Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SIKAP SOSIAL ANGGOTA ORGANISASI PERGERAKAN BOEDI OETOMO: SUATU TINJAUAN HISTORIS

View through CrossRef
Pergerakan nasional di Indonesia terlaksana pada tahun 1908. Terdapat beberapa organisasi yang didirikan pada masa ini bergerak dibidang sosial. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sikap sosial anggota organisasi Boedi Oetomo selama masa pergerakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah historis, dengan analisis data menggunakan studi kepustakaan. Boedi Oetomo merupakan organisasi pertama yang didirikan pada masa pergerakan nasional di Indonesia. Organisasi ini bergerak di bidang sosial, sebagai akhibat dari tindakan kolonialisme Belanda di Indonesia. Pelaksana organisasi ini adalah kaum terpelajar yang mempunyai sikap sosial yang baik. Dari penelusuran studi pustaka, ditemukan delapan sikap sosial baik yang terdapat pada setiap anggota organisasi Boedi Oetomo yaitu jujur, diisiplin, tanggung jawab, gotong-royong, emansipasi, percaya diri, patuh nilai dan norma, serta sopan santun. Hal ini patut dicontoh, karena generasi saat ini banyak yang tidak mempunyai sikap sosial baik terhadap sesama, sikap individual dan mementingkan kepentingan pribadi sebagai salah satu prioritas kehidupan. Pelaku organisasi Boedi Oetomo saja dapat melaksnakan sikap sosial baik, mengapa kita sebagai penerus bangsa tidak dapat melanjutkan perjuangan pergerakan nasional salah satunya dengan penerapan sikap sosial baik.Kata Kunci: Sikap Sosial, Organisasi, Boedi OetomoIndonesia’s National Revolution begun in 1908. There were several organization that was build then that moved in social field. The purpose of this research is to analyze the social attitude of Boedi Oetomo’s member throughout the Revolution. Method that was used in this research was historical with data analyzation from literature studies. Boedi Oetome is the first organization that was founded in the National Revolution era. This organization moved in social field, as the result of Dutch’s colonialism in Indonesia. The member of this organization was the educated that have good attitudes. From the analyzation of literarure studies it can be seen that every member of Boedi Oetome had eight main good social attitudes which is honesty, discipline, responsible, emancipation, confidence, great team work, obeyed the rules and norms, and politeness. Those attitudes are great examples because now there are many people that don’t have good social attitudes toward others, individualistic and putting their own needs before others are their main priorities. Even the member of Boedi Oetomo could have good attitudes, why can’t we, as the hope of this country continue the fight of National Revolution by applying good social attitudes.Keywords: Social Attitudes, Organization, Boedi Oetomo
Title: SIKAP SOSIAL ANGGOTA ORGANISASI PERGERAKAN BOEDI OETOMO: SUATU TINJAUAN HISTORIS
Description:
Pergerakan nasional di Indonesia terlaksana pada tahun 1908.
Terdapat beberapa organisasi yang didirikan pada masa ini bergerak dibidang sosial.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sikap sosial anggota organisasi Boedi Oetomo selama masa pergerakan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah historis, dengan analisis data menggunakan studi kepustakaan.
Boedi Oetomo merupakan organisasi pertama yang didirikan pada masa pergerakan nasional di Indonesia.
Organisasi ini bergerak di bidang sosial, sebagai akhibat dari tindakan kolonialisme Belanda di Indonesia.
Pelaksana organisasi ini adalah kaum terpelajar yang mempunyai sikap sosial yang baik.
Dari penelusuran studi pustaka, ditemukan delapan sikap sosial baik yang terdapat pada setiap anggota organisasi Boedi Oetomo yaitu jujur, diisiplin, tanggung jawab, gotong-royong, emansipasi, percaya diri, patuh nilai dan norma, serta sopan santun.
Hal ini patut dicontoh, karena generasi saat ini banyak yang tidak mempunyai sikap sosial baik terhadap sesama, sikap individual dan mementingkan kepentingan pribadi sebagai salah satu prioritas kehidupan.
Pelaku organisasi Boedi Oetomo saja dapat melaksnakan sikap sosial baik, mengapa kita sebagai penerus bangsa tidak dapat melanjutkan perjuangan pergerakan nasional salah satunya dengan penerapan sikap sosial baik.
Kata Kunci: Sikap Sosial, Organisasi, Boedi OetomoIndonesia’s National Revolution begun in 1908.
There were several organization that was build then that moved in social field.
The purpose of this research is to analyze the social attitude of Boedi Oetomo’s member throughout the Revolution.
Method that was used in this research was historical with data analyzation from literature studies.
Boedi Oetome is the first organization that was founded in the National Revolution era.
This organization moved in social field, as the result of Dutch’s colonialism in Indonesia.
The member of this organization was the educated that have good attitudes.
From the analyzation of literarure studies it can be seen that every member of Boedi Oetome had eight main good social attitudes which is honesty, discipline, responsible, emancipation, confidence, great team work, obeyed the rules and norms, and politeness.
Those attitudes are great examples because now there are many people that don’t have good social attitudes toward others, individualistic and putting their own needs before others are their main priorities.
Even the member of Boedi Oetomo could have good attitudes, why can’t we, as the hope of this country continue the fight of National Revolution by applying good social attitudes.
Keywords: Social Attitudes, Organization, Boedi Oetomo.

