located in the Sarolangun Regency Government Office Complex. The urban forest was originally a biodiversity park and is includ...
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA ALAM KANDUARAYA OLEH KELOMPOK SADAR WISATA DESA KEDANG IPIL KECAMATAN KOTA BANGUN
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA ALAM KANDUARAYA OLEH KELOMPOK SADAR WISATA DESA KEDANG IPIL KECAMATAN KOTA BANGUN
Destinasi Wisata Alam Kandua Raya merupakan wisata alam seperti air terjun yang di kelilingi oleh hutan yang masih dalam keadaan sejuk dan bersih, yang letaknya di Desa Kedang Ipil...
DASAR BRITISH DAN JEPUN TERHADAP SEKOLAH MELAYU DAN TAMIL SEBELUM TAHUN 1957
DASAR BRITISH DAN JEPUN TERHADAP SEKOLAH MELAYU DAN TAMIL SEBELUM TAHUN 1957
ABSTRAK Sejarah pendidikan menjadi sangat penting dalam konteks Malaysia kerana kajiannya masih belum dilakukan secara meluas, sama ada sebelum mahupun selepas merdeka. Maka, adala...
Tindak Kekerasan Pada Tokoh Perempuan Dalam Novel Perempuan Kembang Jepun Karya Lan Fang dan Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado
Tindak Kekerasan Pada Tokoh Perempuan Dalam Novel Perempuan Kembang Jepun Karya Lan Fang dan Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado
Novel Perempuan Kembang Jepun karya Lan Fang dan novel Kembang Jepun karya Remy Sylado keduanya memiliki kemiripan yakni terjadinya kekerasan terhadap perempuan pada masa sebelum k...

Back to Top