Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Amputasi Ekstremitas Atas Akibat Luka Bakar Listrik : Laporan Kasus

View through CrossRef
Amputasi adalah pembedahan yang melibatkan pemotongan sebagian atau seluruh anggota badan atau beberapa hasil pertumbuhan abnormal dari tubuh. Prevalensi amputasi sekitar 1,6 juta pada tahun 2005 di Amerika Serikat dan akan meningkat dua kali lipat sebesar 3,6 juta pada tahun 2050. Penyebab utama amputasi ekstremitas atas adalah trauma yaitu sekitar 80% terutama pada orang dewasa muda dengan insiden amputasi akibat trauma luka bakar listrik sekitar 2% (terutama transradial dan transhumeral). Efek arus listrik bergantung pada jenis arus, voltase, daya tahan jaringan, kekuatan arus, jalur yang dilalui arus melalui tubuh, durasi kontak, dan kerentanan individu. Individu yang menjalani amputasi ekstremitas atas membutuhkan rehabilitasi secara komprehensif oleh dokter, fisioterapis, terapis okupasi, ahli prostesis, dan psikolog. Program rehabilitasi yang tepat dan prostesis yang nyaman (termasuk pemeliharaan panjang ekstremitas) bertujuan pada rekonstruksi prostesis. Selain program rehabilitasi, teknik amputasi yang tepat juga dapat memfasilitasi individu pada proses pemulihan secara fungsional.
Title: Amputasi Ekstremitas Atas Akibat Luka Bakar Listrik : Laporan Kasus
Description:
Amputasi adalah pembedahan yang melibatkan pemotongan sebagian atau seluruh anggota badan atau beberapa hasil pertumbuhan abnormal dari tubuh.
Prevalensi amputasi sekitar 1,6 juta pada tahun 2005 di Amerika Serikat dan akan meningkat dua kali lipat sebesar 3,6 juta pada tahun 2050.
Penyebab utama amputasi ekstremitas atas adalah trauma yaitu sekitar 80% terutama pada orang dewasa muda dengan insiden amputasi akibat trauma luka bakar listrik sekitar 2% (terutama transradial dan transhumeral).
Efek arus listrik bergantung pada jenis arus, voltase, daya tahan jaringan, kekuatan arus, jalur yang dilalui arus melalui tubuh, durasi kontak, dan kerentanan individu.
Individu yang menjalani amputasi ekstremitas atas membutuhkan rehabilitasi secara komprehensif oleh dokter, fisioterapis, terapis okupasi, ahli prostesis, dan psikolog.
Program rehabilitasi yang tepat dan prostesis yang nyaman (termasuk pemeliharaan panjang ekstremitas) bertujuan pada rekonstruksi prostesis.
Selain program rehabilitasi, teknik amputasi yang tepat juga dapat memfasilitasi individu pada proses pemulihan secara fungsional.

Related Results

Karakteristik Pasien Luka Bakar Rawat Inap
Karakteristik Pasien Luka Bakar Rawat Inap
Luka bakar adalah kerusakan atau kehilangan jaringan yang dapat diakibatkan oleh panas, listrik, atau zat kimia. Ini merupakan salah satu tantangan besar dalam bidang kesehatan glo...
Efektivitas Madu Hutan dan Krim Daun Singkong terhadap Penyembuhan Luka Bakar derajat-IIA
Efektivitas Madu Hutan dan Krim Daun Singkong terhadap Penyembuhan Luka Bakar derajat-IIA
Abstract—The skin is a line of defense in protecting the body from various trauma and injuries such as burns. Grade IIA burns are characterized by red, blistered skin and blisters....
Defensive Wound: Luka Iris atau Luka Bacok pada Jari Tangan Kanan
Defensive Wound: Luka Iris atau Luka Bacok pada Jari Tangan Kanan
Luka tangkis atau luka pertahanan sering ditemukan dalam kasus kekerasan seperti pembunuhan atau penganiayaan. Luka ini merupakan respons naluriah korban dalam upaya melindungi dir...
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
ABSTRAK Penelitian mengenai eksplorasi motor bakar berbahan bakar ganda dalam upaya mendukung pengembangan motor bakar berbahan bakar gas alam telah dilaksanakan di MIDC Bandung. P...
Fisioterapi pada pasien dengan Tetraparesis Ensefalitis: laporan kasus
Fisioterapi pada pasien dengan Tetraparesis Ensefalitis: laporan kasus
Penatalaksanaan pasien ensefalitis memerlukan kerjasama dari Tim Rehabilitasi untuk segera mengembalikan fungsi serta mengurangi kecacatan dan komplikasi, berupa dekubitus, penurun...
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PERAWATAN LUKA KANKER BERBASIS MOBILE APP: LITERATUR REVIEW
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PERAWATAN LUKA KANKER BERBASIS MOBILE APP: LITERATUR REVIEW
Latar Belakang: Luka kanker merupakan salah satu permasalahan pada penyakit kanker. Luka kanker termasuk dalam luka kronis dimana ada kegagalan atau faktor penghambat pada proses p...
Surveilans Retrospektif Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Dengan Luka Bakar
Surveilans Retrospektif Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Dengan Luka Bakar
Luka bakar merupakan salah satu bentuk trauma dengan tingkat risiko infeksi yang tinggi. Modalitas utama pada infeksi akibat luka bakar ialah pemberian antibiotik. Tujuan penelitia...

Back to Top