Javascript must be enabled to continue!
Self Disclosure Pengguna Bottled di Wilayah Jakarta
View through CrossRef
Bottled users' self-disclosure is the occurrence by writing the contents of the heart and feelings about various things as well as statements that are sometimes unable to be discussed like things that are intimately or private when announced on general media, not anonymous. The purpose of determining how self-disclosure of anonymous social media users named Bottled. This research uses self-disclosure theory (Johari Window) and social penetration theory. This research uses a qualitative approach with the method used is a case study. Database collection technically with interviews, observation, and documentation. The key information this study were Psychologists as expert speakers and three supporting informants who were found through purposive sampling techniques.This study results reveal that self-disclosure that occurs in Bottled users makes individuals more comfortable to be open about evaluative and descriptive expressions. Bottled users' self-disclosure is also a form of self-clarification. Self disclosure pengguna Bottled ini merupakan terjadinya suatu tindakan pengungkapan diri menggunakan menuliskan isi hati dan perasaan tentang berbagai macam hal serta pernyataan-pernyataan yang terkadang mampu dibicarakan misalnya hal yang bersifat intim atau terlalu privasi bila dibagikan pada media yang terlalu generik, yang bukan anonim. Penelitian ini bertujuan buat mengetahui bagaimana self-disclosure pengguna media umum anonim bernama Bottled. Penelitian ini menggunakan teori a (Johari Window) & teori penetrasi sosial. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif menggunakan metode yang digunakan merupakan studi perkara. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini adalah Psikolog menjadi narasumber pakar dan tiga informan pendukung yang ditemukan melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa self disclosure yang terjadi pada pengguna Bottled berakibat individua lebih nyamana untuk terbukaa tentang ungkapan yang evaluatif & naratif. Self disclosure pengguna Bottled pula sebagai bentuk penjernihan diri.
Title: Self Disclosure Pengguna Bottled di Wilayah Jakarta
Description:
Bottled users' self-disclosure is the occurrence by writing the contents of the heart and feelings about various things as well as statements that are sometimes unable to be discussed like things that are intimately or private when announced on general media, not anonymous.
The purpose of determining how self-disclosure of anonymous social media users named Bottled.
This research uses self-disclosure theory (Johari Window) and social penetration theory.
This research uses a qualitative approach with the method used is a case study.
Database collection technically with interviews, observation, and documentation.
The key information this study were Psychologists as expert speakers and three supporting informants who were found through purposive sampling techniques.
This study results reveal that self-disclosure that occurs in Bottled users makes individuals more comfortable to be open about evaluative and descriptive expressions.
Bottled users' self-disclosure is also a form of self-clarification.
Self disclosure pengguna Bottled ini merupakan terjadinya suatu tindakan pengungkapan diri menggunakan menuliskan isi hati dan perasaan tentang berbagai macam hal serta pernyataan-pernyataan yang terkadang mampu dibicarakan misalnya hal yang bersifat intim atau terlalu privasi bila dibagikan pada media yang terlalu generik, yang bukan anonim.
Penelitian ini bertujuan buat mengetahui bagaimana self-disclosure pengguna media umum anonim bernama Bottled.
Penelitian ini menggunakan teori a (Johari Window) & teori penetrasi sosial.
Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif menggunakan metode yang digunakan merupakan studi perkara.
Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Narasumber dalam penelitian ini adalah Psikolog menjadi narasumber pakar dan tiga informan pendukung yang ditemukan melalui teknik purposive sampling.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa self disclosure yang terjadi pada pengguna Bottled berakibat individua lebih nyamana untuk terbukaa tentang ungkapan yang evaluatif & naratif.
Self disclosure pengguna Bottled pula sebagai bentuk penjernihan diri.
.
Related Results
SOCIAL ANXIETY DAN ONLINE SELF-DISCLOSURE PADA MAHASISWA PENGGUNA TWITTER/X
SOCIAL ANXIETY DAN ONLINE SELF-DISCLOSURE PADA MAHASISWA PENGGUNA TWITTER/X
Abstrak - Mahasiswa berada dalam tahapan usia emerging adulthood yang memiliki tugas perkembangan untuk menjalin relasi. Dalam usahanya menjalin relasi, mahasiswa menggunakan aplik...
Quality Assurance for Iraqi Bottled Water Specifications
Quality Assurance for Iraqi Bottled Water Specifications
In this research the specifications of Iraqi drinking bottled water brands are investigated throughout the comparison between local brands, Saudi Arabia and the World Health Organi...
Is a Fitbit a Diary? Self-Tracking and Autobiography
Is a Fitbit a Diary? Self-Tracking and Autobiography
Data becomes something of a mirror in which people see themselves reflected. (Sorapure 270)In a 2014 essay for The New Yorker, the humourist David Sedaris recounts an obsession spu...
TRANSFORMASI PENJENAMAAN KOTA JAKARTA KOTA KOLABORASI MENJADI SUKSES JAKARTA UNTUK INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS KOTA JAKARTA
TRANSFORMASI PENJENAMAAN KOTA JAKARTA KOTA KOLABORASI MENJADI SUKSES JAKARTA UNTUK INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS KOTA JAKARTA
Ada banyak cara yang digunakan oleh Pemerintah Daerah untuk mempromosikan dan meningkatkan potensi daerah. Salah satunya adalah dengan menggunakan upaya pencitraan melalui penjenam...
Chemical quality assessment of major brands of bottled mineral water available in the Ethiopian market
Chemical quality assessment of major brands of bottled mineral water available in the Ethiopian market
Assessing bottled mineral water with drinking water guidelines set by the World Health Organization (WHO) and the Ethiopian Standard Agency (ESA) are highly relevant for practition...
Analisis Keberadaan Mikroplastik Pada Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Merek Lokal Di FKM UMI Kota Makassar
Analisis Keberadaan Mikroplastik Pada Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Merek Lokal Di FKM UMI Kota Makassar
Bottled Drinking Water (AMDK) is a widely consumed drinking water source because it is practical and considered hygienic. However, various studies have shown that bottled water can...
Pengaruh Hubungan Self Disclosure dan Kepribadian Extraversion terhadap Keterampilan Komunikasi Interpersonal Young Worker di Jakarta
Pengaruh Hubungan Self Disclosure dan Kepribadian Extraversion terhadap Keterampilan Komunikasi Interpersonal Young Worker di Jakarta
This study was to determine the effect of self-disclosure and extraversion personality on the interpersonal communication skills of young workers in Jakarta. The approach used by r...
Opening up: self-disclosure and stigma among mental health professionals-a cross-sectional study
Opening up: self-disclosure and stigma among mental health professionals-a cross-sectional study
Purpose
Stigma and discrimination in the workplace are prevalent challenges faced by mental health professionals (MHPs) with lived experience of mental illness,...

