Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Paradigma Baru Ilmu Tafsir

View through CrossRef
Artikel ini membahas paradigma baru ilmu tafsir yang fokus pada metode dan bentuk penafsiran Muhammad Syahrur dalam menafsirkan al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat Pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Muhammad Syahrur menawarkan metode baru dalam memahami al-Qur’an yang dikenal dengan Qira’ah Mu’ashirah pembacaan kontemporer). Dengan metode tersebut, Muhammad Syahrur mengembangkan teori-teori yang terkesan berbeda dan lebih sesuai dengan konteks sekarang. Sejalan dengan hal tersebut, Syahrur menawarkan dua Pendekatan dalam menafsirkan al-Qur’an yakni pendekatan linguistik-saintifik dengan metode hermeneutika ta’wil, kedua adalah pendekatan dengan teori hudud dengan metode ijtihad. Melalui analisis dan pendekatan yang baru tersebut, maka hasil Penafsirannya pun termasuk baru dan berbeda dengan tafsir-tafsir sebelumnya (klasik). This article discusses the new paradigm of the science of interpretation which focuses on Muhammad Syahrur's methods and forms of interpretation in interpreting the Qur'an. This research is a qualitative research that is library in nature. The results of this study indicate that Muhammad Syahrur offers a new method in understanding the Qur'an known as Qira'ah Mu'ashirah (contemporary reading). With this method, Muhammad Syahrur developed theories that seemed different and more appropriate to the current context. In line with this, Syahrur offers two approaches to interpreting the Koran, namely a linguistic-scientific approach using the hermeneutic ta'wil method, the second is an approach with hudud theory using the ijtihad method. Through this new analysis and approach, the results of the interpretation are also new and different from previous (classical) interpretations.
Title: Paradigma Baru Ilmu Tafsir
Description:
Artikel ini membahas paradigma baru ilmu tafsir yang fokus pada metode dan bentuk penafsiran Muhammad Syahrur dalam menafsirkan al-Qur’an.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat Pustaka.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Muhammad Syahrur menawarkan metode baru dalam memahami al-Qur’an yang dikenal dengan Qira’ah Mu’ashirah pembacaan kontemporer).
Dengan metode tersebut, Muhammad Syahrur mengembangkan teori-teori yang terkesan berbeda dan lebih sesuai dengan konteks sekarang.
Sejalan dengan hal tersebut, Syahrur menawarkan dua Pendekatan dalam menafsirkan al-Qur’an yakni pendekatan linguistik-saintifik dengan metode hermeneutika ta’wil, kedua adalah pendekatan dengan teori hudud dengan metode ijtihad.
Melalui analisis dan pendekatan yang baru tersebut, maka hasil Penafsirannya pun termasuk baru dan berbeda dengan tafsir-tafsir sebelumnya (klasik).
This article discusses the new paradigm of the science of interpretation which focuses on Muhammad Syahrur's methods and forms of interpretation in interpreting the Qur'an.
This research is a qualitative research that is library in nature.
The results of this study indicate that Muhammad Syahrur offers a new method in understanding the Qur'an known as Qira'ah Mu'ashirah (contemporary reading).
With this method, Muhammad Syahrur developed theories that seemed different and more appropriate to the current context.
In line with this, Syahrur offers two approaches to interpreting the Koran, namely a linguistic-scientific approach using the hermeneutic ta'wil method, the second is an approach with hudud theory using the ijtihad method.
Through this new analysis and approach, the results of the interpretation are also new and different from previous (classical) interpretations.

Related Results

SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Dayah Ummul Ayman is one of the largest dayah in Aceh. The teaching of tafsir in this dayah is carried out through dayah curriculum and adapted to the abilities of students. Standa...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...
Karakteristik Tafsir Tahlili dan Tafsir Ijmali
Karakteristik Tafsir Tahlili dan Tafsir Ijmali
Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas perbedaan karakteristik antara tafsir tahlili dan tafsir ijmali dalam Al-Quran. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif dengan analis...

Back to Top