Javascript must be enabled to continue!
KASUS SETYA NOVANTO KORUPSI E-KTP DITINJAU DARI TATANAN MORAL SUBJEKTIF DAN OBJEKTIF
View through CrossRef
Penulisan paper ini dibuat untuk memaparkan bahwa seorang yang sudah mempunyai jabatan, kekayaan dan wewenang merasa kurang terhadap apa yang dimiliki. Seorang pemimpin yang menjadi harapan bagi masyarakat untuk menuju hidup yang lebih sejahtera, namun melihat pemimpin yang mengkhiati kepercayaan masyarakat menjadikan masyarakat berubah pandangan terhadap seorang pemimpin. Indonesia yang merupakan negara hukum tidak menjadikannya jera atau pun takut terhadap hukum yang menjeratnya, Setya Novanto ketua DPR RI periode 2014-2019 telah melakukan berbagai tindak kejahatan dimulai dari korupsi e-ktp. Dengan kekuasaan yang dimilikinya membuat Setya Novanto mudah untuk keluar masuk meninggalkan sel tahanannya, membuat masyarakat bertanya-tanya akan hukum di Indonesia. Hukum yang seharusnya ditakuti dan dipatuhi oleh masyarakat justru malah dilanggar secara terang-terangan.Tindakan yang dilakukan merupakan tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan, namun dengan sangat sadar Setya Novanto melakukan tindakan yang tidak benar bahkan sampai menembus hukum yang ada. Tindakan yang dilakukannya tidak bermoral dan tidak mempunyai hati nurani yang membuat banyak orang rugi. Tingkah laku yang bermoral dan hati nurani yang baik sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehingga lebih sadar mengambil tindakan yang benar.
Title: KASUS SETYA NOVANTO KORUPSI E-KTP DITINJAU DARI TATANAN MORAL SUBJEKTIF DAN OBJEKTIF
Description:
Penulisan paper ini dibuat untuk memaparkan bahwa seorang yang sudah mempunyai jabatan, kekayaan dan wewenang merasa kurang terhadap apa yang dimiliki.
Seorang pemimpin yang menjadi harapan bagi masyarakat untuk menuju hidup yang lebih sejahtera, namun melihat pemimpin yang mengkhiati kepercayaan masyarakat menjadikan masyarakat berubah pandangan terhadap seorang pemimpin.
Indonesia yang merupakan negara hukum tidak menjadikannya jera atau pun takut terhadap hukum yang menjeratnya, Setya Novanto ketua DPR RI periode 2014-2019 telah melakukan berbagai tindak kejahatan dimulai dari korupsi e-ktp.
Dengan kekuasaan yang dimilikinya membuat Setya Novanto mudah untuk keluar masuk meninggalkan sel tahanannya, membuat masyarakat bertanya-tanya akan hukum di Indonesia.
Hukum yang seharusnya ditakuti dan dipatuhi oleh masyarakat justru malah dilanggar secara terang-terangan.
Tindakan yang dilakukan merupakan tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan, namun dengan sangat sadar Setya Novanto melakukan tindakan yang tidak benar bahkan sampai menembus hukum yang ada.
Tindakan yang dilakukannya tidak bermoral dan tidak mempunyai hati nurani yang membuat banyak orang rugi.
Tingkah laku yang bermoral dan hati nurani yang baik sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehingga lebih sadar mengambil tindakan yang benar.
Related Results
CITRA SETYA DI JAGAD MAYA (ANALISIS SEMIOTIKA DAN ETIKA KOMUNIKASI ISLAM GAMBAR SETYA NOVANTO PADA AKUN INSTAGRAM DETIK.COM)
CITRA SETYA DI JAGAD MAYA (ANALISIS SEMIOTIKA DAN ETIKA KOMUNIKASI ISLAM GAMBAR SETYA NOVANTO PADA AKUN INSTAGRAM DETIK.COM)
Setya Novanto salah satu ikon politik Indonesia yang selalu menjadi perbincangan di media sosial. Novanto kemudian kembali menjadi buah bibir tatkala Komisi Pemberantasan Korupsi (...
Sakit Hati Berujung Tragedi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Oleh Saudara Sendiri Ditinjau Dari Tatanan Moral Subjektif Dan Objektif
Sakit Hati Berujung Tragedi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Oleh Saudara Sendiri Ditinjau Dari Tatanan Moral Subjektif Dan Objektif
Dalam bersosialisasi seharusnya kita dapat menjalin keharmonisan dengan sesama umat manusia lainnya. Karena sebagai manusia tidak akan lepas dari bantuan tangan orang lain. Ketika...
Analisis Strategi Komunikasi Politik Dalam Menghadapi Skandal: Studi Kasus Setya Novanto Dalam Kasus E-KTP
Analisis Strategi Komunikasi Politik Dalam Menghadapi Skandal: Studi Kasus Setya Novanto Dalam Kasus E-KTP
Keterlibatan Setya Novanto dalam skandal korupsi e-KTP telah menarik perhatian publik dan mendorong berbagai perubahan dalam wacana politik.Penelitian ini dilakukan untuk memahami ...
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa
characterized by integrity, transparency, and a commitment to combating corruption. This research aims to explore the importance of anti-corruption education among students as an e...
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 menyebut...
PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI ANAK USIA DINI
PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI ANAK USIA DINI
Korupsi merupakan suatu Tindakan melawan hukum yang dilakukan dengan kondisi yang sadar akan konsekuensinya yaitu merugikan keuangan Negara. Oknum yang melakukan tindak korupsi sec...
PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA
PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA
Korupsi di Indonesia sudah menjadi permasalahan mendasar bahkan telah mengakar sederikian dalam sehingga sulit untuk diberantas. Hal ini terlihat semakin lama tindak pidana korupsi...
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO
This research is motivated by the social reality contained in Dian Purnomo's novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam which can be studied using George Ritzer's theory, the...

