Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Defensive Wound: Luka Iris atau Luka Bacok pada Jari Tangan Kanan

View through CrossRef
Luka tangkis atau luka pertahanan sering ditemukan dalam kasus kekerasan seperti pembunuhan atau penganiayaan. Luka ini merupakan respons naluriah korban dalam upaya melindungi diri dari serangan, dan biasanya muncul pada bagian tubuh yang digunakan untuk menangkis, seperti tangan. Kekerasan tajam dapat menyebabkan luka iris maupun luka bacok, namun pada beberapa kasus, perbedaan antara keduanya bisa sulit dikenali, terutama jika bentuk luka menyerupai iris meskipun penyebabnya adalah bacokan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik luka tangkis yang disebabkan oleh kekerasan tajam, dengan fokus pada kasus seorang pria yang mengalami luka di tangan kanan akibat berusaha menahan serangan parang saat diserang oleh enam orang tak dikenal. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pengumpulan data melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban, laki-laki usia 25 tahun dengan status gizi dan tanda vital normal, mengalami tiga luka terbuka pada jari-jari tangan kanan. Berdasarkan deskripsi luka dan keterangan korban, luka tersebut menyerupai luka iris, meskipun cara kekerasan dilakukan dengan membacok. Hal ini menunjukkan pentingnya ketelitian dalam identifikasi jenis luka untuk mendukung proses hukum dan diagnosis medis. Disimpulkan bahwa luka yang dialami korban merupakan luka iris, berdasarkan pola luka meskipun cara kekerasannya dilakukan dengan bacokan.
Title: Defensive Wound: Luka Iris atau Luka Bacok pada Jari Tangan Kanan
Description:
Luka tangkis atau luka pertahanan sering ditemukan dalam kasus kekerasan seperti pembunuhan atau penganiayaan.
Luka ini merupakan respons naluriah korban dalam upaya melindungi diri dari serangan, dan biasanya muncul pada bagian tubuh yang digunakan untuk menangkis, seperti tangan.
Kekerasan tajam dapat menyebabkan luka iris maupun luka bacok, namun pada beberapa kasus, perbedaan antara keduanya bisa sulit dikenali, terutama jika bentuk luka menyerupai iris meskipun penyebabnya adalah bacokan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik luka tangkis yang disebabkan oleh kekerasan tajam, dengan fokus pada kasus seorang pria yang mengalami luka di tangan kanan akibat berusaha menahan serangan parang saat diserang oleh enam orang tak dikenal.
Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pengumpulan data melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik.
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban, laki-laki usia 25 tahun dengan status gizi dan tanda vital normal, mengalami tiga luka terbuka pada jari-jari tangan kanan.
Berdasarkan deskripsi luka dan keterangan korban, luka tersebut menyerupai luka iris, meskipun cara kekerasan dilakukan dengan membacok.
Hal ini menunjukkan pentingnya ketelitian dalam identifikasi jenis luka untuk mendukung proses hukum dan diagnosis medis.
Disimpulkan bahwa luka yang dialami korban merupakan luka iris, berdasarkan pola luka meskipun cara kekerasannya dilakukan dengan bacokan.

Related Results

Transfer Jari Kedua Jari Kaki untuk Rekonstruksi Jari Pertama Jari Tangan Setelah Trauma Listrik (Laporan Kasus)
Transfer Jari Kedua Jari Kaki untuk Rekonstruksi Jari Pertama Jari Tangan Setelah Trauma Listrik (Laporan Kasus)
Latar belakang: jari pertama memiliki peran yang sangat penting pada fungsi tangan. Rekonstruksi jari pertama jari tangan dapat dilakukan menggunakan jari pertama jari. Jari kedua ...
ANALISIS DISTRIBUSI TEKANAN FLUIDA CAIR YANG MELALUI ELBOW 90O DENGAN VARIASI JARI-JARI KELENGKUNGAN
ANALISIS DISTRIBUSI TEKANAN FLUIDA CAIR YANG MELALUI ELBOW 90O DENGAN VARIASI JARI-JARI KELENGKUNGAN
Penggunaan pipa dalam suatu sistem saluran fluida banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Efisiensi dari suatu sistem saluran akan tercapai maksimal apabila desain atau peranc...
PERBEDAAN KARAKTERISTIK SIDIK JARI POPULASI MONGOLOID JAWA DAN AUSTROMELANOSOID PAPUA DI INDONESIA
PERBEDAAN KARAKTERISTIK SIDIK JARI POPULASI MONGOLOID JAWA DAN AUSTROMELANOSOID PAPUA DI INDONESIA
ABSTRAK Sidik jari tangan berperan penting untuk mengidentifikasi seseorang, karena setiap orang memiliki sidik jari yang berbeda. Sidik jari merupakan salah satu data primer sela...
Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Carpal tunnel syndrome (CTS) adalah salah satu gangguan pada tangan karena terjadi penyempitan pada terowongan karpal, baik akibat edema fasia pada terowongan tersebut maupun akiba...
Deteksi Iris Berdasarkan Metode Black Hole dan Circle Curve Fitting
Deteksi Iris Berdasarkan Metode Black Hole dan Circle Curve Fitting
<p class="Abstract">Sistem pengenalan identitas personal berdasarkan ciri biometrika adalah suatu sistem pengenalan seseorang berdasarkan pada ciri biometrika yang melekat pa...
Deteksi Iris Berdasarkan Metode Black Hole dan Circle Curve Fitting
Deteksi Iris Berdasarkan Metode Black Hole dan Circle Curve Fitting
Sistem pengenalan identitas personal berdasarkan ciri biometrika adalah suatu sistem pengenalan seseorang berdasarkan pada ciri biometrika yang melekat pada orang tersebut. Iris ma...
PENENTUAN TEGANGAN OPERASIONAL PADA DETEKTOR GEIGER MULLER DENGAN PERBEDAAN JARI-JARI WINDOW DETEKTOR
PENENTUAN TEGANGAN OPERASIONAL PADA DETEKTOR GEIGER MULLER DENGAN PERBEDAAN JARI-JARI WINDOW DETEKTOR
Telah dilakukan penentuan nilai tegangan operasional detektor isian gas Geiger Muller dengan perbedaan jari-jari windownya. Tegangan operasional didapatkan dengan melakukan pencaca...
Analisis Keselamatan Jalan Pada Tikungan Berdasarkan Jari-jari dan Kemiringan Melintang Tikungan
Analisis Keselamatan Jalan Pada Tikungan Berdasarkan Jari-jari dan Kemiringan Melintang Tikungan
Jari-jari dan kemiringan melintang tikungan merupakan faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas bila tidak sesuai dengan standar. Ruas jalan Mataram-Senggigi-Pemenang yang ...

Back to Top