Related Results

Boedi Oetomo: The Multi Ethnic and Pioneering Organization to the Spirit of Nationalism
Boedi Oetomo: The Multi Ethnic and Pioneering Organization to the Spirit of Nationalism
The Dutch government had once launched the Ethical Policy in Indonesia, leading to the birth of the national movement. Indonesia implemented the national movement as an effort to b...
Konflik Kekerasan antar anggota kelompok beladiri dalam paradigma sosiologi olahraga (Kajian Kepemimpinan)
Konflik Kekerasan antar anggota kelompok beladiri dalam paradigma sosiologi olahraga (Kajian Kepemimpinan)
Kata Kunci: Konflik kekerasan, kelompok beladiri, paradigma sosiologi olahraga dan kepemimpinanAktualisasi konflik kekerasan dipandang sebagai fenomena sosial untuk mengekspresikan...
MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN
MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN
Manajemen sangat menentukan sebuah organisasi dalam mencapai suatu keberhasilan organisasi, organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan bersama, namun untuk mencapai tujuan secara ef...
STRATEGI SEMASA BERHADAPAN SITUASI PANDEMIK COVID-19 DALAM INDUSTRI PERHOTELAN DI KOTA KINABALU, SABAH
STRATEGI SEMASA BERHADAPAN SITUASI PANDEMIK COVID-19 DALAM INDUSTRI PERHOTELAN DI KOTA KINABALU, SABAH
Pandemik COVID-19 memberi kesan kepada kelangsungan operasi sesebuah organisasi di mana sesetengah organisasi terpaksa menghentikan operasi harian dan mengalami kerugian sehingga t...
Penguatan Usahatani dan Tata Kelola Hukum Organisasi KWT Ratu Nahrasiyah Desa Bendosewu
Penguatan Usahatani dan Tata Kelola Hukum Organisasi KWT Ratu Nahrasiyah Desa Bendosewu
The Ratu Nahrasiyah Women's Farmers Group (KWT) was recently founded with a simple organizational structure due to a lack of insight into the law in organizing. This is an obstacle...
Pesantren dan Kebangsaan
Pesantren dan Kebangsaan
Sulit memang membahas soal pesantren dikaitkan dengan diskursus kebangsaan di negeri ini, karena hampir semua bahasan, analisis, dan laporan mengenai Kongres pertama Boedi Oetomo 1...
PENGEMBANGAN ORGANISASI (Tinjauan Umum Pada Semua Organisasi)
PENGEMBANGAN ORGANISASI (Tinjauan Umum Pada Semua Organisasi)
Karya ilmiah ini dengan mengambil tema “Pengembangan Organisasi (Tinjauan Umum Pada Semua Organisasi)” merupakan karya tulis bukan hasil dari penelitian melainkan hasil dari studi ...
Pelatihan Digital Marketing Pada Unit Produksi Di SMK Boedi Luhur
Pelatihan Digital Marketing Pada Unit Produksi Di SMK Boedi Luhur
Artikel pengabdian masyarakat ini membahas tentang proses kegiatan pelatihan digital marketing di SMK Boedi Luhur. Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Digital Marketing Unit Produksi di...

Back to Top