Javascript must be enabled to continue!
Sosialisasi dan Pemasangan Lubang Resapan Biopori untuk Keberlanjutan Lingkungan
View through CrossRef
Introduction: Inadequate water consumption and sewage disposal are prevalent in the urban environment, leading to flooding and pollution. Biopore infiltration pits are an excellent solution, but low public awareness and acceptance.
Objective: The project aims at educating the population of South Denpasar on the benefits of biopore technology, providing practical training for its installation, and encouraging self-installation towards environmental sustainability.
Method: The program was carried out on a single day, consisting of four phases: (1) education and socialization, (2) in-site training for biopore installation, (3) independent biopore installation by participants, and (4) monitoring and evaluation. Both theoretical descriptions and practical demonstrations were used to make participation easier for the community.
Outcome: The program was successful in raising awareness and knowledge at the community level. Initially, the participants were not familiar with biopore technology. Towards the end of the exercise, they showed increased awareness and a desire to install biopores. Reduction in surface water collection and improvement in organic waste disposal was observed.
Conclusion: The program succeeded in spreading environmental awareness and biopore adoption. Education and involvement are needed for sustainability over time.
Yayasan Inspirasi El Burhani
Title: Sosialisasi dan Pemasangan Lubang Resapan Biopori untuk Keberlanjutan Lingkungan
Description:
Introduction: Inadequate water consumption and sewage disposal are prevalent in the urban environment, leading to flooding and pollution.
Biopore infiltration pits are an excellent solution, but low public awareness and acceptance.
Objective: The project aims at educating the population of South Denpasar on the benefits of biopore technology, providing practical training for its installation, and encouraging self-installation towards environmental sustainability.
Method: The program was carried out on a single day, consisting of four phases: (1) education and socialization, (2) in-site training for biopore installation, (3) independent biopore installation by participants, and (4) monitoring and evaluation.
Both theoretical descriptions and practical demonstrations were used to make participation easier for the community.
Outcome: The program was successful in raising awareness and knowledge at the community level.
Initially, the participants were not familiar with biopore technology.
Towards the end of the exercise, they showed increased awareness and a desire to install biopores.
Reduction in surface water collection and improvement in organic waste disposal was observed.
Conclusion: The program succeeded in spreading environmental awareness and biopore adoption.
Education and involvement are needed for sustainability over time.
Related Results
Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Di sekitaran area kampus 2 UKI TORAJA kecematan Tallunglipu sering di temukan genangan air akibat terjadinya curah hujan yang cukup tinggi dan juga laju resapan tanah terhadap air ...
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Pada Daerah Permukiman yang berpotensi Genangan
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Pada Daerah Permukiman yang berpotensi Genangan
Limpasan permukaan merupakan air yang muncul diakibatkan oleh tingginya curah hujan yang jatuh pada suatu kawasan. Limpasan yang mengakibatkan genangan terjadi selain buruknya sist...
Difusi Teknologi Lubang Resapan Biopori di Musim Penghujan untuk Antisipasi Kelangkaan Air Sumur di Musim Kemarau
Difusi Teknologi Lubang Resapan Biopori di Musim Penghujan untuk Antisipasi Kelangkaan Air Sumur di Musim Kemarau
Curah bujan yang sudah mulai tinggi menyebabkan terjadinya genangan air hujan di kawasan Komplek Masjid Al-Muhajirin, Tiyasan, Kelurahan Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman, D.I....
Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori
Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori
Lubang resapan biopori "diaktifkan" dengan memberikan sampah organik. Sampah iniakan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah untuk melakukan kegiatannyamelalui proses ...
PEMBUATAN DAN PEMASANGAN LAMPU BIOPORI PADA DESA KENTENG, BANDUNGAN
PEMBUATAN DAN PEMASANGAN LAMPU BIOPORI PADA DESA KENTENG, BANDUNGAN
Di era teknologi yang semakin maju ini banyak sekali perangkat teknologi yang menggunakan tenaga listrik. Tenaga listrik menjadi bahan pembangkit utama untuk membangkitkan teknolog...
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Di Dusun Kebondalem Mojoagung Jombang
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Di Dusun Kebondalem Mojoagung Jombang
Desa Kademangan yakni salah satu desa yang terletak di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang yang sering dilanda banjir ketika musim hujan tiba. Untuk menanggulangi kasus di atas d...
PEMBUATAN BIOPORI UNTUK PENYERAPAN AIR VERTIKAL DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK
PEMBUATAN BIOPORI UNTUK PENYERAPAN AIR VERTIKAL DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK
Adanya genangan air hujan, banjir di daerah yang rendah, kurangnya kemampuan selokan menyalurkan air hujan, dan meningkatnya volume sampah sebagai masalah yang...
LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB): ALTERNATIF TEKNOLOGI SEDERHANA PANEN HUJAN DALAM RANGKA PELESTARIAN AIR
LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB): ALTERNATIF TEKNOLOGI SEDERHANA PANEN HUJAN DALAM RANGKA PELESTARIAN AIR
Lubang Resapan Biopori (LRB): Alternatif Teknologi Sederhana Panen Hujan dalam Rangka Pelestarian Air. Ketersediaan air merupakan kebutuhan utama untuk berlangsungnya suatu kehidup...

